adjQDGiw9zV3ZrtlDmdv0xUy2YCAW5gNJ7prCidQ

Taman Balekambang Solo, Bukan Sekedar Taman Kota

Taman Balekambang bukan sekedar ruang terbuka hijau, ditaman ini sering diadakan pertunjukkan budaya dan seni yang terbuka untuk umum
Taman Balekambang

Bagi warna Solo, Taman Balekambang bukanlah nama yang asing,karena taman ini memang sudah berdiri lebih dari 100 tahun yang lalu. Taman yang menempati luas sekitar 12,8 hektar tersebut tidak hanya sekedar menjadi ruang terbuka hijau namun juga menjadi pusat kegiatan seni dan kebudayaan lokal. 

Banyak kegiatan seni budaya yang telah dilakukan di taman ini. Dari pertunjukkan tari, ketoprak, musik hingga pagelaran busana dan pernikahan. Sebelum berdiri cantik seperti saat ini, Taman Balekambang telah mengalami banyak revitalisasi.

Sejarah Taman Balekambang

Taman Balekambang adalah sebuah taman yang menjadi tanda kasih sayang seorang ayah kepada anak-anaknya. Taman ini dibangun oleh KGPAA Mangkunegara VII pada tanggal 26 Oktober 1921untuk kedua putrinya, yaitu GRAy Partini Husein Djayaningrat dan GRAy Partinah Sukanta. Sehingga tidak heran jika di taman ini terdapat patung kedua putri raja tersebut.

Pada masa tersebut taman ini hanya dikhususkan untuk anggota keluarga, sehingga ditutup untuk umum. Baru pada masa pemerintahan KGPAA MAngkunegara VIII, taman Balekambang mulai dibuka untuk masyarakat umum.

Taman Balekambang
Taman Balekambang

Taman Balekambang sebenarnya terdiri dari dua taman utama yaitu Partini Tuin dan Partinah Bosch yang diambil dari istilah Belanda. Partini Tuin atau Taman Air Partini adalah sebuah kolam besar dengan patung Partini di bagian tengah kolam. Di Partini Tuin terdapat dua bale yaitu Bale Apung yang biasa digunakan bersantai anggota kerajaan dan Bale Tirtayasa yang dulu digunakan untuk berganti pakaian ketika akan berenang.

Penamaan nama Belakambang berasal dari penampakan kedua bale tersebut. Karena jika dilihat dari jauh, kedua bale tersebut terlihat seperti mengambang di atas air. Jadi dikenal-lah dengan nama Balekambang.

Sedangkan Partinah Bosch atau Hutan Partinah adalah sebuah taman indah yang menyimpan berbagai koleksi tanaman langka. Beberapa tanaman besar yang ada disana diantaranya adalah beringin, kenari dan tanaman lainnya. Disini juga terdapat patung Partinah yang dikelilingi kolam kecil

Keliling Taman Belakambang

Seperti yang saya sebutkan tadi, Taman Balekambang sudah beberapa kali mengalami revitalisasi. Dan revitalisasi terakhri adalah di tahun 2023 yang kemudian diresmikan oleh Bpk Ma'aruf Amin selaku Wakil Presiden kala itu di bulan Juli 2024.

Taman Balekambang

Taman Balekambang beralamatkan di Jl Depok, Manahan Surakarta. Atau lebih mudahnya berlokasi di belakang Stadion Manahan Solo. Taman ini dibuka hari Selasa-Minggu dan tutup di hari Senin. Buka dari pagi jam 07.00-18.00 WIB, kecuali ada event khusus maka akan tutup lebih malam. Tiket masuk ke taman ini juga cukup murah hanya 5rb.

Sebelumnya saya pernah mengunjungi taman ini, namun sejak peresmian terakhir saya belum sempat mampir ke Taman Balekambang. Hingga akhirnya tanpa rencana, saya singgah ke Taman Balekambang untuk mengantar ibu serta beberapa bestiesnya keliling Solo.

Kami sampai di Taman Balekambang sekitar pukul 10 pagi. Karena masih pagi dan hari kerja sehingga tidak terlihat banyak pengunjung. Saat di pintu masuk area parkir, maka kita harus membayar tiket masuk pengunjung sedangkan biaya parkir dibayarkan saat keluar nanti. 

