adjQDGiw9zV3ZrtlDmdv0xUy2YCAW5gNJ7prCidQ

Akhirnya Naik Kereta Batara Kresna ke Wonogiri

Kereta Batara Kresna melayani rute Solo -Wonogiri dengan menggunakan rel peninggalan zaman kolonial yang melewati jalan raya utama di kota Solo
Kereta Batara Kresna

Bagi masyarakat Solo dan sekitarnya tentu kenal dengan Kereta Api Batara Kresna. Kereta Batara Kresna merupakan kereta yang melayani rute lokal Solo-Wonogiri. Jika menggunakan bus, kita perlu waktu sekitar 1.5-2 jam maka dengan kereta kita hanya membutuhkan waktu satu jam perjalanan.

Naik kereta api Batara Kresna juga dijadikan salah satu momen untuk mengisi waktu liburan. Tidak heran jika saat weeekend atau liburan, tiket kereta ini terjual habis. Mengapa kereta Batara Kresna menarik perhatian pengunjung?? Karena rute yang dilewati Batara Kresna adalah jalur yang berbeda dengan kereta api pada umumnya dan hanya dilewati oleh Batara Kresna. Hal tersebutlah yang membuat kereta Batara Kresna terlihat eksklusif.

Tentang Kereta Batara Kresna

Kereta api Batara Kresna adalah kereta api yang menggunakan kereta api diesel dengan kecepatan sekitar 60km/jam. Kereta api ini hanya melayani rute Solo (Stasiun Purwosari) - Wonogiri dan sebaliknya dengan perjalanan kurang lebih 1 jam. 

Dalam satu hari, kereta api Batara Kresna melayani empat kali perjalanan yaitu :

  1. Dari Solo - Wonogiri pada jam 06.00 dan 10.00 WIB
  2. Dari Wonogiri - Solo pada jam 08.00 dan 12.00 WIB

Salah satu daya tarik Batara Kresna adalah rute kereta yang menyeberangi dan melewati jalan raya protokol di kota Solo yaitu jalan Slamet Riyadi. Jalur rel kereta Batara Kresna ini menggunakan jalur rel kereta peninggalan jaman kolonial sehingga terlihat unik dan menarik. Meskipun melewati jalan raya utama namun tidak ada palang pintu di jalur tersebut karena hanya digunakan untuk kereta Batara Krena saja dengan kecepatan rendah.

Banyak wisatawan maupun warga Solo sendiri yang menantikan momen ketika kereta Batara Kresna melewati jalur Slamet Riyadi. Momen tersebut banyak diabadikan karena sepertinya menjadi kereta api satu-satunya di Indonesia yang melewati jalan raya utama berdampingan dengan motor/mobil tanpa adanya batasan.

Tiket Batara Kresna

Sebenarnya saya sudah lama berencana ingin ke Wonogiri naik kereta Batara Kresna, namun selalu saja gagal karena tiket sudah terjual habis. Untuk harga tiketnya sendiri cukup murah yaitu hanya 4rb rupiah. 

Untuk tiket kereta api Batara Kresna bisa dibeli secara online lewat aplikasi KAI maupun secara offline di stasiun. Untuk pembelian tiket di aplikasi KAI dibuka sejak H-7 dan kita pilih menu perjalanan LOKAL. Sedangkan untuk pembelian offline di stasiun baru dibuka 3 jam sebelum keberangkatan selama tiket masih tersedia.

Hari itu saya iseng cek tiket Batara Kresna melalui aplikasi KAI, dan ternyata untuk keberangkatan jam 10.00 hari kamis pekan depan masih tersedia dan hanya tersisa dua seat. Saya kemudian menawari seorang teman dan dia mengiyakan ajakan saja. Langsung saja saya beli tiket tersebut, dalam hati saya berguman akhirnya kesampaian juga naik Batara Kresna. Dan sebagai catatan untuk tiket Batara Kresna tidak ada nomor tempat duduk sehingga kita bebas memilih tempat duduk dimana saja.

Perjalanan ke Wonogiri

Kereta Batara Kresna

Sesuai yang direncanakan maka hari kamis pagi, kami siap-siap berangkat menuju stasiun Purwosari Solo. Sekitar pukul 09.00 kami berangkat dari rumah dan hanya sekitar 15 menit perjalanan kami sudah sampai di stasiun. Kami memang memutuskan untuk berangkat awal agar bisa memilih tempat duduk yang strategis di kereta.

Sampai di stasiun terdengar pengumuman bahwa kereta Batara Kresna sudah tersedia di jalur 1. Setelah proses check-in, kami langsung menuju ke jalur 1 dimana kereta sudah menunggu dengan manis. Awalnya saya kira kami termasuk awal datang, namun ternyata saat masuk gerbong terlihat para penumpang yang sudah memenuhi tempat duduk di dalam kereta. Rupanya sebagian besar penumpang memang memilih datang lebih awal untuk mendapatkan tempat duduk pilihan.

