adjQDGiw9zV3ZrtlDmdv0xUy2YCAW5gNJ7prCidQ

Nasi Ayam Bu Sami, Pilihan Kuliner Malam di Semarang

Menemukan kuliner malam di Semarang bukanlah hal yang sulit. Cukup melipir ke Simpang Lima maka kita akan menemukan Nasi Ayam Bu Sami yang legendaris
Nasi Ayam Bu Sami Semarang

Sedang berada di Semarang dan tiba-tiba berasa lapar di tengah malam?? Jangan khawatir karena di Semarang ada salah satu kuliner malam yang akan mengatasi rasa lapar kita. Salah satu kuliner malam yang bisa kita coba adalah Nasi Ayam khas Semarang.

Seperti yang kami alami malam itu. Selepas acara event di kawasan Pantai Marina yang selesai sekitar pukul 23.00 WIB, perut makin berasa keroncongan. Maklum malam itu kami memang belum makan malam, hanya beli camilan sebagai pengganjal selama event berlangsung. Setelah mencari-cari rekomendasi kuliner malam, akhirnya kami menemukan Nasi Ayam Bu Sami.

Lokasi dan Jam Buka

Nasi Ayam Bu Sami berlokasi di kawasan Simpang Lima Semarang, sehingga sangat mudah untuk kita temukan. Lebih tepatnya berada di Pojok Matahari. Sepertinya karena berada di depan Plasa Simpang Lima yang ada Toko Retail Matahari sehingga disebut Pojok Matahari.

Nasi Ayam Bu Sami ini terletak di trotoar jalan dengan menggelar tikar sebagai alasnya. Lokasi Nasi Ayam Bu Sami memang sedikit tersembunyi sehingga jangan sampai terlewat. Di kawasan Simpang Lima sendiri memang banyak tenan kuliner di sepanjang trotoar tersebut. Saat kami kesana terlihat sedang ada acara MTQ Nasional 2026 sehingga tampak ramai dan beberapa sisi trotoar ditutup dengan pembatas. 

Dari banner yang terpasang, Nasi Ayam Bu Sami buka setiap hari dari pukul 22.30 - 05.30 WIB. Nasi Ayam Bu Sami ternyata sudah berdiri sejak tahun 1975, sudah melewati lebih dari 5 dasawarsa. Dan saya yakin, pasti sebelum pagi, nasi ayam ini pasti sudah terjual habis. Kuliner malam seperti ini biasanya menjadi salah satu kuliner yang juga diincar para wisatawan.

Mencicipi Nasi Ayam

Nasi Ayam Bu Sami Semarang

Malam itu kami sampai di kawasan Simpang Lima sekitar tengah malam pukul 24.00 WIB. Dengan panduan gmaps kami langsung menemukan letak Nasi Ayam Bu Sami. Lokasinya memang agak masuk ke dalam, tertutup pepohonan taman di trotoar jalan. Saat itu terlihat banyak kendaraan yang parkir disekitarnya. 

Begitu masuk kita langsung melihat ibu penjual yang duduk di sebuah kursi kecil dan makanan juga diletakkan di depannya. Terlihat sudah ada beberapa antrian di sana. Di sisi kanan kiri penjual terdapat deretan tikar yang tampak sudah penuh dengan pembeli yang tengah menikmati hidangannya. 

Pembeli bisa langsung memesan dan memilih lauk yang diinginkan saat sudah dapat antrian. Saat itu saya memesan dua porsi dengan lauk telur dan ayam. Setelah mendapatkan makanan maka kami memilih tempat duduk yang masih tersedia. Kami memilih tempat duduk tepat di sisi samping penjual yang kebetulan pembeli sebelumnya sudah selesai. Untuk pembayaran bisa dilakukan jika sudah selesai makan

Saat pertama kali mendengar nama nasi ayam, saya berpikir mirip nasi ayam lalapan dengan sambal namun ternyata nasi ayam yang dimaksud adalah semacam nasi liwet ala Solo. Dan nasi liwet ini berbeda dengan nasi liwet ala Sunda yang biasanya lengkap dengan aneka lauk, sambal dan lalapan.

