adjQDGiw9zV3ZrtlDmdv0xUy2YCAW5gNJ7prCidQ

Rekomendasi Resto Misoa di Solo

Misoa adalah kuliner khas dari Tiongkok yang sekarang juga sudah banyak diadopsi menjadi makanan lokal termasuk di Solo
Misoa Solo

Entah mulai kapan, namun satu tahun belakangan ini kuliner sop misoa sedang banyak diminati di Solo. Misoa adalah mie halus tipis dari tepung terigu yang berasal dari tanah Tiongkok. Misoa ini dijual dalam bentuk kemasan kering. Misoa sangat cocok untuk dibuat sop dan dinikmati saat tubuh butuh kehangatan karena cuaca dingin atau sedang tidak enak badan. 

Di Solo sendiri ada beberapa rumah makan yang menyajikan hidangan misoa baik dalam bentuk sop maupun kering seperti mie goreng. Ada tiga restoran misoa yang sudah pernah saya coba. Mungkin teman-teman juga bisa mencobanya saat ingin menikmati hidangan hangat yang nyaman di perut.

1. KIKEN RESTO & KOPITIAM

Kiken Resto & Kopitiam

Restoran ini berlokasi di perbatasan kota Solo, lebih tepatnya di daerah Klodran Karanganyar. Lokasinya memang agak masuk diantara hamparan sawah yang masih hijau. Teman-teman bisa menggunakan gmaps untuk lokasi persisnya. 

Kiken buka setiap hari mulai pukul 7 pagi sampai 10 malam. Karena merupakan restoran kopitiam maka disini juga menyajikan beberapa menu khas kopitiam seperti roti srikaya, kopi butter, bubur dan lain-lain. Karena buka dari pagi sampai malam, maka Kiken cocok untuk kuliner sepanjang hari dari sarapan hingga makan malam.

Restoran ini terbilang baru dan areanya lumayan luas. Terdapat area indoor maupun semi outdoor. Juga terdapat area bermain anak. Karena fasilitasnya yang lengkap, restoran ini cocok digunakan untuk makan bersama keluarga tanpa harus khawatir anak-anak akan merasa bosan. Menu yang cukup beragam juga menjadi salah satu daya tariknya.

Kiken Resto & Kopitiam

Saat itu kami kesana saat menjelang makan siang. Saat kami datang terlihat lumayan rame oleh rombongan ibu-ibu yang tampaknya sedang mengadakan arisan. Begitu masuk maka di sebelah kiri adalah area pemesanan dan kasir. Saat itu kami memesan misoa ayam jamur seharga 28k dan misoa telur kepiting 38k.

Sebagai pelengkap ada tambahan aneka topping dan sambal yang bisa kita ambil sendiri di bagian depan, berseberangan dengan area pemesanan. Disitu sudah disediakan mangkok dan berbagai topping seperti daun bawang, bawang goreng serta berbagai sambal.

Saat saya mencicipi kuah misoa terasa tekstur yang ringan dari kuahnya. Dan agar terasa lebih nikmat maka saya menambahkan beberapa topping yaitu daun bawang, bawang goreng dan beberapa irisan cabai. Rasa gurih pedas pun semakin terasa saat kita menikmatinya.

Kiken Resto & Kopitiam cocok bagi yang ingin makan bersama keluarga maupun teman tanpa banyak gangguan. Area pengunjung yang cukup luas dilengkapi dengan taman bermain menjadikannya pilihan yang tepat saat ingin bersantai bersama.

2. Roti Aren Penumping

Roti Aren Penumping

Pada awalnya Roti Aren adalah sebuah toko roti biasa yang kemudian berhasil mengembangkan menunya sehingga menjadi sebuah restoran. Tidak hanya menyajikan berbagai roti namun juga beberapa menu lainnya. Roti Aren terkenal dengan rotinya yang lembut sehingga banyak diminati. Biasanya jika sedang weekend ataupun musim liburan maka antrean pengunjung yang ingin membeli roti terlihat mengular.

Roti Aren mempunyai dua tempat, namun yang melayani dine in dan resto adalah di daerah Penumping. Lebih tepatnya di Jl Kebangkitan Nasional no 64 yang buka setiap hari dari pukul 08.00 - 23.00 WIB. Sedangkan yang khusus take away ada di Jl Urip Sumoharjo no 203. Saran saya jika ingin roti yang lengkap lebih baik langsung datang ke cabang Penumping.

Untuk lokasi dine in Roti Aren Penumping ada yang indoor maupun outdoor. Kita juga bisa membeli dan mencoba langsung roti yang ada disana untuk dinikmati di area restorannya. Menu makanan yang disediakan di restoran juga cukup beragam. Ada menu mie, misoa, toast juga nasi. Untuk minumannya juga cukup lengkap dari es pisang ijo, kopi butter dll. Mirip dengan menu di kopitiam.