Kereta Batara Kresna

Setelah berjalan di beberapa gerbong, akhirnya kami menemukan tempat duduk yang masih tersisa untuk dua orang bersebelahan. Kalau tidak salah rangkaian gerbong Batara Kresna ini terdiri dari empat gerbong penumpang. Layout tempat duduk di gerbong menggunakan formasi 2-2. Kursi yang digunakan adalah jenis kursi kereta eksekutif sehingga terasa nyaman. 

Kereta Batara Kresna

Berdasarkan informasi yang saya baca, kereta Batara Kresna mempunyai jumlah kursi sebanyak 98 kursi dengan daya angkut maksimal 144 orang. Dengan begitu jika penumpang sampai jumlah maksimal maka ada beberapa penumpang yang terpaksa berdiri selama perjalanan.

Sekitar pukul 10.00 WIB peluit tanda kereta berangkat terdengar dibunyikan oleh kondektur. Perlahan namun pasti akhirnya kereta Batara Kresna memulai perjalanan. Dengan kecepatan yang hanya 60km/jam maka kereta terasa berjalan dengan sangat pelan jika dibandingkan kereta antar kota yang biasa kita naiki.

Dari stasiun Purwosari, kereta Batara Kresna berhenti di empat stasiun yang dilewati yaitu Stasiun Solo Kota - Sukoharjo - Pasar Nguter - Wonogiri. Sepanjang jalan Slamet Riyadi, kita akan melihat suasana kota Solo, keluar dari stasiun Solo Kota maka kita akan lebih banyak melihat suasana pedesaan. 

Tiba di Wonogiri

Kereta Batara Kresna

Tak terasa setelah satu jam perjalanan, akhirnya kami tiba di Stasiun Wonogiri pada pukul 11.00 WIB. Perjalanan kami berjalan dengan lancar tanpa hambatan apapun. Turun di staisun Wonogiri kami sempatkan untuk mengambil gambar sebanyak-banyaknya karena kami nanti tidak akan kembali ke stasiun saat pulang.

Untuk perjalanan pulang ke Solo kami memutuskan untuk naik bus Jateng di sore hari. Kami berencana mengunjungi tempat wisata terlebih dahulu siang itu. Keluar dari stasiun sudah terdapat beberapa angkutan yang siap mengantarkan para penumpang untuk singgah di beberapa spot wisata di Wonogiri. Untuk tarifnya dikenakan @25rb pp, dimana angkutan tersebut akan mengantarkan dan menunggu penumpang di setiap tempat pemberhentian.

Kemana saja saat kami di Wonogiri?? Akan saya ceritakan di tulisan terpisah yaa.....jadi tunggu kelanjutannya 😉

Terima kasih sudah membaca dan sampai bertemu di cerita selanjutnya 💗💗

27 komentar
  • Rizky Kurnia Rahman
    Rizky Kurnia Rahman
    Murah sekali harga tiketnya ya, mirip dengan KRL. Tapi ini jelas lebih nyaman dan alon-alon untuk menikmati suasana kota. Kok fotonya pas melewati jalan raya tidak ada, ya?
    • erykaditya
      erykaditya
      haha maaf mas fotonya kurang proper jadi nya ga diupload deh :)
    Balas
  • mardanurdin.com
    mardanurdin.com
    Mungkin karena jurusannya dekat maka rangkaiannya cukup pendek. Unik juga yah ada kereta yg salah satu jalurnya di tengah kota itu. Maka wajar masyarakat nungguin lewatnya untuk diabadikan.

