adjQDGiw9zV3ZrtlDmdv0xUy2YCAW5gNJ7prCidQ

Ekplore Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2

Pantai Indah Kapuk adalah sebuah kawasan terpadu yang sedang berkembang menawarkan berbagai kuliner dan atraksi yang menarik wisataawan
Pantai Indah Kapuk 2

Hari itu Jakarta memang sedang panas-panasnya. Entah karena memang cuaca Jakarta yang memang setiap hari panas ataukah karena efek pergantian musim dari musim hujan ke musim kemarau. Dan sore kami berpindah dari Ancol menuju kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK). Perjalanan kami dengan menggunakan taksi terbilang cukup lancar, hanya agak tersendat saat memasuki kawasan PIK. 

Tujuan utama kami kali ini adalah ke Pagoda Pantjoran yang terletak di Chinatown PIK. Kawasan PIK sendiri lebih dikenal dengan kawasa terpadu yang terdiri dari perumahan elite, pusat kuliner serta destinasi wisata tepi laut. 

Ekplore Chinatown PIK

Pantai Indah Kapuk 2

Di beberapa tulisan yang saya baca menginfokan bahwa Pagoda Pantjoran dibuka untuk umum antara pukul 08.00 - 12.00 WIB, namun ada juga yang menyebutkan bahwa pagoda ini tidak dibuka untuk umum. Kami sendiri baru sampai di Pagoda Pantjoran sekitar pukul lima sore dan pagoda sudah tutup dan tidak terlihat adanya aktivitas di dalamnya. 

Pagoda Pantjoran adalah pagoda tertinggi di Jakarta. Pagoda ini mempunyai lima lantai dengan atap yang didominasi warna merah dan emas khas Tionghoa. Pagoda ini juga masih digunakan sebagai tempat ibadah umat Budha dan Kong Hu Chu. 

Tepat di depan Pagoda Patjoran adalah kawasan kuliner pecinan. Karena merupakan kawasan pecinan, jadi disana terdapat kuliner halal maupun non halal. Sehingga buat umat muslim kalo ingin kuliner di kawasan ini pastikan untuk memilih yang ada logo halalnya.

Pantai Indah Kapuk 2

Karena saat kami tiba disana dengan perut keroncongan, sehingga tujuan utama kami saat itu adalah mencari kuliner halal di area pecinan. Dan pilihan kami tertuju pada booth Hoy Tod yang telah bersertifikasi halal. Hoy Tod ini sebenarnya adalah nama jajanan khas Thailand yang memadukan antara omelette dan seafood. 

Kami memesan dua buah omelette yaitu original hoy tod cumi dan crispy oyster omelette. Dan setelah kami coba, menurut saya lebih enak yang original daripada yang crispy karena telurnya lebih berasa. Dan yang crispy menurut saya terlalu banyak minyak yang masih menempel.

Selesai mengisi tenaga, karena waktu sudah masuk sholat maghrib maka kami memutuskan untuk sholat terlebih dahulu. Meskipun kawasan Pecinan, ternyata disini juga disediakan mushola yang terletak di bagian samping, berderet dengan area toilet. Didalam mushola juga terdapat area wudhu. Karena ukuran mushola yang cukup kecil sehingga kami harus bersabar untuk menunggu giliran.

Keliling Pusat Kuliner dengan Sepeda Listrik

Selesai sholat, kami melanjutkan untuk berkeliling lagi di kawasan pagooda Pantjoran ini. Setelahnya kami bergeser menuju ke seberang pagoda yang juga terlihat lebih ramai. Area tersebut dikenal dengan nama Batavia Cove tepat di seberang pagoda Pantjoran.

Awalnya kami ingin berjalan menyusuri area Batavia Cove, namun setelah berjalan beberapa saat dan melihat ada banyak penyewaan sepeda listrik kami memutuskan untuk menyewa sepeda listrik saja. Untuk persewaan sepeda listrik ada beberapa pilihan, ada yan dang bisa buat dua orang ada juga yang buat berombongan dengan harga yang berbeda-beda. Kami memilih sepeda listrik untuk dua orang dengan harga sewa 100rb untuk satu jam.

Pusat Kuliner

Pantai Indah Kapuk 2

Saya  bersyukur karena memutuskan untuk menggunakan sepeda listrik, karena ternyata area Batavia Cove lumayan luas. Disini ada berbagai macam kuliner yang ditawarkan, dari harga yang ramah kantong hingga yang mahal. Dari makanan dam minuman ringan hingga makanan berat. Juga terdapat beberapa booth arena bermain.

Kami berkeliling sekitar area Batavia Cove sambil mmelihat adakah kuliner yang menarik perhatian kami. Namun karena belum terlalu lapar, akhirnya kami memutuskan untuk membeli es teh di Teazzi, salah satu kedai teh dari Taiwan yang sedang banyak peminatnya saat ini. 

Water Fountain

Pantai Indah Kapuk 2

Saat kami tengah berkeliling ternyata sedang ada pertunjukan Air Mancur Menari atau Water Fountain di Jembatan Kota Intan, Batavia Cove. Jembatan ini adalah penghubung antara area Batavia Cove 1 dan 2.

Pertunjukkan water fountain ini adalah salah satu pertunjukkan baru di PIK 2 dan sedang viral beberapa waktu ini. Disini kita bisa melihat pertunjukan air mancur menari yang merupakan perpaduan harmonis antara air, cahaya dan musik.

Pertunjukkan Water Fountain berlangsung sekitar 15 menit dan bisa kita saksikan secara gratis. Pertunjukkan ini diadakan setiap akhir pekan di pukul 18:45 WIB, 21:00 WIB, dan 23:00 WIB.