Kesan pertama yang saya dapatkan adalah Taman Balekambang sekarang jauh lebih cantik dan rapi. Jauh berbeda kondisinya dengan saat terakhir kali saya kesana. Area parkir juga cukup luas, baik untuk mobil maupun sepeda motor.

Berjalan masuk ke area taman kita akan melihat denah Taman Balekambambang. Ada beberapa spot yang ingin saya kunjungi diantaranya amphiteater, skywalk dan kolam Partini yang selama ini banyak berseliweran di timeline saya. Berada di taman ini kita akan merasa nyaman karena banyak pohon-pohon besar yang ditanam disana. 

Taman Balekambang

Berjalan lurus saya mendapatkan area amphiteater yang cukup luas. Di lokasi amphiteater ini sering diadakan pertunjukkan sendratari Ramayana saat bulan purnama. Salah satu pertunjukkan yang masuk wishlist untuk saya tonton.

Puas menyusuri amphiteater, saya berjalan ke samping menuju jembatan skywalk. Skywalk ini juga menjadi salah satu daya tarik di Balekambang. Banyak pengunjung yang mengabadikan foto di skywalk ini. Disini juga tersedia jasa fotografer profesional lengkap dengan persewaan pakaian adat Solo buat wisatawan yang ingin mengabadikan moment. 

Taman Balekambang
Taman Balekambang

Turun dari skywalk, saya bertemu dengan kolam Partini. Kolam ini lumayan besar namun airnya sudah tidak jernih lagi dan terdapat beberapa jenis ikan didalamnya. Selain terdapat patung Partini di bagian tengah serta Bale Apung dan Bale Tirtayasa di bagian belakangnya. 

Area di sekitar kolam Partini sangat nyaman untuk menggelar tikar dan bersantai karena terdapat banyak pohon rindang. Kawasan kolam Partini ini adalah area paling dalam dari taman Balekambang.

Berjalan balik ke depan, maka saya akan melihat beberapa taman terbuka hijau. Terlihat beberapa orang yang sedang bersantai, serta ada rombongan anak sekolah yang sedang mengadakan outing class. Diantara taman ini terdapat patung Partinah yang dikelilingi kolam kecil. 

Karena merupakan ruang terbuka hijau, maka taman Balekambang ini cocok buat piknik, menggelar tikar, bersantai bersama keluarga ataupun teman. Selain itu beberapa yang ada di taman ini juga disewakan untuk umum jika ingin mengadakan event khusus. 

Selain spot-spot cantik tersebut, salah satu yang menjadi cirikhas taman Balekambang adalah keberadaan rusa yang di lepas bebas. Dulu sebelum revitalisasi, rusa ini banyak yang dilepas bebas di sekitar taman sehingga bisa berinteraksi langsung dengan para pengunjung.

Namun setelah revitalisasi, rusa-rusa tersebut diberikan area khusus. Area rusa ini dari pintu masuk area taman maka kita belok ke kanan dan mengikuti jalan setapak. Jalan tersebut yang nantinya berujung pada area puluhan rusa. Meskipun di kandang namun areanya sangat luas sehingga kita juga bisa masuk untuk memberi makan ataupun berfoto.

Penutup

Meskipun belum semua area bisa saya kunjungi, namun setidaknya saya akhirnya bisa mampir ke Taman Balekambang ini. Rencana saya berikutnya jika ke Taman Balekambang adalah melihat Sendratari Ramayana dan juga berburu rusa cantik karena kemarin saya belum sempat menuju ke area rusa.

Bagaimana, apakah jika singgah di Solo teman-teman tertarik juga untuk mengunjungi Taman Balekambang??? Dan untuk detail event yang diadakan di taman Balekambang, teman-teman bisa langsung IG-nya di @balekambangsolo.