    Kalau saya ada di sana pasti akan melakukan hal yg sama.
    Balas
  • Dee_Arif
    Dee_Arif
    Wah nama keretanya unik ya. Bentuknya juga. Ternyata rangkaiannya nggak panjang ya
    Tapi tetap bikin perjalanan ke Wonogiri nyaman ya kak
    Balas
  • Aprillia Ekasari
    Aprillia Ekasari
    Rangkaiannya ternyata nggak banyak ya mbak? Mungkin karena jurusannya tuh termasuk lokal/ dekat.
    Aku sering denger Wonogiri, penasaran juga pengen ke sana. Semoga kelak bisa juga ke sana dari sekitaran Solo. Naik Batara Kresna ini rekomen yaa.
    Eh "mendapatkan tenpat duduk pilihan" ini maksudnya gimana? Walaupun eksekutif kita nggak bisa milih kursi?
    Perjalanan sejam, udah kek aku kalau dari rumah ke Tanah Abang naik KRL hihihi. Jadi bener udah deket yaa :D
    Penasraan ke mana aja pas ke Wonogiri. Itu kalau nggak salah ada makam raja atau siapa deh? Bu Tien Suharto apa ya atau siapa ya haha lupa.
    • erykaditya
      erykaditya
      tempat duduk pilihan itu maksudnya yg dapat jendela luas mba hehe.meski tempat duduknya eksekutif kan ini kereta lokal dan tiket juga hanya 4rb jadi gak ada pilihan kursi, siapa cepat dia dapat mbaa
      Iyaa sdepertinya ada makam kuno mba tapi kurang tau juga siapa hehe kalo bu tien makamnya di asataga giribangun bukan di wonogiri mba :)
    Balas
  • Heni Hikmayani Fauzia
    Heni Hikmayani Fauzia
    Ini cocok untuk perjalanan wisata yaa mbak,,,soalnya rutenya pendek. Saya senang naik kereta api karena menurut saya kereta itu salah satu sarana transportasi yang unik dan menarik. Dan ebbas macet tentu saja. Rutenya juga lebih banyak menyusuri daerah pedesaan dibandingkan wilayah perkotaan. Jadi seru aja gitu naik kereta.
    Balas
  • Antung apriana
    Antung apriana
    seru banget mbak jalan-jalan di jawa-nya. Enak banget di sana ada kereta ya jadi nggak ribet kalau mau mengunjungi satu kota. Kalau di sini malah mager duluan soalnya mana jauh transportasinya juga ribet. heu
    Balas
  • Asri M Lestari
    Asri M Lestari
    Lucu banget sih keretanya. Mengingatkanku pada superhero sesuatu, tapi apa kok nggak ingat apa hahahaha...

    Kalau ke Solo kayanya menarik nyoba naik kereta ini. Buat pengalaman baru.
    Balas
  • Alienda Sophia
    Alienda Sophia
    Cakeup ya keretanya.. Bersih rapih, warnanya baguuus.. Batara Kresna ke Wonogiri kayaknya seru banget.. perjalanan domestik juga pasti penuh khas tersendiri
    Balas
  • Ariefpokto
    Ariefpokto
    Saya dari dulu kepengen banget naik kereta Batara Kresna ini tapi karena waktu belum pernah dapat kesempatannya Saya suka sekali Kereta ini karena bentuknya unik dan warnanya menarik kayaknya memang harus benar-benar hanya di SMA waktu supaya bisa menikmati perjalanan menumpang kereta ini
    Balas
  • lendyagasshi
    lendyagasshi
    Cantiknyaa...
    Gerbong keretanya classy, tapi kursinya uda kekinian loohh..
    Kalo gini, super nyaman jalan-jalannya meski hanya 1 jam perjalanan menaiki Batara Kresna.
    Seneng sama pengalamannya dan KAI kini makin josjis dengan kemudahan pemesanan tiket via website dan pelayanannya yang sangat memuaskan.
    Balas
  • Tukang jalan jajan
    Tukang jalan jajan
    Paham banget sih rasa senangnya pas dapat tiket "gaib" Batara Kresna ini, apalagi cuma empat ribu perak. Sensasi pas keretanya melintas pelan di sepanjang Jalan Slamet Riyadi itu emang enggak ada tandingannya, berasa ramah banget menyapa jalanan Solo tanpa sekat.
    Setuju juga, mending jalan pagi biar dapet kursi nyaman kayak gitu. Jadi penasaran nih, habis turun di Wonogiri lanjut mampir ke mana aja?
    Balas
  • Ditopuccino
    Ditopuccino
    Seru banget ngikutin cerita perjalanan naik Kereta Batara Kresna ke Wonogiri ini!

    Rasanya kayak diajak bernostalgia sekaligus mencicipi pengalaman naik moda transportasi legendaris yang punya ciri khas tersendiri.m ini.

    Menikmati pemandangan di sepanjang jalur rel sambil merasakan lambatnya ritme perjalanan kereta justru jadi daya tarik tersendiri yang bikin pikiran lebih rileks.

    Balas
  • AlineaLala
    AlineaLala
    Aku emang mesti ke Solo kayaknya nih. Secara makin penasaran deh sama Kereta Batara Kresna. Ongkos nya murah meriah, kursinya premium super nyaman. Maka tak heran kalau selalu laris manis. Apalagi, rute nya pun khusus ya.

