Masih melanjutkan kembali cerita selama kami di kawasan candi Borobudur. Setelah kemarin berbagi tentang pengalaman kami menginap di Rumah Boedi Borobudur Resort, kali ini saya ingin menceritakan pengalaman kami mengunjungi salah satu destinasi wisata di kawasan wisata Borobudur.
Di kawasan wisata Borobudur ada beberapa travelling tour yang menyediakan paket ekplore Borobudur dengan menaiki mobil VW. Dalam perjalanan menuju ke penginapan, kami sempat melihat beberapa mobil VW yang berlalu lalang. Melihat hal tersebut saya jadi tertarik untuk searching tentang paket VW Borobudur. Ternyata untuk tour VW ada beberapa jenis paket tergantung destinasi wisata yang kita kunjungi. Pihak tour sudah menyediakan kurang lebih 15 destinasi wisata dan kita bebas memilih wisata mana saja yang ingin dikunjungi.
Paket terendah tour VW adalah mengunjungi 2 destinasi wisata dengan biaya 400k selama kurang lebih 2 jam. Sedangkan paket one day selama 8 jam mengunjungi 5 destinasi wisata dengan biaya sekitar 1200k. Saya pun menimbang kira-kira butuh ambil tour VW atau tidak dengan melihat beberapa destinasi wisata yang disediakan.
Karena kami hanya semalam menginap di Borobudur dan akan melanjutkan perjalanan ke Jogja, maka kami memutuskan untuk tidak mengambil paket tour VW. Kami memilih untuk mampir ke tempat wisata dengan kendaraan sendiri sembari perjalanan menuju Jogja.
![]() |
| Rumah Produksi & Distribusi Rengginan Bu Yatin |
Ternyata salah satu destinasi wisata tour VW terletak dekat dengan Rumah Boedi. Kami sempat melewatinya saat menuju penginapan dan terlihat banyak sekali mobil VW yang parkir. Setelah check out dari Rumah Boedi, kami memutuskan untuk singgah ke tempat tersebut sekalian membeli oleh-oleh. Lokasi yang kami maksud adalah Sentra UMKM Rengginan Bu Yatin.
UMKM Rengginan Bu Yatin adalah salah satu destinasi wisata edukasi dimana kita tidak hanya membeli produk jadinya namun kita juga bisa belajar proses pembuatan Rengginan. Rengginan adalah sejenis camilan atau kerupuk yang terbuat dari beras ketan yang diolah kemudian digoreng sehingga menghasilkan camilan yang renyah.
Kami tiba di UMKM Rengginan Bu Yatin pada siang hari, terlihat hanya beberapa mobil pengunjung yang ada disana. Lokasi Rengginan Bu Yatin hanya berupa sebuah rumah sederhana saja. Memasuki rumah tersebut kita akan diarahkan langsung ke dapur tempat proses pembuatan rengginan.
![]() |
| Jalan Masuk menuju Dapur Rengginan Bu Yatin |
![]() |
| Proses Cetak Rengginan Bu Yatin |
Tampak beberapa ibu-ibu yang sedang membentuk adonan rengginan. Disini para pengunjung juga diberi kesempatan untuk ikut serta membuat adonan rengginan. Rengginan bu Yatin ada 2 macam rasa yaitu manis dan asin.
Masuk lebih dalam lagi maka terlihat beberapa meja kursi untuk para pengunjung. Di meja tersebut tersedia juga beberapa toples yang berisi aneka produk dari rumah produksi Rengginan Bu Yatin. Kita bisa bebas mencicipi produk-produk yang disediakan tersebut sebelum kita memutuskan untuk membelinya. Tersedia juga minuman teh manis dan tawar sebagai pendamping cemilan.
![]() |
| Area Penjualan Rengginan BuYatin |
![]() |
| Area Icip-Icip |
Di area tersebut terlihat 2 buah counter yang menjual berbagai produk Rengginan Bu Yatin. Saya pun memutuskan untuk membeli beberapa jenis rengginan, karak dan camilan lainnya yang saya tidak tahu namanya 😁. Saya membeli 5 macam dengan total harga 100k saja.
Area paling belakang adalah area penggorengan. Disini kita bisa melihat beberapa tungku besar dengan kayu bakar dan wajan besar diatasnya. Para pegawai dengan cekatan menggoreng berbagai produknya. Disini juga terlihat rengginan mentah yang sedang proses pengeringan dengan meggunakan uap panas alami.
![]() |
| Area Dapur Penggorengan |
![]() |
| Rengginan Siap Goreng |
Rengginan Bu Yatin sudah berdiri sejak 1996 dan telah banyak dipasarkan di Magelang, Jogya hingga Jakarta. Rengginan Bu Yatin terbuat dari beras ketan pilihan untuk mendapatkan hasil terbaik. Proses pengerjaannya juga dari nol yaitu dari beras ketan hingga menjadi produk jadi.
Untuk awal proses pembuatannya, beras ketan terlebih dahulu direndam selama 2-3 jam selanjutnya dikukus hingga tanak. Setelahnya diberikan bumbu yaitu manis/asin kemudian dikukus kembali untuk kedua kalinya hingga tanak. Selanjutnya dicetak dalam bentuk bulatan (asin) dan gepeng (manis). Setelah dibentuk kemudian dijemur selama kurang lebih 2 hari hingga benar-benar kering untuk selanjutnya digoreng dan dikemas.
Jadi untuk teman-teman yang sedang berkunjung ke Borobuddur jangan lupa mampir ke Rengginan Bu Yatin untuk membeli oleh-oleh rengginan dan camilan khas Borobudur. Dan jika berkenan bisa juga mengikuti proses pembuatannya.
Terima kasih sudah membaca cerita perjalanan kami dan sampai bertemu di cerita selanjutnya 💓💓
Dusun Tingal Wetan, RT.05/RW.02, Dusun 8, Wanurejo, Kec. Borobudur, Kabupaten Magelang.







