adjQDGiw9zV3ZrtlDmdv0xUy2YCAW5gNJ7prCidQ

Menu Unik di Banaran Sky View

Banaran Sky View

Warga Jawa Tengah tentu tidak asing dengan nama Banaran. Banaran selalu identik dengan Kampoeng Kopi Banaran yang merupakan salah satu destinasi agrowisata yang dikelola oleh PT Perkebunan Nusantara IX. Berdiri sejak tahun 1990, Kampoeng Kopi Banaran diresmikan dan terbuka untuk umum pada tahun 1995.

Awalnya tempat ini hanya berfungsi sebagai tempat pengolahan dan penjualan kopi. Namun dalam perkembangannya Kampoeng Kopi Banaran dibuka sebagai salah satu lokasi agrowisata. Fasilitas yang tersedia di lokasi ini cukup lengkap, baik fasilitas outdoor, taman bermain, restoran bahkan penginapan juga tersedia. 

Saat ini Kampoeng Kopi Banaran sering digunakan sebagai salah satu lokasi outbond ataupun event pertemuan hingga wedding. Lokasinya yang strategis dekat dengan pintu tol serta berada di jalan utama antar kota, menjadikan Kampoeng Kopi Banaran menjadi tempat singgah favorit. Apalagi disini juga tersedia restoran dengan berbagai menu andalan dan mengusung konsep family friendly. 

Banaran Sky View

Banaran Sky View

Kampoeng Kopi Banaran lebih tepatnya berlokasi di Jl Raya Bawen-Solo KM 1,5. Untuk masuk ke area Kampoeng Kopi Banaran pengunjung membayar biaya masuk sebesar 10rb per orang. Namun kali ini saya ingin menceritakan salah satu restoran yang berlokasi di area tertinggi dari kompleks Kampoeng Kopi Banaran.

Restoran tersebut adalah Banaran Sky View. Dari namanya sudah bisa ditebak, kita akan mendapatkan pemandangan langit luas dari tempat ini. Dari gerbang masuk Kampoeng Kopi Banaran, kita berjalan lurus naik mengikuti jalan beraspal hingga ke ujung dan kita akan melihat restoran bertuliskan Banaran Sky View.

Banaran Sky View baru mulai beroperasi pada tahun 2021. Banaran Skyview buka setiap hari dari jam 09.30 - 22.00 WIB. Dan khusus weekend, yaitu Jumat-Minggu ada pertunjukkan live music pada pukul 16.00 - 20.00 WIB.

Daya Tarik Utama

Banaran Sky View

Banaran Sky View saat ini mempunyai lebih banyak peminat daripada Banaran Resto yang terletak di bawah. Salah satu daya tarik utamanya adalah hamparan pemandangan pegunungan, sawah dan Rawa Pening yang bisa kita lihat dari Banaran Sky View.

Dari Banaran Sky View kita bisa melihat deretan pegunungan Telomoyo dan Merbabu yang saling berdekatan. Dari sini jika beruntung, kita juga bisa melihat kereta api uap dari Stasiun Ambarawa yang sedang melintas menuju ke stasiun Tuntang dan sebaliknya. Hamparan air di Rawa Pening yang dikelilingi area persawahan juga terlihat jelas, di tambah dengan hawa yang sejuk membuat kita betah berlama-lama di Banaran Sky View.

Menu Unik 

Meskipun kami sudah berulang kali melewati daerah Banaran, namun baru kemarin kami akhirnya memutuskan untuk singgah ke Banaran Sky View. Kami singgah disana karena ingin menikmati udara segar Banaran sekaligus mencicipi kopi yang ada di Banaran Sky View.

Kami tiba di Banaran Sky View saat sore hari. Terlihat suasana yang sedikit mendung dan sang surya yang sudah mulai turun di ufuk barat. Tampak juga beberapa pengunjung, namun tidak terlihat terlalu penuh karena areanya yang cukup luas.

Banaran Sky View

Di Banaran Sky View terdapat area indoor juga semi outdoor. Area yang paling banyak diincar adalah area di lantai dua. Saat itu saya juga ingin naik ke lantai dua, tapi karena saat kami masuk terlihat area sudah penuh maka kami urung naik. Area lantai dua ini memang tidak terlalu besar dan berada di atas ruangan barista. Dari lantai atas tentu hamparan pemandangan akan terlihat lebih luas.