Nasi Ayam Bu Sami Semarang
Nasi Ayam Bu Sami Semarang

Satu porsi nasi ayam Semarang terdiri dari nasi liwet (nasi gurih) yang disiram kuah opor dan juga kuah aren. Kemudian dilengkapi dengan sayur labu siam, krecek, telur bulat, tahu bacem dan suwiran ayam. Disini kita juga bisa menambah lauk ayam seperti paha, sayap, kepala dan lain-lain. Sebagai pelengkap juga terdapat beberapa lauk sate seperti uritan. ati dan ampela ayam.

Setelah saya icip, rasanya memang seperti nasi liwet Solo. Nasinya terasa gurih apalagi setelah ditambah dengan berbagai kuah. Untuk kuah sayur juga tidak terlalu pedas sehingga kita bisa menambah sambal yang tersedia agar lebih nikmat. Secara keseluruhan memang mirip dengan nasi liwet Solo. 

Untuk setiap porsi nasi, saya kurang tahu berapa harganya. Namun untuk dua porsi nasi ayam, satu dengan telur dan satu dengan telur dan sayap, kemudian satu air mineral dan satu kerupuk total adalah 63k. Harga yang cukup ramah di kantong menurut saya. Pembayaran bisa menggunakan uang tunai maupun QRIS.

Pilihan Wajib Kuliner Malam

Melihat jam buka Nasi Ayam Bu Sami, bisa dipastikan ini memang salah satu pilihan kuliner malam untuk teman-teman yang sedang singgah di kota Semarang. Salah satu pilihan comfort food karena setiap orang pasti menikmati kuliner nasi ayam ini. 

Untuk yang tidak suka pedas bisa meminta hanya menggunakan kuah opor saja tanpa sayur labu siam. Bagi penyuka pedas bisa tambahkan sambal sesuai dengan level pedas yang diinginkan. Untuk satu porsi nasi juga tidak terlalu banyak, rasanya pas jika disantap kala malam. Bahkan saya melihat tampak beberapa pembeli pria sempat menambah porsi nasi ayam. 

Jadi sudahkah teman-teman mencicipi Nasi Ayam khas Semarang ini???

Terima kasih sudah membaca dan sampai bertemu di cerita selanjutnya 💗💗

21 komentar
  • AlineaLala
    AlineaLala
    Ternyata lokasinya di Simpang Lima. Pas aku ke Semarang jujur emang belum explore area simpang lima nih.

    Oalah, baru tau kalau Nasi Ayam Bu Sami ini bentuknya beda. Kirain macam pecak ayam, ada lalapan, dan sambal. Ternyata pake kuah ya. Unik dan menarik. Kalau dari tahun berdiri, ini sih termasuk makanan legendaris ya.

    Penasaran sih dengan rasanya. Apalagi pake labu siam juga.
    Balas
  • Ainun
    Ainun
    belum ada kesempatan buat explore Semarang, banyak banget list kulineran kalau ke Semarang, termasuk nasi ayam ini. awalnya kalau mendengar nama menu nasi ayam pasti ngiranya nasi lalapan,aku juga gini mbak.
    Dan sebutan nasi ayam di tiap tempat bisa beda.
    ini kalau liat dari fotonya, bisa aja di kotaku disebut nasi campur.

    pengen tau nih rasa nasi ayam khas dari Semarang kayak apa
    • erykaditya
      erykaditya
      hahaha iyaaa mbaa waktu disebut nasi ayam pikirku nasi lalapan..trus suami ku bilang nasi liwet ini tak bilangkok tadi katanya nasi ayam wkwkwk udah tanda tanya aja di kepala sampe akhirnya liat sendiri baru ngeh oalahhh ini tooo hahhaa
    Balas
  • Dee_Arif
    Dee_Arif
    Wah, ini beneran kuliner malam ya judulnya. Bukanya aja baru jam 22.30. Ini pas buat sahur klo puasa, hehe. Klo ke Semarang, nanti aku coba mampir ah
    Balas
  • Alienda
    Alienda
    Nasi ayam Bu Sami ini kelihatannya sederhana tapi malah bikin penasaran karena ciri khasnya ya. Apalagi makannya malam-malam, biasanya justru yang begini nih yang nagih yo 😄 Kalau ke Semarang, kayaknya wajib ke sini aku
    Balas
  • Asri M Lestari
    Asri M Lestari
    Aku belum pernah ke Semarang tapi sering dengar simpang lima. Ternyata kalau malam pun masih ramai dengan penjaja makanan ya. Salah satunya Nasi Ayam Bu Sami ini. Seru sih makan sambil lesehan di trotoar. Dilihat dari foto aja nasinya kayak nikmat.

