Hari Ketiga : Touring Pacitan - Ponorogo - Solo

Pacitan

Halloo lanjut lagi cerita touring kami dengan rute Pacitan-Ponorogo-Solo yang merupakan perjalanan hari terakhir kami dimana hari pertama melalui rute Solo-Wonogiri dan hari kedua Wonogiri-Pacitan. Di perjalanan hari ketiga ini bisa dibilang kami sama sekali tidak mengunjungi tempat wisata hanya perjalanan antar kota dan singgah untuk sekedar ishoma.

Kami berangkat dari Pantai Watukarung sekitar pukul 12 siang. Perjalanan kami dari pesisir Pacitan menuju ke pusat kota Pacitan ditempuh dalam kurun waktu sekitar satu jam dengan melewati rute turunan dari pegunungan yang sedikit berkelok. Kami juga sempat singgah sebentar untuk sekedar foto-foto di sebuah monumen bertuliskan " Pacitan Bumi Kelahiran SBY"

Setelah memasuki kota Pacitan jalan kembali sudah melandai normal. Di Pacitan kami sempat berhenti untuk melihat rumah kediaman masa kecil bapak SBY. Rumah tersebut terlihat cukup sederhana khas rumah pada masa dahulu dan terletak di pinggir jalan raya utama sehingga mudah ditemukan. Setelah puas melihat rumah SBY kami sempat mampir ke toko oleh-oleh untuk sekedar membeli oleh-oleh khas Pacitan.

Rumah Masa Kecil SBY

Dari Pacitan kami melanjutkan perjalanan ke kota Ponorogo. Rute yang kami lalui ternyata lumayan mengasah skill para pengemudi. Jalanan yang menanjak banyak berkelok-kelok naik turun lumayan membuat pusing juga. Saya yang biasanya aman setiap melalui berbagai rute tampaknya kali ini menjadi sedikit pusing terkena dampak jalan yang berkelok-kelok selama kurang lebih dua jam.

Akhirnya kami tiba di Ponorogo sekitar pukul 3 sore sehingga kami langsung mencari tempat makan untuk makan siang yang telat 😀. Bukannya mencoba sate atau gule Ponorogo yang menjadi kuliner khas disana, kami memilih untuk mencoba Ayam Lodho khas Trenggalek. Ayam Lodho adalah ayam yang dipanggang kemudan dimasak dengan kuah santan dan aneka cabai sehingga terasa lumayan pedas namun beraroma smoky.

Ponorogo

Selesai makan siang, kami singgah ke Masjid Agung dan Alun-alun Ponorogo yang berada dalam satu kompleks. Alun-alun Ponorogo terlihat ramai dengan pedagang dan juga terdapat toko oleh-oleh disekitarnya yang menjual aneka pakaian dan topeng reog untuk anak-anak dampai dewasa. Saya pun akhirnya membeli untuk oleh-oleh ponakan di Solo😉

Setelah puas berjalan-jalan kamipun melanjutkan perjalanan kembali. Kami menuju ke Madiun untuk selanjutnya melanjutkan perjalanan ke Solo melalui jalan tol yang lancar jaya bebas hambatan. Akhirnya kami sampai di kota Solo sekitar pukul 8 malam. Secara keseluruhan hari terakhir ini kami menempuh perjalanan sejauh 259 km dari total perjalanan kami 430km

Itulah tiga postingan hasil rangkuman perjalanan kami selama tiga hari. Terima kasih sudah berkenan membaca cerita kami semoga menghibur. Sampai bertemu kembali di cerita selanjutnya 💗

2 komentar

  1. Eh sori ini berarti pakai mobil ya mba, Krn masuk jalan tol 😅🙏. Kirain tadi motor. Di mindset ku kalo touring biasanya motoran 😁

    Seruuuu yaa. Aku sih masih mau bgt kalo road trip gini kliling Jawa. Tapi Krn Jawa udh pernah, aku pengennya sumatera, sampe ke Medan tempat ortuku. Cuma waktunya blm pas, Krn butuh cuti panjang pastinya 😄

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha iyaa mbaaaa...harusnya "Road Trip" yachhh hihihi..

      waaaa seru tu mbakkk kalo ke sumatera medan ke danau toba ya mba ke pulau samosir :)

      Hapus
Salam Kenal
erykaditya
Travelling, Kuliner & Lifestyle
Arsip Blog
Komunitas
Emak Blogger Blogger Perempuan
Ibu Ibu Doyan Nulis Female Blogger Banjarmasin
Popular Posts