Berawal dari ngobrol dengan seorang teman tentang wahana flying fox, sepeda gantung dan jembatan kaca yang ada di daerah Kemuning tepatnya di Kemuning Sky Hills, maka saya menjadi tertarik untuk mencobanya. Sebelumnya saya juga pernah naik sepeda gantung namun di daerah Tawangmangu. Memang kedua daerah tersebut berdekatan dan sama-sama berlokasi di Kabupaten Karanganyar.
Kabupaten Karanganyar mempunyai banyak wisata alam yang bisa kita kunjungi. Lokasinya yang hanya berjarak satu jam dari kota Solo menjadikannya sebagai tempat wisata utama bagi warga Solo dan sekitarnya. Beberapa lokasi wisata di daerah Karanganyar juga pernah saya tuliskan sebelumnya, seperti Candi Sukuh, Bukit Mongkrang, Tenggir Park dan beberapa tempat lainnya.
Tentang Kemuning Sky Hills
Dari namanya bisa disimpulkan bahwa tempat wisata ini semacam perbukitan yang berada di tepi langit. Wisata Kemuning Sky Hills menyuguhkan pemandangan alam yang memanjakan mata. Dengan hamparan kebun teh yang luas di ketinggian antara 800-1540mdpl.
Tempat wisata yang baru dibuka pada tahun 2023 ini sampai sekarang masih menjadi salah satu destinasi yang diminati wisatawan. Meskipun sudah sering mendengar tentang lokasi wisata ini, namun baru beberapa saat yang lalu saya mengunjunginya selepas dari Museum Tohir Solo.
Selain menikmati pemandangan alam, Kemuning Sky Hills cocok untuk pengunjung yang ingin merasakan sensasi adrenalin. Seperti yang saya sebutkan diatas, Kemuning Sky Hills mempunyai banyak pilihan wahana. Diantaranya adalah Jembatan Kaca, Sepeda Gantung, Ayunan Langit, Kereta Gantung, Seluncuran Pelangi dll. Kemuning Sky Hills juga menyediakan paket Jeep Tour yang mengelilingi kebun teh di sekitar Kemuning.
Lokasi dan Harga Tiket
Kemuning Sky Hills berlokasi di daerah Ngargoyoso Karanganyar. Untuk sampai di Kemuning Sky Hills akses jalan sangat mudah dan kita tinggal mengikuti sesuai dengan gmaps. Jalan yang dilalui memang sedikit menanjak dan berliku, namun semua jalan sudah beraspal dengan bagus.
Kemuning Sky Hills buka setiap hari dari jam 08.00 - 19.00 WIB. Harga tiket masuk juga cukup murah hanya 10k saja. Namun jika kita ingin memasuki wahana ada tambahan tiket yang harus dibeli. Saat itu kami memasuki wahana Jembatan Kaca dengan harga tiket @30k dan Sky View juga @30k.
Harga tiket di Sky View sudah termasuk wahana didalamnya yaitu Jembatan Gantung, Gardu Pandang, Sepeda Gantung, Ayunan Langit dan juga Kereta Gantung. Namun sayang saat kami disana, untuk kereta gantung sedang dalam proses perawatan.
Pengalaman Uji Adrenalin
Kami sampai di Kemuning Sky Hills siang hari sekitar pukul 13.00 WIB. Meskipun cuaca sedang terik tapi tidak menyurutkan niat kami untuk mengekpsplore semua wahana yang ada disana. Setelah membeli tiket masuk, kami langsung menuju ke arena Jembatan Kaca.
Jembatan Kaca
Saat itu kami berenam, namun sayang ponakan saya yang kecil takut untuk mencoba wahana Jembatan Kaca. Akhirnya kami hanya membeli empat tiket masuk wahana, karena ponakan saya tidak mau masuk sehingga harus ditemani oleh ayahnya untuk menunggu.
Saat hendak masuk ke area jembatan kaca, maka pengunjung harus melepas alas kaki terlebih dahulu. Terdapat beberapa rak alas kaki yang sudah disiapkan agar tampak lebih rapi. Siang itu terlihat di jembatan kaca banyak pengunjung yang sedang melintas namun terlihat masih dalam batas normal.
Jembatan kaca ini mempunyai panjang kurang lebih 65m dengan ketinggian sekitar 60m. Saat posisi masih diawal jembatan, semua terlihat biasa saja. Namun saat langkah kaki semakin ditengah maka saya merasa adrenalin sedikit terpacu meskipun masih dalam batas normal dan tidak ada rasa was-was. Tapi saat kepala menunduk dan melihat jarak yang lumayan tinggi dari tanah, timbul sedikit deg-degan. Apalagi saat berpapasan dengan orang lewat, maka jembatan kaca terasa sedikit memantul.
Pelan namun pasti akhirnya kami sampai juga di ujung jembatan. Beberapa bagian jembatan ada yang di lapisi rumput sintetis, lumayan untuk berpijak. Karena cuaca yang sedang terik maka beberapa bagian jembatan terasa sangat panas. Setelah puas menikmati pemandangan diujung jempatan dan tak lupa mengabadikan beberapa gambar, maka kami berjalan balik.
