Pasar Terapung Lok Baintan

Pasar Terapung Lok Baintan menjadi salah satu destinasi utama kalau kamu sedang menungunjungi kota Banjarmasin. Dan kali ini aku mau cerita tentang pengalaman ku mengunjungi Pasar Terapung tersebut. Sebenernya pengalaman ini sudah hampir setahun yang lalu, sudah pernah aku posting di FB cuma aku ingin menceritakan kembali lebih detail nya 😊

Kira² bulan Desember 2021 adalah kedua kalinya aku datang ke banjarmasin. Akhirnya ke banjarmasin lagi karena suami pindahtugas. Kalo yang pertama kali mungkin sekitar 7th yang lalu karena saat itu suami sedang ada dinas diluar kota sedangkan saat itu kita tinggalnya di Balikpapan dan kebetulan ada saudara yang tinggal di Banjarmasin akhirnya daripada dirumah sendirian jadi aku memutuskan ke Banjarmasin😁

Lanjut cerita tentang Lok Baintan, setelah seminggu di Banjarmasin akhir nya hari minggunya kami kesampean juga naik "kapal klothok" ke Pasar Terapung Lok Baintan. Karena Banjarmasin dikenal dengan seribu sungai nya jadi disana juga sebenarnya ada beberapa spot pasar terapung, tapi yang paling rame adalah di Lok Baintan. Selain Lok Baintan dulu juga ada pasar terapung Muara Kuin. Namun disayangkan Pasar Terapung Muara Kuin menyusul punah berganti dengan pasar darat. Banyak wisatawan yang berkunjung ke Kuin harus menelan kekecewaan karena tidak menjumpai adanya geliat eksotisme pasar di atas air.

Pasar Terapung Lok Baintan atau Pasar Terapung Sungai Martapura adalah sebuah pasar terapung tradisional yang berlokasi di desa Sungai Pinang (Lok Baintan), kecamatan Sungai Tabuk, Banjar. Secara umum, Pasar Terapung Lok Baintan tak beda dengan Pasar Terapung di muara Sungai Kuin/Sungai Barito. Keduanya sama-sama pasar tradisional di atas sampan dayung atau warga banjar biasa menyebutnya "jukung", yang menjual beragam dagangan, seperti hasil produksi pertanian/perkebunan dan berlangsung tidak terlalu lama, paling lama sekitar tiga hingga empat jam.Pasar terapung ini sudah ada sejak zaman Kesultanan Banjar.

Untuk sampai le Lok Baintan kita terlebih dahulu harus  naik kapal klothok / kapal yang bermesin. Kali ini kita naik kapal klothok dari lokasi Soto "BANG AMAT"  yang memang digunakan sebagai lokasi pemberangkatan kapal² klothok yang mengantar wisatawan menuju Pasar Apung Lok Baintan. Selain di lokasi soto "Bang Amat" kamu juga bisa naik kapal klothok ini dari titik 0km Banjarmasin / di Patung Bekantan. 

Untuk naik kapal klothok kita harus menyewa satu kapal yang lumayan luas, jadi lebih enak kalo bisa berame rame jadi lebih seru gak sepi di kapal karena perjalanan dr lokasi pemberangkatan sampai ke Lok Baintan sekitar 45mnt. Waktu itu kami berangkay ber 6 dengan saudara yang tinggal di Banjarmasin. Harga sewa kapal klotoknya saat itu kami dapat harga 700rban. Jika kamu punya kenalan disana kamu bisa pesan kapal nya terlebih dahulu, atau jika tidak pesan dulu juga tidak mengapa karena biasanya disana juga sudah banyak paman² pemilik kapal yang menawarkan jasa nya. 

Teman kami menyarankan kami utk berangkat pukul 5 pagi namun apa daya karena kami termasuk "manusia siang" akhirnya sekitar jam 5 lebih baru berangkat 😁. Sebenarnya khawatir juga kalo kesiangan tapi ternyata sampai lokasi keberangkatan masih banyak rombongan² yang baru siap siap mo berangkat. Jadi buat kalian yang hendak ke Pasar Terapung sebaik nya berangkat pagi² karena agak siangan sedikit biasanya pasar terapung sudah bubar 😁. Pasar terapung imi biasanya beroperasi hanya dr jam 5-9 pagi saja.