Roti Aren Penumping

Saya sendiri baru sekali kesana. Saat itu kami memesan misoa mala karena merasa sedang ingin makanan yang pedas dan juga es teh sebagai minuman. Kami sebenarnya sudah pesan untuk pedasnya ringan saja tapi ternyata tidak bisa request level kepedasan. Harga seporsi misoa mala adalah 32k.

Saat misoa mala pesanan kami datang, langsung terlihat warna merah pekat yang langsung membuat ciut nyali kami. Seporsi misoa mala ini dilengkapi dengan ayam suwir, telur onsen, jamur shitake dan oyong. Teman saya meminta telur onsen disajikan terpisah karena dia tidak suka telur rebus sehingga telur tersebut untuk saya.

Mencicipi kuah misoa mala, rasa pedas langsung berasa di mulut. Satu sendok dua sendok, lama-lama yang terasa hanya sensasi pedas yang mendominasi. Sepertinya hari itu kami memang salah pesan, karena faktanya misoa mala ini tidak bersahabat dengan lidah kami. 

Roti Aren Penumping cocok untuk teman-teman yang ingin membeli oleh-oleh roti empuk untuk sekalian mencicipi berbagai kuliner yang disediakan disana. Saran saya memang lebih baik datang saat weekday agar lebih nyaman bisa memilih roti dan menikmati sajian di Rori Aren. Karena saat weekend biasanya harus rela antri bersama pengunjung lainnya.

3. Misoa Slo

Misoa Slo

Misoa Slo berlokasi di pusat kota Solo, lebih tepatnya di Jl Slamet Riyadi no 117. Misoa Slo mempunyai tagline sebagai "The First Noodel House in Solo" dan buka setiap hari dari jam 10.00 - 22.00 WIB. 

Misoa Slo dibagi menjadi dua area yaitu indoor dan outdoor. Baik area indoor maupun outdoor tidak terlalu luas sehingga saat weekend biasanya terlihat ramai pengunjung. Area outdoor hanya cocok digunakan untuk malam hari saja karena jika siang hari maka udara panas akan sangat terasa karena berlokasi di pinggir jalan utama kota Solo.

Berbeda dengan dua restoran sebelumnya, Misoa Slo hanya menyediakan misoa sebagai hidangan utamanya. Sebagai hidangan pendamping terdapat aneka dumpling seperti choipan, hakau, wonton serta bakpao.

Kami datang ke Misoa Slo sekitar pukul 11 siang untuk sarapan sekaligus makan siang. Awalnya saya kira masih sepi pengunjung, namun ternyata setelah masuk didalam terdapat beberapa customer yang tengah menikmati misoa. 

Misoa Slo

Langsung ke area pemesanan, kami mememesan creamy sesame beef seharga 35k dan chicken curry 35k serta es teh. Tanpa menunggu lama misoa pesanan kami pun datang. Pertama melihat penyajiannya membuat kami sempat menelan ludah karena terlihat menarik.

Untuk creamy sasame beef terasa sangat gurih dan kental, sedangkan untuk curry chicken rasa karinya juga cukup mendominasi. Rasa kaldu yang menonjol membuat kami tidak merasa harus menambahkan bumbu lainnya baik sambal maupun kecap asin yang tersedia di meja. 

Misoanya sendiri juga mempunyai kematangan yang pas. Meskipun mangkoknya terlihat tidak begitu besar, namun ternyata misoanya lumayan banyak. Sedangkan irisan dagingnya juga tidak pelit, bahkan hingga suapan terakhir.

Kami berdua pun sepakat diantara misoa lain yang pernah kami coba sebelumnya maka Misoa Slo ini adalah yang terbaik dari segi rasanya. Mungkin karena hanya menyajikan olahan misoa sehingga rasanya lebih konsisten dan lebih menonjol dibanding yang lain. Rasanya tidak akan menolak jika diajak kembali kesini.

Penutup

Jadi itulah tiga tempat kuliner misoa di Solo yang bisa teman-teman coba. Sebenarnya masih ada beberapa lokasi misoa lainnya, tapi saya belum sempat mencobanya. Mungkin jika nanti saya sudah mencoba lagi yang lain akansaya update tulisan ini.

Jika ingin tempat yang luas dan nyaman untuk makan bersama rombongan dan anak-anak maka Kiken bisa jadi pilihan. Namun jika teman-teman ingin sambil membeli oleh-oleh roti yang sedang viral di Solo maka harus mencoba ke Roti Aren Penumping. Dan jika hanya ingin menikmati semangkok misoa yang lezar maka teman-teman bisa memilih Misoa Slo.

Terima kasih sudah membaca dan sampai bertemu di cerita selanjutnya 💗💗

Posting Komentar