adjQDGiw9zV3ZrtlDmdv0xUy2YCAW5gNJ7prCidQ

Akhirnya Sampai di Jalma Pandanaran

Jalma Pandanaran menawarkan konsep tuku buku gramedia yang berbeda. Tersedia banyak area reading dan working space yang nyaman
Jalma Pandanaran

Akhirnya wishlistku untuk berkunjung ke Gramedia Jalma terwujud juga. Setelah kemarin sempat menyesal karena melewatkan Gramedia Jalma Jakarta saat kami keliling Blok M Jakarta. Dan yang saya kunjungi kali ini bukan Jalma Jakarta tapi Gramedia Jalma Pandanaran Semarang. Berdasarkan informasi yang saya dengar ternyata Jalma Pandanaran ini lebih besar dan lebih luas dibandingkan Jalma Jakarta😊

Sebelumnya saya pernah membaca tulisan beberapa teman blogger yang berkesempatan berkunjung ke Jalma Melawai. Mereka mengatakan bahwa Jalma mempunyai konsep yang berbeda dengan Gramedia biasanya. Di Gramedia Jalma kita bisa membaca buku dengan lebih leluasa. Terdapat banyak fasilitas meja kursi yang nyaman baik untuk membaca maupun untuk bekerja. Karena hal tersebutlah saya sangat penasaran untuk bisa mampir ke Gramedia Jalma.

Lokasi Gramedia Jalma Semarang

Jalma Pandanaran

Hingga akhirnya Semarang mempunyai Gramedia Jalma yang baru buka pada bulan Juli 2026, jadi terhitung baru. Daripada Jakarta, maka Semarang lebih mudah saya jangkau dari Solo. Gramedia Jalma Semarang berlokasi di Jl Pandanaran no 122 Semarang dan menjadi satu tempat dengan restoran Solaria. Gramedia Jalma Semarang lebih dikenal dengan nama Jalma Pandanaran.

Kami menuju Jalma Pandanaran saat siang hari, setelah sebelumnya berkunjung ke Kota Lama. Setiba di Jalma, terlihat parkiran untuk mobil terlihat penuh sehingga demi mewujudkan keinginan masuk ke Jalma akhirnya kami mengambil parkir valey. Sepertinya masalah parkir ini merupakan salah satu PR untuk Jalma Pandanaran karena area parkir yang terbatas. 

Eksplore Jalma Pandanaran

Jalma Pandanaran

Rasanya senang sekali saat pertama kali masuk ke Jalma Pandanaran. Tampak sebuah toko buku dengan layout yang sangat menarik. Tidak sabar untuk mengekplore setiap sudutnya.

Jalma Pandanaran terdiri dari dua lantai. Lantai pertama diperuntukkan untuk buku anak-anak dan juga serba serbi alat tulis, musik dan olahraga. Disini juga terdapat kids area yang lumayan luas. Di kids area, anak-anak bisa berinteraksi dengan berbagai buku yang disediadan dengan cara menyenangkan. Area ini menampilkan suasana yang santai sehingga anak-anak bisa bergerak dengan lebih leluasa.

Jalma Pandanaran

Lantai satu Jalma Pandanaran juga langsung terhubung dengan restoran Solaria yang berada di sampingnya. Sehingga jika pengunjung Jalma merasa lapar, bisa langsung masuk ke Solaria tanpa harus keluar bangunan.

Naik ke lantai dua adalah area yang paling banyak diminati. Di sinilah kita bisa menjumpai berbagai koleksi buku dengan penataan layout rak buku yang menarik. Rak-rak buku disusun dengan sangat apik sehingga membuat kita sebagai pengunjung merasakan suasana yang berbeda. 

Jalma PandanaranJalma Pandanaran

Di lantai dua ini juga terdapat banyak meja kursi yang bisa digunakan pengunjung baik untuk membaca maupun bekerja. Setiap meja juga terdapat colokan listrik, sehingga untuk pengunjung yang bekerja menggunakan laptop tidak perlu khawatir jika laptop kehabisan daya. 

Terdapat juga area baca yang nyaman dimana pengunjung bisa membaca dengan nyaman. Di area ini disediakan rak dengan buku-buku dengan berbagai genre yang bisa dibaca oleh pengunjung. Di lantai dua juga terdapat area merokok dan juga coffeshop yang nyaman. 

Jalma Pandanaran

Hari itu ternyata Jalma Pandanaran juga sedang ada event Pesta Literasi 2026 yang bertajuk "Gerakan Literasi untuk Republik". Acara talkshow tersebut menampilkan beberapa pembicara salah satu yang saya kenal adalah A Fuadi, penulis Negeri Lima Menara. 

Kami menjelajahi setiap sudut di lantai dua ini. Kami juga sempat membaca beberapa koleksi buku yang disediakan. Di Jalma Pandanaran, saya memutuskan untuk membeli dua buah buku yaitu buku Pulang karya Leila S Chudori dan Silent Parade karya Keigo Higashino. 

Jalma Bikin Nagih

Sebagai pengunjung saya merasa dimanjakan dengan semua fasilitas yang disediakan di Jalma Pandanaran. Saya merasa betah berlama-lama di Jalma karena fasilitasnya yang sangat lengkap. Jika merasa haus ataupun lapar, kita bisa melipir ke coffeshop yang ada di lantai dua ataupun Solaria yang ada di lantai satu. Kedua restoran tersebut menjadi satu baangunan dengan Jalma dan ada pintu akses langsung.

Terdapat beberapa working dan reading space yang nyaman. Juga smoking area, toilet serta mushola sehingga semua kebutuhan kita sudah terpenuhi dalam satu bangunan ini. Apakah saya akan kembali ke Jalma?? Tentu saja bahkan saya merencakan ke Semarang khusus untuk bisa menikmati sehari di Jalma, meskipun entah kapan😁

Saya berharap semoga suatu saat Gramedia Solo juga bisa dirubah menjadi Gramedia Jalma sehingga saya tidak perlu pergi jauh untuk menikmati vibes Gramedia Jalma.

Itulah pengalaman saya selama di Jalma Pandanaran. Jadi buat teman-teman yang sedang melintas di Semarang jangan melewatkan untuk singgah ke Jalma Pandanaran. 

Terima kasih sudah membacam dan sampai bertemu di petualangan selanjutnya 💗💗

Posting Komentar