Batavia Tales

Pantai Indah Kapuk 2

Puas menikmati keindahan harmoni Water Fountain maka selanjutnya kami diarahkan untuk menuju ke arah panggung teater tepat di samping jembatan. Di area tersebut sudah terdapat sebuah panggung pertunjukkan lengkap dengan kursi bagi para penontonnya.

Disini akan ditampilkan pertunjukkan musikal yang bisa kita lihat secara gratis dan diadakan setiap akhir pekan pukul 19.00 WIB. Namun saat itu saya tidak melihat pertunjukkan ini sampai akhir hanya sampai beberapa bagian saja.

Pertunjukkan musikal ini mengangkat cerita tentang kehidupan di kota Batavia di akhir abad 19. Terdapat cerita perjuangan dan juga romansa antara penduduk asli Betawi dan juga pendatang dari tanah Tiongkok. 

Saya sendiri merasa sangat beruntung berkesempatan melihat Water Fountain dan Batavia Tales ini. Tidak direncanakan namun mendapatkan sebuah pertunjukkan yang istimewa.

Perjalanan Pulang

Puas berkeliling area Batavia Cove yang ternyata sangat luas tersebut, kami memutuskan untuk mengakhiri petualangan di PIK. Meskipun sebenernya masih ada beberapa area di PIK 2 yang belum kami ekplore, namun sepertinya tenaga sudah mulai habis. Apalagi saat itu waktu sewa sepeda listrik kami juga sudah lebih dari satu jam dan perjalanan kami kembali ke Sudirman masih panjang. 

Jika sebelumnya kami datang ke PIK dengan naik taksi, maka di perjalanan pulang kami memutuskan untuk mencoba naik bus TransJakarta. Sehingga dengan begitu kami sudah lengkap mencoba semua moda transportasi umum dari KRL, MRT dan Bus TJ.

Kami naik bus TransJakarta dari PIK sampai Stasiun Jakarta Kota. Sebuah perjalanan yang lumayan panjang karena hampir satu jam lebih. Dari Stasiun Jakarta Kota kami lanjut naik KRL menuju stasiun Sudirman. 

Hari itu rasanya menjadi hari yang panjang buat kami dan lumayan menguras tenaga apalagi ditambah cuaca yang sedang panas-panasnya. Sebuah perjalanan dari Sudirman menuju Ancol lanjut ke pantai Indah Kapuk dengan berbagai kejutannya.

Terima kasih sudah membaca dan sampai bertemu di cerita selanjutnya 💗💗
10 komentar
  • Fenni Bungsu
    Fenni Bungsu
    Sesuatu banget Kak lama perjalannya. Daku pernah baca pengalaman netijen kalau bis, lama di perjalanannya hehe.
    Tapi dengan asiknya suasana di PIK urusan lamanya bisa terobati ya, tinggal pilih aja ke sananya dengan apa dan sesuaikan waktunya biar bisa eksplor banyak tempat
    Balas
  • Dee_Arif
    Dee_Arif
    Aku baca ini jadi ingat kawasan Pakuwon City Surabaya
    Disini juga ada pagoda seperti di PIK 2, Namanya Shangai Park
    Balas
  • Antung apriana
    Antung apriana
    Wah seru juga ya jalan-jalan di PIK ini. Aku waktu ke Jakarta tahun 2024 lalu sebenarnya pengen ke PIK tapi nggak jadi karena jaraknya agak jauh. Semoga nanti aku bisa ke PIK juga dan menikmati berbagai fasilitas yang ada di sana
    Balas
  • IdaAyu
    IdaAyu
    Ah ingin sekali melihat dari dekat pagoda pantjoran… Beberapa kali ke PIK tapi belum sempat ke pagodanya.
    Ingin kulineran di sana pun ragu, namun sepertinya banyak penjual makanan halal ya. Jadi ingin mengajak anak-anak bersepeda dan jajan disana.
    Balas
  • wahyu_otree
    wahyu_otree
    Wah, seru ya bisa keliling PIK. Saya juga pernah, termasuk ke Pagodanya. Ada banyak makanan dan minuman jadul juga di sana. Tapi beruntung juga ya bisa lihat pertunjukkan gratis pas di sana
    Balas
  • nurayu
    nurayu
    Entah kenapa bagian water fountain itu kayak part paling menarik di agenda jalan² ke PIK ini... Jadi ikut terbawa suasananya
    Balas
  • Okti Li
    Okti Li
    Senang banget itu bisa sepedaan listrik di area Batavia Cove yang memang lumayan luas. Jadi bisa leluasa hunting berbagai macam kuliner yang ada ya. Lengkap pula dari harga yang ramah kantong hingga yang mahal. Dari makanan dam minuman ringan hingga makanan berat. Juga terdapat beberapa booth arena bermain. Bebas tapi beneran bikin betah ya...
    Balas
  • Oemy Ikbar
    Oemy Ikbar
    Wah menarik nih mba ...PIK harus dijadikan destinasi deh kayaknya kalau liburan nanti disana selain bisa kulineran banyak destinasi yang menarik lainnya juga.
    Balas
  • Farida Pane
    Farida Pane
    PIK ini salah satu kawasan yang udah lama aku penasaran tetapi sampai sekarang belum keturutan. Baca ini jadi pengen lagi
    Balas
  • Dian Restu Agustina
    Dian Restu Agustina
    Wah, enggak nyangka bisa lihat Water Fountain dan pertunjukan Batavia Tales secara gratis, ya. Kadang pengalaman terbaik saat liburan memang datang dari kejutan-kejutan seperti itu. Saya juga baru tahu kalau di kawasan Chinatown PIK tersedia mushola dan cukup banyak pilihan kuliner halal, jadi kini makin nyaman untuk dikunjungi..Mesti ke PIK lagi nih...
    Balas