Salah satu tempat nongkrong, kumpul bareng teman maupun tempat WFC di Solo yang jadi favorit saya saat ini adalah Tomuan Coffee. Seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya, beberapa hal yang sukai pada Tomuan adalah letaknya yang ditengah kota dan juga tempatnya yang sangat nyaman. Ada lokasi indoor dan outdoor yang cukup luas. Karena beberapa kali saya kesana saat siang hari maka kali ini saya ingin menikmati suasana yang agak berbeda. Saya bersama seorang teman memutuskan untuk bertemu di Tomuan saat malam hari.
Kami berdua kemudian janjian bertemu di Tomuan sekitar pukul 7 malam. Sampai di sana, saya melihat dari depan tampak pancaran sinar lampu yang memberikan kesan dan memperindah suasana di Tomuan malam itu. Kami memilih tempat duduk di area outdoor sambil menikmati semilir angin dibawah pohon rindang. Saat itu terlihat area indoor yang lumayan sudah ramai pengunjung dan area outdoor baru terlihat beberapa pengunjung saya.
Malam itu saya memesan es choco hazelnut dan pizza meatlover, sedangkan teman saya memesan choco latte dan lava cake. Karena kami berdau sedang tidak terlalu lapar maka kami memutuskan untuk share menu saja. Kami juga menghindari memesan kopi karena hari sudah malam takutnya nanti begadang karena tidak bisa tidur. Jadi untuk amannya kami berdua memesan es coklat saja😊
Sambil menunggu pesanan datang, kami saling bertukar cerita sambil menikmati suasana sekeliling. Terlihat rombongan pengunjung mulai berdatangan dan tampaknya mereka telah melakukan reservasi terlebih dahulu. Sedikit demi sedikit tempat duduk di area outdoor mulai penuh dengan para pengunjung. Malam itu bukan malam weekend, tapi ternyata Tomuan cukup ramai dengan pengunjung.
Area outdoor terlihat lebih banyak didominasi para pengunjung yang bertemu dengan teman ataupun para koleganya. Sedangkan di area indoor lebih didominasi pengunjung yang datang bersama anggota keluarganya untuk makan malam.
Akhirnya satu persatu pesanan kami datang. Es choco hazelnut menurut saya rasanya pas, coklat dan gulanya mengumpul di bawah sehingga harus dikocok terlebih dahulu agar manisnya merata. Selanjutnya kami menikmati pizza meatlover yang datang kemudian. Jika biasanya kulit pizza masih ada tekstur tepung yang kenyal maka berbeda dengan kulit pizza di Tomuan. Kulit pizzanya adalah jenis kulit pizza yang tipis dan kriuk dengan topping meatlovers yang terdiri dari sosis dan daging cincang. Sedikit berbeda dengan ekspektasi saya, namun tetap pizza seloyang tersebut habis kami makan berdua 😀
Dan yang terakhir diantarkan adalah si choco lava dan ini resmi menjadi favorit kami berdua. Pernah mencoba beberapa choco lava tapi sepertinya choco lava di Tomuan adalah yang paling perfect dibanding yang lain. Saat kue coklatnya kita belah langsung mengalir coklat cair melimpah di tengahnya. Saat kami mencicipi kue dan coklatnya juga terasa manis yang pas dan tidak bikin eneg. Makin sempurna dengan dicampur es krim vanilla sebagai pelengkapnya. Es krim vanilla juga terasa bertekstur, ada remah-remah roti didalamnya.
Kami memutuskan bahwa choco lava ini sebagai dessert yang sempurna untuk menutup malam ini. Sekali lagi Tomuan menjadi tempat terbaik bagi saya dan teman-teman untuk berkumpul, saling bertukar cerita karena kami memang jarang bertemu secara langsung.
Jadi untuk teman-teman yang ada di area Solo atau ingin berkunjung ke Solo bisa mampir ke Tomuan Coffee untuk menikmati waktu bersama teman maupun keluarga. Mempunyai lokasi di tengah kota, area yang cukup luas dan nyaman adalah poin tambah. Apalagi menu yang disajikan juga lengkap dari aneka camilan sampai makanan berat seperti iga dan steak.
Kalau teman-teman berkunjung ke Tomuan jangan lupa bagikan pengalaman teman-teman di kolom komentar di bawah yaaa😉
Terima kasih sudah membaca dan sampai bertemu di cerita selanjutnya 💗💗






