Kalau ke daerah Kaliurang Yogyakarta jangan lupa mampir ke Kopi Klothok!!!
Itu adalah satu tagline yang sedang hits beberapa tahun belakangan ini. Kopi Klotok Pakem Sleman sudah buka sejak tahun 2015 diatas lahan seluas 3ha. Kopi Klotok Pakem menawarkan konsep masakan rumahan serta tempat makan yang berbentuk joglo kayu. Kenapa disebut kopi klotok?? Hal ini karena proses pembuatan kopi dilakukan dengan mencampur langsung kopi dan air pada tungku kemudian direbus diatas arang hingga mendidih. Saat mendidih itulah tungku mengeluarkan suara klotok-klotok sehingga disebutlah dengan nama Kopi Klotok, unik bukan😉
Tempatnya yang berlokasi tepat di pinggir sawah memberikan kesan tempo dulu ditemani angin sepoi-sepoi. Tampaknya beberapa hal tersebut yang membuat Kopi Klotok Pakem langsung ramai sejak pertama kali dibuka. Dan Kopi Klotok ini semakin ramai dan hits karena banyak artis ataupun para pejabat Ibukota yang berkunjung kesana.
Kopi Klothok Pakem berlokasi di Jl Kaliurang KM 16, Area Sawah, Pakem Sleman Yogyakarta. Warung makan ini memang agak masuk kedalam gang namun hanya sekitar 100m dari jalan raya utama Kaliurang, sehingga mudah dicapai baik dengan kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum. Kopi Klothok Pakem buka setiap hari dari pukul 07.00-22.00 WIB. Tapi saran saya, berkunjunglah saat weekday karena jika saat weekend atau libur nasional siap-siap saja jika mendapati lokasi yang penuh dan antrian pembeli yang mengular😀
![]() |
| suasana di dalam warung Kopi Klotok Pakem |
Kami mengunjungi Kopi Klotok Pakem dalam perjalanan pulang setelah kami mengunjungi Museum Ulun Sentanu. Salah Satu Museum yang teman-teman juga harus kunjungi jika ingin mempelajari budaya Yogyakarta lebih dalam. Pada perjalanan ke Kopi Klotok Pakem, saya sempat melihat beberapa warung kopi klotok lainnya di beberapa tempat, entah mereka memang sudah berdiri terlebih dahulu atau mengikuti jejak Kopi Klotok Pakem yang laris manis.
Kami sampai di Kopi Klotok Pakem sekitar pukul 2 siang, terlihat tempat parkir mobil yang sangat penuh namun beruntungnya kami masih bisa mendapatkan tempat parkir. Pertama kali menginjakkan kaki di lokasi Kopi Klotok, saya sangat suka dengan suasananya yang benar-benar terasa seperti rumah di desa, mengingatkan saya dengan suasana rumah nenek, dengan bangunan kayu joglo dan dikelilingi sawah yang hijau. Saat memasuki bangunan untuk order, semakin kaget karena ternyata antriannya mengular banget haha. Saat itu memang sedang long weekend sehingga tidak heran kalau Kopi Klotok Pakem penuh dengan pengunjung.
![]() |
| terlihat disamping saya antrian pembeli yang masih padat |
Melihat antrian yang mengular jadi sempet bingung juga kira-kira nanti dapat tempat duduk atau tidak. Akhirnya kami bagi tugas, saya mencari tempat duduk dan suami yang antri sekalian ambil makanan. Setelah clingak clinguk mencari kursi kosong akhirnya saya mendapatkan dua buah kursi makan di samping antrian para pembeli. Saya pun kemudian duduk manis sambil menunggu suami, semangat Paksu!!!!😁
Saat yang dinanti pun tiba, suami datang dengan membawa dua piring nasi beserta sayur lodeh terung dengan lauk telur crispy dan tahu bacem. Untuk minumannya saya memesan teh hangat saja karena memang kami berdua bukan penggemar kopi apalagi kopi tubruk hehe. Sayur lodehnya benar-benar khas sayur lodeh desa dengan rasa pedas manis gurih lengkap. Untuk telur crispynya adalah telur dadar yang dicampur dengan sedikit tepung dan digoreng dalam minyak yang banyak sehingga bertekstur garing.
![]() |
| nasi sayur lodeh dengan lauk telur crispy dan tahu bacem |
Selain sayur lodeh terung tersedia juga aneka sayuran lainnya seperti sayur tempe lombok ijo, sayur kluwih, ayam goreng, tempe dan lain-lain. Pengambilan makanan menggunakan sistem prasmanan sehingga pengunjung mengambil makanan dan minuman sendiri dan pembayaran dilakukan terakhir saat selesai makan.
![]() |
| menu prasmanan |
Untuk camilan, salah satu camilan khas Kopi Klotok Pakem adalah pisang goreng. Pisang Goreng disajikan hangat-hangat langsung dari penggorengan. Sebenarnya saya penggemar pisang goreng, namun sayang saat itu saya tidak membeli pisang goreng karena perut yang sudah penuh setelah makan nasi.
Sebenarnya meja kursi pengunjung didalam ruangan tersedia cukup banyak, ada juga di area terasnya. Tersedia juga beberapa gazebo di dekat area persawahan, juga area lesehan beralaskan tikar bagi para pengunjung, sehingga kita bebas memilih tempat sesuai keinginan kita dimanapun yang kosong.
![]() |
| pisang goreng panas |
Setelah kami selesai makan, terlihat pengunjung yang sudah mulai berkurang, sehingga kami sempat untuk berfoto-foto sebentar di area dalam warung makan maupun di area terasnya. Untuk harga makanannya sendiri juga cukup murah yaitu 13k untuk nasi sayur ambil sepuasnya dan 3k-7k untuk aneka lauknya. Sehingga dengan uang 20k kita sudah bisa mendapatkan nasi sayur lauk lengkap dengan minumannya, murah bukan???😉
Salah satu fakta menarik yang baru saya tahu juga adalah ternyata Kopi Klotok Pakem Sleman Yogyakarta ini sudah membuka cabang satu-satunya di Cisarua Bogor pada tahun 2022. Dengan tetap menyajikan makanan aneka lodeh dan suasanya Jawa seperti di Kopi Klotok Pakem. Teman-teman di sekitar Jabodetabek yang ingin merasakan masakan Kopi Klotok bisa melipir ke Kopi Klotok Cisarua yang berlokasi di Jl Raya Puncak KM 7.9 Cisarua Bogor.
Secara keseluruhan saya suka masakan dan suasana yang ditawarkan di Kopi Kloyok Pakem Sleman Yogyakarta ini. Jadi buat teman-teman yang sedang berada di daerah Yogyakarta dan ingin merasakan masakan ala rumahan dan suasana pedesaan bisa mampir ke Kopi Klotok Pakem Sleman Yogyakarta. Jika ada kesempatan, saya juga ingin kembali kesana lagi umtuk mencicipi pisang goreng yang belum sempat terbeli 😊
Sekian cerita saya, terima kasih sudah membaca dan sampai bertemu di cerita selanjutnya 💓💓





