Kuliner Tempoe Doeloe Serba Kandas Khas Dayak


Membahas kuliner daerah memang tidak ada habisnya terutama untuk yang senang mencoba kuliner otentik khas suatu daerah. Masih melanjutkan cerita kuliner di Palangkaraya, setelah kemarin kami mencoba kuliner di Kampung Lauk maka keesokan harinya setelah check out dari hotel kami mencoba salah satu kuliner otentik lainnya yaitu Serba Kandas. Kandas?? Iya kandas tapi kandas disini bukan berarti kandas dalam Bahasa Indonesia yang berarti gagal. Kandas disini adalah Bahasa Dayak yang berarti sambal.

Kuliner Tempoe Doeloe Serba Kandas

Restoran Serba Kandas mempunyai nama lengkap RM Kuliner Tempoe Doeloe Serba Kandas atau yang dalam Bahasa Indonesia berarti Serba Sambal. RM Kuliner Tempoe Doeloe Serba Kandas beralamatkan di Jl Kutilang no 54 Palangkaraya. Lokasinya memang agak tersembunyi karena berada dalam kompleks perumahan warga. Sesuai dengan namanya maka RM Serba Kandas meyajikan aneka masakan khas suku dayak yaitu berbagai kandas/sambal yang diolah dalam cobek dengan berbagai bahan campuran dari rempah-rempah, sayuran serta ikan. Selain aneka kandas/sambal juga terdapat berbagai sayuran khas Dayak lainnya.

RM Serba Kandas ini biasanya dijadikan destinasi kuliner wajib bagi para wisatawan luar kota. Ada foto-foto yang dipajang di RM Serba Kandas terlihat beberapa artis ibukota yang telah mencoba kuliner Serba Kandas ini. Saat kami datang terlihat rumah makan tidak begitu ramai mungkin karena kami datang pada hari kerja yaitu hari senin, mungkin beda cerita jika kami datang pada saat weekend atau hari libur. 

Kuliner Tempoe Doeloe Serba Kandas

Area makan di RM Serba Kandas ada 3 area yaitu area teras, tengah dan dalam yang merupakan area ruangan ber-AC. Kami pertama memutuskan untuk duduk di teras tapi ternyata cuaca yang begitu panas membuat kami beralih keruangan yang ber-AC agar lebih nyaman. Setelah mendapatkan tempat duduk yang nyaman kami kemudian mulai membuka buku menu memilih-milih yang sekiranya cocok untuk kami yang orang jawa. 

Kuliner Tempoe Doeloe Serba Kandas

Seperti yang sudah saya sebutkan tadi, RM Serba Kandas menyediakan berbagai kandas/sambal khas Kalimantan Tengah yang diolah bersama dengan berbagai sayuran dan ikan. Beberapa nama sayuran dan ikan terlihat asing untuk saya mungkin karena ini adalah jenis ikan dan sayuran khas yang hanya ada di Kalimantan Tengah seperti kandas singkah patok, singkah rua dll. Karena ada berbagai nama yang sangat asing bagi kami, maka kami memilih beberapa yang terasa familier agar tidak salah pilih๐Ÿ˜Š. Akhirnya kami memesan ikan pating goreng, kandas seray, sop rotan serta es jeruk. Sebenarnya kami juga memesan kandas ayam namun ternyata untuk ayam sedang kosong.

Penyajian menu tidak perlu menunggu lama mungkin karena sedang tidak ramai jadi pelayanannya lebih cepat. Yang pertama datang tentu saja minuman yaitu es jeruk. Ternyata es jeruknya disajikan dalam gelas yang besar mungkin 2x nya dari gelas yang biasa di warung hehe dan waktu saya cicip ternyata agak asem menurut saya yang lebih suka minuman manis namun lumayan segar untuk melepas dahaga ditengah cuaca Kalimantan yang cukup terik.

Setelah minuman, kemudian datanglah makanan yang kami pesan. Makanan yang dipesan tersebut sudah lengkap dengan nasi yang disajikan dalam sebuah panci dengan sendok kayu. Saat mengamati hidangan yang disajikan saya agak kaget waktu melihat ikan patin goreng yang ternyata lumayan besar. Ikan patinnya ini bagian kepala jadi terlihat besar sekali meskipun sebenarnya dagingnya mungkin hanya setengahnya ๐Ÿ˜Š. Ikan patin digoreng dengan tepung, meskipun menggunakan tepung tapi terlihat matang sampai kedalam. Tepung bumbunya juga berasa gurih renyah, daging patinnya empuk gurih dan ternyata banyak lemaknya. Ikan patin goreng ini disajikan lengkap dengan sambal bawang juga.

Kuliner Tempoe Doeloe Serba Kandas

Kandas yang kami pesan adalah kandas seray atau sambal serai. Setelah saya coba sekilas mirip sambal matah yaitu sambal khas bali karena sama-sama menggunakan serai sehingga memberikan aroma yang hampir sama. Kalau sambal matah disiram dengan minyak berbeda dengan kandas seray. Kandas seray ini kalau tidak salah menurut indra pengecap saya terdiri dari cabai, bawang merah dan serai yang diuleg dan mempunyai rasa yang tidak terlalu pedas menurut saya.