Karena kami masih kenyang. sehingga saat itu kami hanya memesan beberapa minuman dan semangkok bakso yang dari namanya terlihat unik. Kami memesan iced velvet latte, es teh leci, banaran signature dan bakso kopi. Kami dapat rekomendasi bakso kopi dari salah satu staff yang mengatakan bahwa bakso kopi adalah menu spesial dari Banaran Sky View, jadi baiklah mari kita coba😊

Selain menu yang kami pesan, terdapat berbagai menu makanan dan minuman lainnya. Sebagai daerah penghasil kopi tentu tersedia berbagai pilihan jenis kopi baik espresso maupun manual brew. Selain itu juga tersedia minuman teh maupun smoothie. Untuk makanannya tersedia menu western maupun menu lokal serta berbagai snack.

Banaran Sky View
Banaran Sky View

Untuk minumannya yang kami pesan berkisar di harga 25rb-35rb. Berbagai minuman tersebut semua terasa segar dan nikmat, namun tidak ada yang spesial. Cukup menjadi pelepas dahaga kami sore itu. Dan saatnya mencicipi bakso kopi. Pertama dari kuahnya terasa gurih yang nikmat namun ringan di mulut. Saat menggigit baksonya, maka terasa tekstur kasar dan juga sedikit pahit didalamnya.

Entah kenapa saya langsung tertawa saat mencicipinya, karena menurut saya ini adalah ide bakso yang anti mainstream. Saya merasakan ketidaksinambungan antara kedua bahan tersebut yaitu daging sapi dan kopi. Rasa daging sapi jadi tertutupi sepenuhnya oleh rasa dan tekstur kopi. Jadi saya cukup mencicipi satu saja sebagai obat rasa penasaran. 

Tapi mungkin karena keunikan yang dimiliki dari bakso kopi, maka membuatnya menjadi salah satu menu andalan di Banaran Sky View. Setiap pengunjung kesana sepertinya akan penasaran untuk mencicipi bakso kopi dan mungkin mempunyai pendapat yang beragam. Untuk harga satu porsi bakso kopi adalah 35rb.

Setelah mencicipi semangkuk bakso kopi yang sayangnya tidak kami habiskan, kami lanjut menikmati minuman sambil bersantai sejenak. Dan ternyata saat itu kami melihat Kereta Api Wisata Ambarwa yang tengah melintas di kejauhan. Tentu saja saya langsung mengabadikan momen tersebut dalam beberapa jepretan. Ketika hari semakin sore kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju Solo. 

Untuk teman-teman yang sedang melewati tol Semarang-Solo jika ingin mampir ke Banaran Sky View maka teman-teman bisa keluar lewat Pintu Tol Bawen. Dari pintu tol kita akan belok ke kiri dan sekitar 3 km saja dari pintu tol Bawen. Dan Kampoeng Kopi Banaran berada pada sisi kanan jalan. 

Itulah cerita singkat kami di Banaran Sky View. Terima kasih sudah membaca dan sampai bertemu di cerita selanjutnya 💗💗

14 komentar
  • Ditopuccino
    Ditopuccino
    Aku cb bayangin jg nyobain makan bakso kopi skrg. Rasanya lucu kali yak. Persis yg dialami kak Eryka. Wkwk. Ga kebayang anehnya minuman dikasih bakso gt loh. Udh pahit2 tp dikasih yg kenyal2 gurih malah jd ikutan pahit ya kak baksonya. Tp ini malah jd minuman unik di sono. Org jd penasaran gt loh biar ke Banaran Sky View. Dan yg menarik emg bs nonton kereta api uap Ambarawa. Momen tak terlupakan tuh jadinya.
    Balas
  • Asri M Lestari
    Asri M Lestari
    Masyaallah... Indah sekali pemandangannya mbak. Bisa melihat pegunungan, sawah dan Rawa Pening dalam satu frame itu mantap sekali sih.

