Tinggal di luar kota/pulau kadang menimbulkan rasa kangen dengan kampung halaman. Salah satu yang pasti membuat rindu adalah aneka masakan di tempat asal kita. Seperti juga yang saya rasakan saat saya tinggal di daerah lain. Dan ketika tinggal di Banjarmasin ini saya juga merasakan hal sama, apalagi masakan di Banjarmasin memang berbeda dengan masakan khas Jawa. Namun untungnya saya menemukan salah satu kuliner khas Solo di kota Banjarmasin. Kuliner tersebut adalah Gudeg Solo Bu Joko. Saya mengetahui kuliner ini dari seorang teman dari Solo yang sudah lama tinggal d Banjarmasin.
LOKASI & JAM OPERASIONAL
Gudeg Solo Bu Joko berlokasi di daerah perumahan, lebih tepatnya di Jl Agastis III no 6 Sungai Miai Banjarmasin. Meskipun terletak di perumahan namun mudah ditemukan karena terdapat banyak papan petunjuk yang mengarah ke Rumah Makan Gudeg Solo Bu Joko. Berlokasi di teras rumah yang luas dengan kursi meja kayu berukir membawa kesan yang "njawani" di Rumah Makan Gudeg Solo Bu Joko.
Gudeng Bu Joko buka setiap hari dan dibagi menjadi 2 shift, yaitu :
- Pagi buka dari jam 06.00 - 13.00 WITA
- Malam buka dari jam 17.00 - 21.00 WITA
Gudeg Bu Joko menyediakan Gudeg lengkap dengan sambel goreng, telur coklat, ayam suwir dan aneka lauk lainnya. Ayam yang digunakan adalah jenis ayam kampung. Selain menyediakan nasi gudeg juga menyediakan bubur gudeng, nasi liwet, salad solo, nasi pecel dll. Khusus hari Sabtu dan Minggu pagi, Gudeg Solo Bu Joko menyediakan bubur manis khas Solo yang terdiri dari bubur sumsum, bubur mutiara, bubur ketan hitam dan lainnya.
Gudeg Solo Bu Joko juga menyediakan beberapa minuman khas Jawa diantaranya adalah wedang ronde, teh kampul dan wedang jahe. Sebagai pelengkap terdapat beberapa aneka sate tusuk seperti sate uritan, sate paru, sate babat, sosis solo dll. Harga di Gudeg Solo Bu Joko cukup bersahabat, untuk porsi normal berkisar antara 15rb-23rb.
![]() |
| Nasi Gudeg Suwir |
Kebetulan saya sudah mencoba Gudeg Solo Bu Joko dua kali, saat pertama dulu saya datang waktu pagi dan mencoba nasi gudeg. Kali kedua saya datang saat malam dan mencoba nasi liwetnya. Malam itu kami memesan nasi gudeg suwir, nasi liwet suwir serta teh kampul. Yang saya suka dengan Gudeg Solo Bu Joko salah satunya adalah dari segi penyajian. Untuk nasi liwet dan nasi gudeg yang kami pesan disajikan dalam pincukan daun pisang sehingga terasa lebih sedap. Minuman juga di sajikan dalam cangkir blirik sehingga memberi kesan jawa tempo dulu😊
![]() |
| Nasi Liwet Suwir & Teh Kampul |
Penyajian nasi gudeg cukup lengkap terdiri dari nasi, suwiran ayam, gudeg, telur coklat, tempe bacem dan sambel goreng krecek. Untuk nasi liwetnya juga hampir mirip yaitu nasi liwet, suwiran ayam, telur coklat, sambal dan sambel goreng labu siam. Rasa gudeg nya menurut saya pas dan tidak terlalu manis. Sambal goreng krecek ataupun labu siamnya juga tidak terlalu pedas sehingga pas menurut saya.
Nasi liwet saya rasakan sedikit berbeda dengan nasi liwet yang biasa saya beli di Solo. Nasi liwetnya terlalu pulen dan kurang gurih jika dibandingkan nasi liwet di Solo. Namun secara keseluruhan saya cukup menyukai masakan di warung Gudeng Solo Bu Joko ini, mengobati rasa kangen dengan kuliner Solo😉
Selain masakan dan penyajiannya yang menggugah selera ada beberapa hal lain yang menjadi nilai tambah Rumah Makan Gudeg Solo Bu Joko. Tempatnya yang bersih dan juga area parkir yang cukup luas di belakang memberikan kenyamanan tersendiri. Tersedia juga toilet yang bersih di dekat area parkir. Para pelayan yang sigap dan ramah membuat kita merasa diperhatikan dengan baik. Mungkin lain waktu saat saya kembali ke Gudeg Solo Bu Joko saya ingin mencoba Selad Solo atau nasi pecelnya sehingga bisa merasakan semua menunya😀.
Sekian cerita kuliner Solo saya di Banjarmasin, terima kasih sudah membaca dan sampai bertemu di cerita lainnya💚💚