Menu yang saya coba selanjutnya adalah sop rotan. Sop rotan?? Iya kayu yang biasa digunakan untuk bahan membuat meja kursi dll iyaa sop rotan. Tapi tentu yang dipilih untuk bahan sop adalah rotan yang masih sangat muda sehingga tidak keras. Sebenarnya saat di Kampung Lauk kemarin juga menyediakan sop rotan namun kami belum mencobanya disana sehingga saat di RM Serba Kandas kami ingin mencoba sop otentik ini. Pertama saya coba kuahnya lumayan segar hangat dan gurih sekilas mirip kuah soto namun sedikit berbeda. Kemudian saya mencoba rotannya, saya gigit sedikit rotannya dan ternyata berasa pahit. Akhirnya saya beberapa kali cuma mengambil kuahnya saja tanpa rotan karena rasanya yang pahit๐Ÿ˜€.

Selesai menikmati hidangan kamipun bersantai sejenak sebelum kembali melanjutkan perjalanan pulang ke Banjarmasin. Saya kemudian menuju kasir untuk membayar pesanan kami tersebut. Ternyata pesanan kami tersebut bisa dibilang tidak terlalu mahal, karena total pesanan kami hanya 60k. Apalagi melihat ikan patinnya yang lumayan besar saya kira harganya bisa 100k lebih. Saya jadi kepikiran mungkin kuliner di Palangkaraya lebih murah daripada di Banjarmasin๐Ÿ˜€.

Buat teman-teman yang berkunjung ke Palangkaraya saya rasa wajib mencoba kuliner khas dayak di RM Tempoe Doeloe Serba Kandas ini. Meskipun hanya sekali namun akan menambah pengalaman kuliner kita dengan berbagai masakan yang mungkin tidak akan kita temukan di tempat lain. 

Sekian dulu cerita saya, terima kasih sudah membaca dan nantikan cerita kami selanjutnya tentang kota Palangkaraya๐Ÿ’š๐Ÿ’š

12 komentar

  1. kulinernya keliatan enak dan menarik. Boleh dicoba nih kuliner khas Dayak. Terima kasih postingannya gan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama sama kak..semoga bermanfaat jd bahan referensi kalo ke palangkaraya ๐Ÿ˜Š

      Hapus
  2. Artikel kulinernya keliatan enak dan menarik. Boleh dicoba nih kuliner khas Dayak. Terima kasih postingannya gan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama sama kak..semoga bermanfaat jd bahan referensi kalo ke palangkaraya ๐Ÿ˜Š

      Hapus
  3. Terimakasih berkat review Mimin saya bisa punya tempat baru untuk mencoba makan khas daerah di Kuliner Tempoe Doeloe Serba Kandas Khas Dayak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dicoba ya kak nanti kalo ke palangkaraya๐Ÿ˜‰

      Hapus
  4. Nah memang kuliner yang seperti ini harus dilestarikan bukan makanan luar negeri yang dibangga-banggakan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget kak..harus bangga dengan ciri khas Indonesia..kalo bukan kita sendiri siapa lagi kan ๐Ÿ˜Š

      Hapus
  5. Artikel ini sangat menarik! Kuliner Tempoe Doeloe Serba Kandas Khas Dayak membawa kita dalam petualangan kuliner yang menggugah selera, mengingatkan kita akan kekayaan budaya Dayak yang luar biasa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Budaya yang sepertinya belum banyak di ekspose perlu dilestarikan agar semakin mendunia ya kak ๐Ÿ˜Š

      Hapus
  6. Naaah ini bakal jadi restoran fav ku siiih, karena serba sambal ๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„๐Ÿ˜. Aku tuh pecinta berat sambel mba , lidah batakku memang ga bisa kalo ga makan pedas hahahah ๐Ÿคฃ

    Tapi kita beda nih, kalo kesana udh pasti aku bakal pilih sambel yg unik, ga pernah didenger dan blm dicoba ๐Ÿ˜. Biar ga penasaran. Mau rasanya enak atau ga, itu urusan belakangan , yg penting tau rasanya ๐Ÿ˜„

    Aku penasaran juga Ama SOP rotan. Ga pernah nyobain rotan muda ๐Ÿ˜…. Lebih pahit itu atau pahitan pare mba๐Ÿ˜?. Soalnya pare pahit aku suka bangettt

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oalahhhh mb fanny dr batak tooo..ya pasti lah yaa suka yang pedas pedas yg nampol di lidah ๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…
      Cocok nie mb serba kandas..bisa cobain semuanya deh nanti ๐Ÿ˜
      Iyaa mb kmrn mo cobain yga aneh2 takutnya gak kemakan loo..secara cuma berdua gak ada bekingan yg bisa bantuin habisin ๐Ÿ˜…
      Dibandingin sama pare ya mba? Sptnya pahitan pare sie mba..secara aku juga gak doyan pare haha

      Hapus
Salam Kenal
erykaditya
Travelling, Kuliner & Lifestyle
Arsip Blog
Komunitas
Emak Blogger Blogger Perempuan
Logo Komunitas BRT Network Female Blogger Banjarmasin
Popular Posts