    Makan modelan di trotoar ini jadi ingat waktu ke Lamongan mencari nasi boran di sekitar alun-alun.
    • erykaditya
      erykaditya
      nasi boran ini macam apa mbaa?? aku baru ini denger nasi boran,,malah jadi penasaran :)
    Balas
  • Aprillia Ekasari
    Aprillia Ekasari
    Wow Simpang Lima ramai yaaa sampai malam. Berarti bener2 pusat kegiatan masyarakat dan turis nih. Asal aman aja hehe. Semoga tahun depan bisa liburan ke Semarang aamiin :D
    Nasi ayam Bu Sumi ya namanya, noted, kudu mencarinya kalau ke Simpang Lima :D
    Iya yaaa kek nasi liwet ala Solo.
    Malah dulu yang nasi liwet ala Solo aku pikir tu liwetan ke orang Jabar haha. Emang beda2 istilah ya mbak :D
    5 dasawarsa maksudnya mbak? Kalau 50 kan jadi 500 tahun hehe. Wih legend banget berarti yaaa. Udah generasi kedua ya atau bahkan ketiga yang jualan?
    Wah harganya beneran ramah kantooongg. Duh mana aku bacanya sebelum sarapan. Aku suka banget nasi2 yang humble gitu dimakan di tempat yang enak di Jawa sana haha. Apalagi banyak pilihan pelengkapnya nyaaamm :D
    Balas
  • Aprillia Ekasari
    Aprillia Ekasari
    Wow Simpang Lima ramai yaaa sampai malam. Berarti beenr2 pusat kegiatan masyarakat dan turis nih. Asal aman aja hehe. Semoga tahun depan bisa liburan ke Semarang aamiin :D
    Nasi ayam Bu Sumi ya namanya, noted, kudu mencarinya kalau ke Simpang Lima :D
    Iya yaaa kek nasi liwet ala Solo.
    Malah dulu yang nasi liwet ala Solo aku pikir tu liwetan ke orang Jabar haha. Emang beda2 istilah ya mbak :D
    5 dasawarsa maksudnya mbak? Kalau 50 kan jadi 500 tahun hehe. Wih legend banget berarti yaaa. Udah generasi kedua ya atau bahkan ketiga yang jualan?
    Wah harganya beneran ramah kantooongg. Duh mana aku bacanya sebelum sarapan. Aku suka banget nasi2 yang humble gitu dimakan di tempat yang enak di Jawa sana haha. Apalagi banyak pilihan pelengkapnya nyaaamm :D
    • erykaditya
      erykaditya
      Simpang lima memang jadi daerah jujugan wisatwan mbaa sepertinya banyak kegiatan kemasyarakatan disana macam pasar malam gt deh...trus di pinggirny aitu banyak kulineran...trus sekitarnya banyak hotel dan mall juga sie
      Iyaa mbaa 5 dasawarsa.,,terima kasih buat koreksinya yaa :)
    Balas
  • Ariefpokto
    Ariefpokto
    Saya pernah makan di sini dan saya cocok dengan rasanya karena variasi rasa di sana itu memang sedap adanya apalagi sambal dan juga ayamnya mantap sekali cocok buat yang kulineran malam apalagi lokasi strategis
    Balas
  • Ditopuccino
    Ditopuccino
    Kalau udah ngomongin kuliner malam Semarang, nasi ayam emang susah dilewatkan.

    Yang menarik justru warung seperti Bu Sami begini—nggak perlu tampilan mewah untuk bikin orang datang dan penasaran.

    Kadang kuliner malam yang sederhana malah punya cerita dan rasa yang lebih nempel di ingatan.