Sepanjang perjalanan kami bisa menikmati pemandangan sungai dan juga udara pagi yang masih segar. Selain itu kita juga bisa melihat rumah rumah penduduk di kanan kiri sungai. Penduduk juga terlihat sudah memulai aktifitas pagi nya. Ada yang mandi, mencuci baju, membersihkan ikan untuk dimasak dll. Mereka memanfaatkan air sungai untuk semua keperluan tsb. Pertama kali liat agak kaget juga karena mereka menggunakan air sungai utk keperluan tsb tapi ternyata hal itu sudah biasa disana. Rumah rumah tersebut terbuat dari Kayu Ulin yang memang khusus digunakan untuk daerah rawa² seperti di banjarmasin ini. Beberapa rumah ada juga yang membuka toko sembako tapi toko nya terletak di belakang rumah menghadap ke sungai jadi pembelinya biasanya naik "jukung" yang menyusuri sungai. 

Akhirnya jam 6.30 an kami sampai di lok baintan terlihat disana sudah ada banyak "acil" / bibi yang naik jukung sambil menawarkan dagangan nya. Ada yang jual buah-buahan, pakaian, nasi kuning, sate ayam, soto dan jajanan khas banjar lain nya. Lumayan ramai namun katanya pasar terapung sekarang tidak seramai pasar terapung 10th yg lalu. 

Kalau dulu pasar terapung nya benar² dimanfaatkan oleh penduduk lokal yg hendak belanja. Dulu pasar terapung ini berlaku sistem barter, dan uang bukan merupakan alat transaksi utama di pasar terapung ini. Umumnya, dagangan yang akan dibarter adalah hasil bumi berupa sayur mayur dan buah-buahan. Besaran dan keberimbangan jumlah hasil barter tergantung kesepakatan antarkedua belah pihak. Jika sepakat, maka masing-masing akan mendapatkan barang sesuai keinginan dan selanjutnya digunakan untuk keperluan pribadi di rumah. Namun sekarang hanya untuk parawisata yang ingin merasakan sensasi pasar apung seperti kami 😊. 

Disana para acilnya juga ramah², mereka menawarkan dagangan sambil banyak bercerita😊. Kami pun mencoba membeli beberapa buah dan jajanan khas banjar. Kami di pasar apung sekitar 40mntan. Setelah puas melihat-lihat, berfoto dan ngobrol dengan para acil kami pun jalan pulang kembali ke lokasi awal di Soto Bang Amat. 

Soto Bang Amat ini juga bisa kamu jadikan referensi sarapan setelah puas berbelanja di Lok Baintan lho. Soto Bang Amat ini adalah soto khas Banjar yang isian nya antara lain telur, mie, ayam dan yang khas dari soto ini adalah tidak menggunakan nasi tapi menggunakan lontong. Salah satu menu juga yang gak boleh kalian skip yaitu sate ayam nya karena itu semacam menu side dish yang recommended

Perjalanan ke Pasar Terapung Lok Baintan dan sarapan Soto Bang Amat bisa jadi salah satu referensi kalo ke banjarmasin. Merasakan pengalaman yang berbeda yang tidak ada di kota kita pasti nya 😊

Sampai bertemu di petualangan selanjutnya
Salam
❤️❤️

4 komentar

  1. Sukses slalu say, jd pengen ksana.. Ajakin donk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sukses juga buat influencer nyaaa 😘😘..yukkk bareng linier yakkkk πŸ˜…

      Hapus
  2. Kereeen, mantuuul πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»πŸ’œ❤️

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasihhhh...to sapa ya ini kok anonim aku tak tahu 😁🀭

      Hapus
Salam Kenal
erykaditya
Travelling, Kuliner & Lifestyle
Arsip Blog
Komunitas
Emak Blogger Blogger Perempuan Ibu Ibu Doyan Nulis
Popular Posts