    Aku jadi penasaran sama bakso kopi. Pasti rasanya unik-unik gimana gitu ya.
    Balas
  • Fenni Bungsu
    Fenni Bungsu
    Kak, kan pemandangannya udah oke ya, kok ya bisa-bisanya makan bakso sama kopi wkwkwk. Kalo baksonya pedes, kan panas, eh kopi juga panas, fix dah penuh hal panas dalam jiwa hihi. Namun tetep adem karena suasana tempatnya seperti itu
    Balas
  • Dyah Kusuma
    Dyah Kusuma
    Unik ya bakso kopi ini saya juga jadi penasaran bakso digabungkan dnegan kopi, uniknya kopi memang dia akan menutupi rasa dan warna sehingga yang muncul hanya rasa dan warna kopi ga kaget jika kopi sering digunakan sebagai penetral bau, bagi penyuka kopi americano mungkin akan suka ya karena pahit kopi akan terasa
    btw viewnya cakep banget mbak
    Balas
  • Heni Hikmayani Fauzia
    Heni Hikmayani Fauzia
    Saya penasaran bagaimana rasanya bakso kopi..apakah basonya dicampur kopi? Atau basonya terbuat dari kopi? Penasaran. Pemandangan dari atas pegunungannya bagus sekali, dari foto sekitar sudah terbayang pemandangan dari atas pegunungan dan hijau sejauh mata memandang bikin segar mata memandang.
    • erykaditya
      erykaditya
      daging bakso dan bubuk kopi digabung jadi pentol bakso mbaaa jadi waktu makan bakso nya akan berasa krenyes2 pasir kopi :)
    Balas
  • AlineaLala
    AlineaLala
    Menarik banget ini sih Kampoeng Kopi Banaran, jadi agrowisata pula dan ternyata ada yang namanya Banaran Sky View resto tertinggi di kawasan tersebut.

    Aku langsung bayangin view premium yang jarang bisa di lihat setiap waktu. Sangat worth it sekali. Meski tidak jadi duduk di lantai dua, setidaknya sudah dapat tempat di resto yang satu ini tentu patut di syukuri ya Mba.

    Nah, lho ternyata ada menu unik bakso kopi, yaampun. Aku sempet mikir ini kuahnya rasa kopi. Ternyata tebakanku salah yaa. Bakso nya malah di gabung sama kopi, sampai rasa daging sapinya tersamarkan oleh strong nya koi. Congarts sudah berani nyicip mba hehhee. Rasanya pasti bikin kaget dan ngakak. Aku nggak sanggup bayangin sih walau penasaran juga hehehe.
    • erykaditya
      erykaditya
      bikin ngakak maksimal mbaaaaaa kita amaze ada perpaduan baru daging dan kopi ini serasa tidak bisa dirangkai dengan kata2 wkwkwk
    Balas
  • Srie Ummu Roya
    Srie Ummu Roya
    Waw, viewnya cantik sekali, pasti betah kalau main ke sana. Jujur saya penasaran dengan bakso kopinya. Ini sekadar nama atau memang memasukan kopi sebagai bahan baku bakso?
    • erykaditya
      erykaditya
      beneran masukin kopi ke campuran daging baksonyaa mbaa jadi kopi nya dicampur sama daging nyaa
    Balas
  • Yuni Bint Saniro
    Yuni Bint Saniro
    Wah. Masih ada ya kereta uap. Kirain mah udah nggak ada lagi.

    Beneran unik ya menunya. Bakso kopi gitu lho. Ini tuh jadi pilihan buat yang nggak doyan daging sapi tapi pingin nyobain makan bakso.

    Dengan makan bakso kopi, mungkin mereka nggak bisa lagi mencium aroma daging di pentolnya. mantap sih.
    • erykaditya
      erykaditya
      hhhmmmm gmn yaa mbaa meskipun gak bisa mencium aroma daging tapi rasanya aneh menurut kita hehe tapi mungkin bagi sebagian orang fine2 saja ;)
    Balas
  • Fajarwalker.com
    Fajarwalker.com
    Viewnya baguuus mbak, memang kalo restoran punya lokasi di tempat yang menyajikan view terbaik gini, cenderung punya pendukung lebih banyak yaa. Soalnya makanan apapun, kalo disandingkan dengan pemandangan yang indah, pasti rasanya jadi beda. Lebih syahdu ajaa gitu, hihihi.
    Jujur ku penasaran sama rasa bakso kopinya mbak. Nganu, itu siapaaa yang pertama kali ngide bikin menu begitu?
    Iya si, sekarang apa-apa dikopiin, tapi ya gak bakso jugaaaaa.. apalagi kuah bakso tuh kan asyiiiin, hihihi.
    Mana ga abis pula ya. Apakah karena 'kureng' atau karena kurang familiar aja mbak?
    • erykaditya
      erykaditya
      wkwkwkwk itulah mas kita disana berdua komentar ini ide siapa yg nyandingin bakso sama kopi dan bener2 gak masuk dehhh hahaha dan gak habisnya yaa karena gak masuk aja mass masak daging disandingin sama kopi bener2 perpaduan yg out of the box menurut kita haha
    Balas