    Jadi pengin ikut wara-wiri kuliner malam di Semarang nih mbak Eryka, hehe.
    Balas
  • Tukang jalan jajan
    Tukang jalan jajan
    rasanya mirip nasi liwet Solo tapi ada sensasi kuah arennya yang khas, bikin penasaran sama perpaduan gurih manisnya. Duduk lesehan di trotoar sambil menikmati hangatnya makanan tengah malam di Semarang pasti syahdu banget suasananya. Apalagi harganya ramah di kantong dan sudah legendaris dari tahun 1975, pantas saja selalu ramai pembeli.
    Balas
  • Bambang Irwanto
    Bambang Irwanto
    Wah, pas ke Semarang dan mampir ke Simpang Lima, saya tidak menemukan nasi ayam Bu Sami ini, mbak. Mungkin saya yang kurang fokus hehehe. tapi ini sangat membantu bagi yang mencari makan atau kelaparan saat tengah malam ya. Kalau lihat fotonya, kayaknya porsinya memang kurang banyak buat para cowok. kayaknya saya juga akan nambah seporsi lagi hehehe.
    Balas
  • fanny Nila (dcatqueen.com)
    fanny Nila (dcatqueen.com)
    Belum cobaaaa. Aku tiap ke Semarang itu ga pernah lama mba. Jadi ga banyak kuliner di sana yang udah aku icip.

    Kalau baca deskripsi mba, rasanya mirip nasi liwet solo, berarti aku kebayang kayak apa. Cuma nasi ayam Semarang ini kayaknya lauk dan topping lebih beragam yaaa..kalah nasi liwet solo kan jauh lebih simple.

    Aku pastinya hrs pedes, supaya bisa lebih nikmat 😄👍
    Balas
  • rejekingalir.com
    rejekingalir.com
    Kalau menyantap kuah opor, sudah pernah. Tapi kalau kuah aren yang bercampur dengan nasi, daku belum mencoba.
    Sepertinya ada rasa gurih yang tercipta ya kak.
    Mantap sih ini kulineran malam dengan nasi ayam yang bikin momen dinner jadi ga bikin galau sampai keesokan pagi, alias ga buru² kukuruyuk di dalam sistem cerna hehe
    Balas
  • Andri Marza
    Andri Marza
    Nasi Liwet Semarang itu apakah mirip dengan Nasi Liwet yang ada di Solo? Soalnya jujur, nasi liwet Solo kurang pas di lidah saya. Kalau lihat di gambar ada krechek, sepertinya OK sih. Harga 60-an ya, dapat dua? Worth it kalau ayamnya besar sama isiannya banyak.
    • erykaditya
      erykaditya
      Iyaa mas bener ini mirip banget dengan nasi liwet solo,,kalo suka dengan nasi liwet solo pasti suka dengan nasi ayam ini bedanya cuma lebih beragam aja isiannya...
      Tapi kalo mas andri gak suka nasi liwet solo bisa jadi gak bakal cocok sama nasi ayam ini ;)
    Balas
  • Tian Lustiana
    Tian Lustiana
    kuliner malam di Semarang memang selalu menarik untuk dijelajahi. Nasi Ayam Bu Sami ini kelihatannya sederhana, tapi justru menu seperti ini yang biasanya bikin penasaran karena punya cita rasa khas dan cerita tersendiri. Jadi pengin mampir langsung kalau sedang main ke Semarang, apalagi menikmati nasi ayam hangat di malam hari pasti cocok banget.
    Balas
  • Okti Li
    Okti Li
    Ini home made semuanya. Pasti enak. Apalagi Bu Sami pasti Sidah berpengalaman dalam meracik bumbu dan memasak semua menunya
    Nasi Ayam Bu Sami di kawasan Simpang Lima Semarang, pasti banyak yang merekomendasikan secara lokasinya saja sudah strategis
    Kalau sedang liburan ke Semarang, apalagi main ke Simpang Lima bakalan Midah nih mencarinya
    Balas
  • Rahmah 'Suka Nulis' Chemist
    Rahmah 'Suka Nulis' Chemist
    Tempat yang selalu ingin saya kunjungi, Simpang Lima Semarang
    Hanya saja belum kesampaian sama seperti Bandung
    Tapi aku percaya bahwa pasti ke sana meski menunggu
    Banyak kuliner bisa dieksplor
    Balas