Umbul Manten Klaten, Legenda Dibalik Wisata Air Sebening Kaca

Umbul Manten Klaten
sumber : google map

Daerah Klaten Jawa Tengah terkenal dengan banyaknya wisata air yang biasa disebut umbul. Sebut saja Umbul Ponggok, Umbul Cokrotulung, Umbul Pelem, Umbul Kapiler dan lain-lain. Karena banyaknya umbul yang berlokasi di daerah Klaten maka tidak heran jika Klaten juga dijuluki kota 1001 Umbul. Umbul sendiri berasal dari Bahasa Jawa yang berarti "Mata Air". 

LOKASI

Hari Minggu kemarin saya dan keluarga berkesempatan untuk mengunjungi salah satu umbul yang terkenal di Klaten. Kami memutuskan untuk menuju ke Umbul Manten (Umbul Temanten). Umbul Manten berlokasi di Jl Janti Boto Klaten dan bersebelahan dengan Umbul Pelem.

Setelah saya lihat sekilas ternyata ada perbedaaan antara Umbul Manten dan Umbul Pelem. Umbul Manten menawarkan suasana yang alami, kolam-kolam kecil yang hanya dibatasi oleh bebatuan dan banyak terdapat pohon rindang. Sedangkan Umbul Pelem menawarkan wisata air yang lebih modern karena berbentuk kolam renang yang besar lengkap dengan perosotan dan beberapa fasilitas permainan air lainnya.

Kami berangkat dari Solo sekitar jam 2 siang, sengaja berangkat siang agar ketika sampai di lokasi, matahari sudah mulai turun sehingga tidak terasa terik. Saya berpikiran karena sudah sore tentu sudah tidak ramai lagi tapi ternyata perkiraan saya salah, Umbul Manten masih ramai oleh pengunjung yang asik berenang atau sekedar bermain air sambil menikmati suasana.

LEGENDA UMBUL MANTEN 

Dibalik nama Umbul Manten yang terkenal diantara nama umbul lainnya, ternyata nama Umbul Manten menyimpan legenda yang berkembang di masyarakat secara turun temurun.

Manten/Temanten adalah kata dalam bahasa Jawa yang berarti "Pengantin". Menurut legenda, dahulu kala ada kepercayaan di kalangan masyarakat bahwa sepasang calon pengantin yang akan menikah dilarang untuk bepergian keluar rumah selama 40 hari sebelum hari pernikahan. Namun entah karena hal apa terdapat sepasang calon pengantin yang melanggar kepercayaan tersebut.

Keduanya pergi meninggalkan rumah untuk bertemu di suatu tempat. Namun ternyata keduanya tidak bisa bertemu satu sama lain. Konon katanya calon pengantin pria tenggelam di Umbul Pelem dan calon pengantin wanita tenggelam di Umbul Manten dimana jarak keduanya cukup berdekatan. Itulah legenda yang berkembang di masyarakat sekitar lokasi Umbul Manten. 

Terlepas dari legenda tersebut, kini keduanya menjadi obyek wisata yang cukup banyak diminati pengunjung yang ingin berenang di mata air yang jernih tersebut.

JAM BUKA & TIKET

Umbul Manten buka setiap hari dari pukul 06.00-18.00 WIB. Untuk harga tiketnya hanya sebesar @10rb dan untuk anak kecil akan diberi diskon 50% dari tiket normal. 

Umbul Manten ini biasanya akan ramai pengunjung di weekend dan juga pada acara padusan yaitu beberapa hari menjelang bulan Ramadhan.

FASILITAS

Di sekitar lokasi Umbul Manten terdapat beberapa kantong parkir sehingga teman-teman tidak perlu khawatir tentang tempat parkir. Karena di sekitar Umbul Manten banyak terdapat tempat wisata dan tempat makan lainnya maka sangat mudah menemukan tempat parkir umum. Kami sendiri parkir tepat di seberang Umbul Temanten. 

Fasilitas yang disediakan di Umbul Manten cukup lengkap. Terdapat dua pondok makan lengkap dengan beberapa gazebo serta area makan meja dan kursi, area mushola, toilet dan area bilas. Di Umbul Manten juga menyediakan persewaan tikar dan kacamata renang.

Terdapat juga area meja makan dan kursi di tengah sungai yang airnya sangat dangkal atau kalau orang jawa menyebutnya area keceh karena kita bisa makan minum sambil merendam kaki di aliran sungai tersebut. Pondok Makan di Umbul Manten menawarkan aneka minuma jus, camilan gorengan dan nasi ikan/ayam goreng/bakar.

Umbul Manten Klaten
sumber : google map

Di Umbul Manten terdapat empat area pemandian atau kolam renang dari yang dangkal untuk anak-anak sampai yang dalam sekitar 150cm lebih untuk dewasa. Karena berasal langsung dari sumber mata air sehingga air yang ada di masing-masing kolam tampak sangat jernih dan bersih. Karena airnya yang jernih inilah sehingga banyak pengunjung yang mendokumentasikan dengan foto atau video pada saat mereka menyelam di dalam air.

Umbul Manten Klaten
sumber : google map

Terdapat juga area terapi ikan dimana kita bisa merendam kaki kita dalam kolam ikan yang kemudian ikan-ikan tersebut akan menggigit kulit mati di sekitar telapak kaki kita. Sensasi pertama tentu akan sangat berasa geli namun lama kelamaan maka akan terbiasa. Saya sendiri merasa sangat geli ketika berada di kolam terapi ikan ini.

Karena terlalu asik bermain air, tak berasa ternyata hari sudah sore. Sekitar pukul 5 sore kami baru mulai keluar dari kolam dan bebersih badan. Bermain air di Umbul Manten adalah sebuah pengalaman yang menyegarkan karena bisa merasakan air dari mata airnya langsung. 

Untuk teman-teman yang ingin lebih leluasa untuk berenang dan bermain air saya sarankan untuk datang di pagi hari dimana suasana masih sepi dan udara yang segar sehingga akan terasa lebih nyaman.

2 komentar

  1. Uwaaaaah thankyouuuu rekomendasinya Mbaaa. Nanti kalo mudik solo, aku pasti mampirin kesini 😍😍. Ngeliat airnya yg jernih, udh kebayang banget segernya. Aku tau sih di sana ada banyak umbul. Tapi satupun blm pernah kami datangin.

    Ok noted, datangnya pas pagi berarti yaa 👍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masukin list mbaaa kalau ke solo, gak balak rugi....airnya bener-bener jernih bangettttt ini ;D
      Iyaaa mbaa pagian aja pasti lebih sepi seger dan gak panas, makin siang makin ramaiii hehe

      Hapus
Salam Kenal
erykaditya
Travelling, Kuliner & Lifestyle
Arsip Blog
Komunitas
Emak Blogger Blogger Perempuan
Ibu Ibu Doyan Nulis Female Blogger Banjarmasin
Popular Posts