Siang itu, saat saya mudik ke Solo, saya berencana bertemu dengan beberapa sahabat saya saat kuliah. Biasanya kami berlima, namun karena kedua sahabat saya tidak bisa ikut serta maka kami bertiga merencanakan bertemu saat jam makan siang.
Kami mencari lokasi makan siang yang dekat dengan kantor salah seorang teman saya yaitu Niken. Sedangan saya dan teman saya satunya yaitu Lisa, sama-sama "pengacara" (pengangguran banyak acara) jadi kami merasa lebih fleksibel😁
Sambil mencari-cari lokasi yang nyaman dan belum pernah kami coba, saya kemudian teringat salah satu review food vlogger yaitu Dyodoran. Dari reviewnya terlihat menu yang sangat lengkap dan juga tempat yang lumayan luas dan nyaman.
Tempat yang dimaksud adalah Selasar Jawa. Dan kedua teman saya langsung menyetujuinya karena mereka berdua juga belum pernah mencoba. Selain itu kami lihat dari review google Selasar Jawa juga memuaskan.
Lokasi dan Jam Buka
Selasar Jawa buka setiap hari dari jam 09.00 - 22.30 WIB. Menurut saya jam buka ini lumayan panjang karena kebanyakan rumah makan di Solo tutup pada pukul 21.00 atau 22.00 WIB.
Tempat yang Nyaman
Setelah sekitar 20 menit perjalanan, kami sampai di Selasar Jawa. Dari jalan terpampang nyata papan nama Selasar Jawa yang didominasi warna hijau. Tampatnya cukuplah, tidak terlalu kecil ataupun besar dan tersedia area parkir untuk mobil maupun motor.
Area makan di Selasar Jawa terbagi menjadi dua area yaitu area indoor dan area outdoor, Kami berencana memilih area indoor saja yang lebih adem. Namun saat kami masuk terlihat ada rombongan yang lumayan rame sehingga kami memilih untuk pindah ke area samping yang lebih sepi.
Meskipun berada di area outdoor namun ternyata tidak sepanas yang saya bayangkan karena ada banyak kipas angin gantung disana. Untuk area makan terlihat bersih dan rapi juga tersedia fasilitas toilet dan mushola pada area belakang.
Menu yang Lengkap dengan Harga Bersahabat
Menu di Selasar Jawa ternyata amat sangat lengkap dan ada berbagai macam pilihan, Dari sop iga hingga kulit krispi tersedia, Terdapat juga aneka macam bothok. mie godhog dan juga camilan seperti pisang goreng, bakwan dll. Ada menu ala carte, menu paket, paket berdua maupun paket family. Untuk minumannya juga lumayan lengkap tersedia minuman khas seperti es tape, es dawet dan aneka jus.
Saya dan lisa akhirnya memilih menu sharing Paket Combo Berdua 2 senilai Rp 115.000. Paket ini terdiri dari 1 porsi iga gongso, 2 telur dadar, 1 kulit crispi, 1 bakul nasi, 1 sayur kangkung, 1 paket pisang goreng dan sambel tempe. Paket yang lumayan komplit dan lengkap menurut saya.
Sedangkan untuk niken minta dipesankan paket combo perorangan 3 yang terdiri dari nasi putih, lalapan, kulit krispi, telur dadar, sambal tempe dan ikan asin pakang seharga 29rb. Untuk setiap paket belum termasuk minumannya. Sehingga untuk minuman saya memesan es tape, lisa es jeruk dan niken es teh.
Tak perlu menunggu lama minuman dan snack pesanan kami sudah diantar, Dan selang beberapa menit Niken juga datang langsung dari kantor. Kami bertiga langsung saling bertukar kabar sejenak sambil menunggu pesanan makanan kami datang,
Saat pesanan paket Combo Berdua datang, kami lumayan terkejut karena ternyata isian paketnya sangat banyak dan lengkap. Kami merasa menu paket ini cukup untuk kami bertiga. Akhirnya khusus pesanan niken yaitu paket ayam krispi, kami meminta untuk di take away saja. Kami kemudian mulai mencicipi makanan kami sambil melanjutkan bercerita tentang hidup kami masing-msaing.
Es tape pesanan saya terasa manis asem yang pas sehingga terasa menyegarkan. Sedangkan untuk es jeruk menurut lisa benar-benar terasa jeruknya manis asam yang pas. Dan untuk es teh juga terasa sangat menyegarkan.
Porsi snack pisang goreng ternyata pas 1 paket isi 3 sehingga masing-masing dari kami bisa mencicipinya secara utuh. Pisang gorengnya benar-benar masih hangat, baru diangkat dari penggorengan. Sebagai pencinta pisang goreng saya menyukainya karena rasanya yang manis dan teksturnya yang gurih krispi.
Menu iga gongso terasa cukup empuk dengan bumbu yang meresap dan tidak terlalu pedas, sesuai dengan request kami. Tumis kangkung dan telur dadarnya juga terasa enak dengan bumbuyang pas dan kangkungnya tidak yang overcooked. Untuk sambal tempenya lumayan pedas menurut kami, tapi bagi penyuka pedas sepertinya sambal ini bakal cocok.
Sedangkan untuk menu kulit krispi, menurut saya kurang garing. Yang terasa krispi hanya bagian tepungnya saja, untuk kulitnya masih kurang kering sehingga terasa alot saat sudah dingin. Secara keseluruhan kami menyukai masakan yang dihidangkan apalagi dengan harga paket yang menurut kami juga sangat bersahabat.
Tak terasa makanan kami sedikit demi sedikit sudah mulai tandas. Dan jam makan siang sudah melebihi waktu sehingga niken memutuskan untuk kembali ke kantor. Sedangkan saya dan lisa masih melanjutkan nyemil dan bercerita hingga sampai pukul 15.00 WIB. Karena sudah semakin sore maka kami berdua juga memutuskan untuk jalan kerumah.
Selasar Jawa Pilihan Kuliner Jawa
Menurut saya Selasar Jawa bisa dijadikan salah satu tempat kuliner Solo untuk makan bersama keluarga ataupun menjamu teman. Lokasinya yang berada di pusat kota Solo sehingga mudah untuk diakses. Kita bisa menggunakan kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum untuk mencapai Selasar Jawa.
Tempatnya juga nyaman dan lumayan luas, dan jika kita memang rombongan bisa melakukan reservasi terlebih dahulu. Fasilitas yang lumayan lengkap dengan adanya mushola, memudahkan kita yang muslim untuk beribadah tanpa harus bingung mencari masjid/mushola lagi.
Menu yang disediakan adalah menu khas Jawa, namun sangat beragam dari menu Jawa Timur hingga Jawa Barat tersedia. Ada juga pilihan paket Bersama yang lebih hemat dan juga paket khusus anak. Cocok buat yang penyuka pedas maupun yang tidak doyan sambal. Bisa untuk makan berat ataupun hanya camilan.
Itulah pengalaman kami mekan bersama di Selasar Jawa, Solo. Terima kasih saudah membaca dan sampai bertemu di cerita selanjutnya 💗💗