Terima kasih sudah membaca dan sampai bertemu di cerita selanjutnya💗💗

23 komentar
  • Dyah Kusuma
    Dyah Kusuma
    Waktu ke Solo beberapa akhir tahun lalu saya sempat beberapa kali melintas taman Balekambang ini, tetapi sayangnya saya tidak berhenti, ternyata ada rusa yang dilepas ya. ADa sendraterinya juga. Wah next time kalau ke SOlo harus diagendakan untuk mampir nih
    Balas
  • Dee_Arif
    Dee_Arif
    Taman Balekambang mejadi salah satu destinasi wisata yang nggak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Solo ya
    Tamannya luas dan asri
    Balas
  • wahyu_otree
    wahyu_otree
    Nama tamannya sama dengan nama pantai yang ada di Kabupaten Malang, wk..wk..Ternyata taman di Solo, he..he.. Tamannya terlihat bagus, rapi dan bersih ya. Sepertinya juga luas ya, sehingga waktu 1 hari sepertinya kurang untuk menjelajahi ke setiap sudut tamannya. Seru juga kalau bisa lihat sendratari di taman ini.
    Balas
  • Ruziana
    Ruziana
    suka dengan kota yang ada tamannya seperti di solo ini. karena adalah bagian dari ruang publik dan memberikan hak kepada publik. di kota saya tamannya kecil banget dan fasilitas tidak terawat. lucunya warga jogging malah di jalan sekitar bandara yg rawan kecelakaan. padahal taman kota jika dilengkapi fasilitas olahraga yang bagus akan jauh lebih aman untuk dijadikan tempat jogging dan jalan santai
    Balas
  • Dewi Rieka
    Dewi Rieka
    Aku suka banget menyepi di Taman Balekambang ini suasananya tenang dan damai ya.. rasanya kayak bukan berasa di tahun 2026 tapi di masa silam.. ajaib..
    • Okti Li
      Okti Li
      Yang dekat domisilinya asyik banget tuh bisa melipir sambil healing ke Taman Balekambang ini.
      Memang ya dilihat dari suasananya hijau dan seger, bikin adem dan pernafasan jadi tercuci bersih
    Balas
  • Rahmah 'Suka Nulis' Chemist
    Rahmah 'Suka Nulis' Chemist
    Cuma selalu denger namanya saja tetapi belum pernah lihat wujudnya
    Ternyata memang apik buat sekadar refreshing
    Apalagi sekarang liburan
    Lumayan murah meriah
    Balas
  • Heni Hikmayani Fauzia
    Heni Hikmayani Fauzia
    Tamannya bagus banget, nampak asri dan sejuk. Ditambah lagi usianya yang sudah lebih dari 100 tahun menjadikannya tempat wisata yang memiliki nilai historis tinggi. SOlo adem dan resik yaa kalau saya melihatnya dari Taman balekambang ini. Kebetulan saya belum pernah ke Solo, semoga Allah takdirkan saya untuk bisa bepergian kesana.
    Balas
  • Asri M Lestari
    Asri M Lestari
    Wow tamannya sudah berumur 100 tahun. Luar biasa.

    Cakep ya tamannya. Bersih, rapi dan luas. Awal baca Taman Balekambang, aku pikir taman di Pantai Balekambang Malang. Ternyata bukan hehehe...
    Balas
  • Antung apriana
    Antung apriana
    wah kukira ini di surabaya gitu mbak soalnya kayak nama pantai balekambangan gitu. legendaris dan bersejarah banget ya berarti ini tamannya umurnya sudah seratus tahun dan dulunya juga khusus buat warga keraton aja.
    Balas
  • dinda
    dinda
    Huaaa, tamannya bagus ada skywalknya juga. Aku jadi keinget salah satu taman di Kediri yang juga punya Skywalk, jadi berasa ada di atas pohon gitu. Soale di kanan kirinya ada pohon.. wkwkwk..