Di area jembatan juga terdapat petugas fotografer yang akan mengabadikan momen saat berada di atas jembatan. Saat kami lewat terlihat beberapa rombongan ibu-ibu yang menggunakan jasa tersebut. Sang fotografer tampak fasih mengarahkan gaya. Jasa fotografer ini berbayar, namun saya lupa berapa besaran biayanya karena kami juga tidak menggunakan jasa fotografer.
Bukit Teletubbies
Dari jembatan kaca, kami berjalan ke arah seberangnya. Terdapat sebuah bukit dimana pengunjung bisa berfoto dengan badut yang menggunakan kostum teletubbies. Beberapa anak tampak tertarik berfoto bersama. Mereka yang menggunakan jasanya bisa memberikan tips seikhlasnya.
Dibawah bukit teletubbies terdapat area perosotan pelangi dan juga kereta kebun. Jika ingin naik kedua wahan ini maka pengunjung harus membeli tiket terlebih dahulu. Masing masing wahana tersebut tmempunyai tiket terpisah dengan harga @20k.
Sky View Kemuning
Disamping area kereta kebun adalah area Sky View Kemuning. Untuk masuk ke area ini, kita harus membeli tiket masuk sebesar @30k. Dengan membeli tiket tersebut maka kita bisa bebas mencoba semua wahana yang ada di dalamnya sepuasnya.
Wahana yang pertama kita jumpai adalah sebuah jembatan gantung. Jembatan ini terbuat dari papan dan tali. Untuk keamanan maka hanya dibatasi tiga orang setiap kali melintas. Di sini juga ada petugas yang berjaga memastikan keselamatan pengunjung. Ada juga jasa fotografer untuk membantu mengambil gambar saat melintasi jembatan gantung.
Dari jembatan gantung kita diarahkan menuju menara pandang. Di menara pandang ini kita bisa melihat hamparan luas kebun teh. Di area ini juga terdapat kereta gantung, tapi sayang seperti yang saya sebutkan tadi untuk wahana kereta gantung sedang dilakukan perawatan.
Selanjutnya mengikuti jalur setapak di antara kebun teh, kita akan bertemu dengan wahana ayunan dengan tali yang sangat panjang yang disebut dengan nama Ayunan Langit. Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan tentu saya mencoba wahana tersebut.
Sebelum naik, saya terlebih dahulu menggunakan harness sebagai tali pengaman. Setelah saya duduk di ayunan, maka harness dikaitkan pada kanan kiri tali ayunan.
Saat itu petugas bertanya "Mau ayunan tinggi atau pendek kak"
Saya otomatis menjawab "Pendek aja mas"
Maka petugas membantu ayunan pertama sesuai dengan permintaan kita.
Saat itu tidak nampak pengunjung lain yang sedang mengantri, maka saya bisa berlama-lama di atas ayunan langit ini. Bahkan sempat beberapa kali suami mengayunkan kembali ayunan agar terayun lebih tinggi.
Selesai dengan ayunan langit, maka kami menuju ke wahana Sepeda Gantung. Terdapat dua sepeda di di lokasi tersebut, saya berencana naik bersama keponakan. Kami terlebih dahulu mengantri karena terlihat masih ada beberapa antrian pengunjung di wahana ini. Sempat kesihan saat melihat seorang anak yang menangis di tengah lintasan karena menunggu ayahnya yang tampak lama menyusulnya di lintasan.
Sama seperti di ayunan langit, disini kami juga menggunakan harness sebagai pengaman. Saya naik terlebih dahulu dan mengayun pelan di lintasan. Dan saya kaget karena tiba-tiba ponakan melintas dengan kecepatan penuh hingga di ujung lintasan. Tampaknya dia melintas dengan tenangnya tanpa rasa takut sedikitpun.
Tentu tak lupa kami juga mengabadikan beberapa foto di moment ini. Wahana sepeda gantung adalah wahana terakhir di kawasan sky view. Kami kemudian mengikuti jalan setapak menuju keluar wahana.
Tempat Wisata Keluarga
Selain menyediakan berbagai wahana, terdapat juga sebuah cafe di Kemuning Sky Hills. Lokasi kafenya berasa di bawah pintu masuk menuju Jembatan Kaca. Namun saat itu kami tidak singgah di kafe tersebut.
Menurut saya, Kemuning Sky Hills cocok sebagai salah satu tempat wisata keluarga. Baik anak-anak ataupun orang dewasa bisa menikmati berbagia wahana yang di ada disini sambil menikmati pemandangan alam yang indah.
Jadi kalau teman-teman sedang di arah Kemuning jangan lupa untuk mampir ke Kemuning Sky Hills. Tips dari saya, gunakan alas kaki yang nyaman karena disini pengunjung banyak berjalan menyusuri sekitar area kebun teh.
Terima kasih sudah membaca dan sampai bertemu di cerita selanjutnya 💖💖