    Seneng banget baca ceritanya. Jadi penasaran pas di Wonogiri makan bakso apa nggak?
    Soalnya makanan khas sana ya bakso nya tuh yummy gitu. Sama penasaran explore kemana aja. Cuss lanjutkan artikel barunya mbak Eryka.
    • erykaditya
      erykaditya
      hahah iyaa ya mbaa kalo jual mie ayam bakso pasti tylisannya khas wonogiri yaa tapi pas di sana gak nemu rekomendasi nakso khas wonogiri gt..yang ada malah nasi ikan sama nasi tiungkus daun khas wonogiri mbaa
    Balas
  • dinda
    dinda
    Baru tahu mbaaakkkkk...
    Ternyata ada kereta lokal yang jalurnya seunik Batara Kresna ini. Bagian yang paling menarik buatku justru ketika keretanya melintas di Jalan Slamet Riyadi, berdampingan langsung dengan kendaraan di jalan raya.

    Kebayang sih, pasti seru banget melihat momen itu secara langsung. Apalagi harga tiketnya cuma Rp4 ribu, rasanya cocok sekali buat pengalaman jalan-jalan sederhana tanpa harus mengeluarkan banyak biaya. Dari ceritanya, perjalanan satu jam menuju Wonogiri juga terdengar menyenangkan karena pemandangannya perlahan berubah dari suasana kota menjadi pedesaan. Jadi penasaran ingin mencoba naik Batara Kresna juga kalau suatu saat berkesempatan main ke Solo. :D
    • erykaditya
      erykaditya
      bener mbaa moment lewat slamet riyadi ini moment yg paling dinanti baik yang naik maupun yang lihat...
      keretanya juga unik karena memang lebih difungsikan sebagai kereta wisata antara solo wonoogiri
    Balas
  • Fenni Bungsu
    Fenni Bungsu
    Unik bentuk keretanya kayak ada sungut senar di kepalanya yang berwarna merah itu hehe. Bagian interiornya oke juga ya, nyaman buat penumpang. Namun, kalau bayangin 144 full people apalagi sampai harus berdiri, weehhh jadi kayak CommuterLine nya jakarta nih, ramai hehe
    Balas
  • Yuni Bint Saniro
    Yuni Bint Saniro
    Keretanya bebas milih kursi. Ini ada enak dan nggak enaknya sih. Emang kudu datang lebih awal ya biar kebagian tempat duduk.

    Lagian. Ongkosnya murah bener cuma 4rebu
    Balas
  • Fajarwalker.com
    Fajarwalker.com
    Aku salfok sama keretanya mbaaaak.. unik banget bentuknya, mirip kayak KA Jalita yang udah pensiun. Tapi pas liat dalemannya, lah malah mirip Economy New generation, hihihi.
    Enaknya kalo ada KA Local tuh gini ya mbak, murah harganya. Sejauh itu, cuma keluar duit 4 rebu perak doang. Nikmat dunia makana yang kau dustakan.

    Tapi emang gabisa diburu-buru sih ya. Secara jalurnya dia berdampingan langsung ama jalan raya, hihihi. kayaknya ini lebih cocok buat wisata ya ketimbang kebutuhan komuter real?
    • erykaditya
      erykaditya
      Iyaaa bener mas,,,ini memang lebih ke wisata sie..bukan untuk transportasi utama yang bbrpa kali jalan secara juga cuma 4xpp sehari dan kebanyakan yang naik memang yg mo liburan murah meriah di wonogiri hehe
    Balas
  • fanny Nila (dcatqueen.com)
    fanny Nila (dcatqueen.com)
    Waaah memang pelan banget ya mba 😅😅😅. Ini mah naik sepeda juga lebih cepet kayaknya 🤭. Tp toh Krn jalurnya sendiri, lumayan lah yaa bisa 1 jam aja sampai Wonogiri.

    Aku sukaaa warna keretapi nya.. biru merah, JD nampak hidup warnanya.

    Cuma pas baca kereta ini melewati jl Slamet Riyadi, aku kok ga pernah lihat yaaa 🤣🤣🤣. Ga sesuai jadwal berarti tiap lewat sana 😅.
    • erykaditya
      erykaditya
      haha iyaaa mba klo kesana sesuain jadwal biar bisa liat...banyak kok yg sengaja nonkrong di slamet riyadi buat videoin ni kereta hehe
    Balas
  • nurul rahma
    nurul rahma
    KA Batara Kresna ini sering wira-wiri di FYP mba
    karena emang uniiikk dan pastinya bakal jadi top of mind bucket list para traveler nih.
    aku juga mupeeenggg, moga2 pas ke Solo sempat mampir buat naik KA ini.
    menarik bangeett pastinya!
    • erykaditya
      erykaditya
      hahaha iyaa mbaa makanya yg traveller aja pengen naik ni kereta masak yg disolo blm pernah kan ya gimana yaa akuuuu :)
    Balas
  • timduniamasak
    timduniamasak
    Gak sabar mau baca cerita di Wonogiri :D
    Balas