    Aku inget di Solo tuh banyak banget RTH dan taman bermainnya. Beberapa kali ke solo buat dinas tuh, sempet wow banget banyak playground dan rth yang dibangun. Bener² ramah anak kataku. 🤭
    • ruangumma@gmail.com
      ruangumma@gmail.com
      Jadi. Ingat waktu ke. solo mau. Mampir sini tapi waktu dah mepet banget.. Bagus banget ya tamannya. Apalagi jika terawat dengan baik
    • ruangumma@gmail.com
      ruangumma@gmail.com
      Jadi. Ingat waktu ke. solo mau. Mampir sini tapi waktu dah mepet banget.. Bagus banget ya tamannya. Apalagi jika terawat dengan baik
    • erykaditya
      erykaditya
      Taman di kediri apa kak namanya yg ada skywalk nya??? jadi kepo siapa tauu nanti ke kediri lagi jd bisa mampir :)
    Balas
  • Srie Ummu Kayshwa
    Srie Ummu Kayshwa
    Kalau Jogya istimewa, Solo ini menurut saya ngangeni. Dan taman ini sepertinya sudah banyak berubah ya, semakin rapi dan cantik. Saya terakhir ke sini 17 tahun yang lalu he...he....Semoga nanti bisa berkunjung lagi sambil mengenalkan budaya Jawa kepada anak-anak.
    Balas
  • Tukang jalan jajan
    Tukang jalan jajan
    Taman Balekambang sekarang kelihatan jauh lebih cantik dan rapi setelah revitalisasi. Nuansa sejarah sebagai tanda kasih sayang seorang ayah itu yang bikin suasananya terasa hangat dan beda dari taman kota biasa.
    Seru juga ya, bisa mengantar Ibu dan teman-temannya healing tipis-tipis di sana. Duduk santai menggelar tikar di bawah pohon rindang dekat Kolam Partini pasti nyaman sekali.
    Balas
  • Ditopuccino
    Ditopuccino
    Keren banget kalo ada sendratari Ramayana diputar di sana ya kak. Atau kesenian lainnya yang mencerminkan budaya Jawa. Sehingga pelestarian budaya bs tetap terjaga di sini. Masyarakat jg tak lupa dgn budaya sendiri.

    Syg banget pas ke Solo bbrp tahun lalu malah blm sempat ke sini. Emg blm tahu destinasi ini sih. Tp ternyata lokasinya di belakang Stadion Manahan toh.

    Ntr kalo ke Solo lagi, wajib mampir nih ke taman ini. Keren bgt loh peninggalan budaya dan alamnya.
    Balas
  • rejekingalir.com
    rejekingalir.com
    Daku pikir di Jalan Depok maksudnya di Depok deket Bogor ternyata di Surakarta hehe.
    Taman Balekambang ini asri ya,, dan cocok buat jadi wisata edukasi bareng keluarga. Keknya eksplorasi nya bisa bolak balik nih biar makin asik
    Balas
  • Yuni Bint Saniro
    Yuni Bint Saniro
    Tiket masuknya cuma 5rebu. Pas revitalisasi apa mengubah konsep taman sejak awal dibuat ya, Kak? Atau konsepnya tetap dipertahankan cuma menambah atau memperbaiki tanaman yang rusak?
    • erykaditya
      erykaditya
      konsep awal tetap dipertahankan kak cuma merapikan, memperbaiki dan membuatnya lebih nyaman untuk berbagai kegiatan
    Balas
  • HazinMaLeo.blogspot.com
    HazinMaLeo.blogspot.com
    taman balekambang di solo sepertinya untuk tempat bersantai dan merampungkan tulisan. apalagi aat weekend dengan keluarga dengan suasana yang sangat bersih menjadi kesempatan yang tak bisa disia-siakan untuk dikunjungi
    Balas
  • Ruli retno
    Ruli retno
    Ya ampun dengan Rp5000 lalu dapat taman sebersih dan sebagus ini masyaallah, allahumma baarik. Namanya sama dengan nama pantai di Malang yang indah banget. Ternyata nama ini memang dipakai untuk tempat yang bagus2 ya
    Balas
  • Okti Li
    Okti Li
    Dengan adanya skywalk bisa jadi daya tarik tersendiri buat Taman Balekambang ini. Sekarang orang berlomba olahraga jalan kaki sekaligus Share lokasi yang hijau menyejukkan mata
    Lokasi seperti Taman Balekambang ini cocok dan pasti bakalan banyak diminati
    Selain harga masuk sangat terjangkau juga fasilitas nya itu cukup komplit
    Balas