Referensi Wisata Kuliner di Kediri

Wisata Kuliner Kediri

Kediri beberapa waktu belakangan terkenal karena adanya kampung Inggris, tepatnya di Kecamanatan Pare Kabupaten Kediri. Di Kampung Inggris ini ada beberapa lembaga yang mengadakan kursus bahasa Inggris dengan sistem asrama. Ada banyak paket yang ditawarkan, dari mingguan hingga bulanan tergantung kebutuhan siswa. 

Di Kediri juga terdapat Gunung Kelud yang merupakan salah satu gunung berapi aktif. Gunung Kelud terakhir meletus pada tahun 2014 dimana abu letusannya sampai ke Jawa Tengah dan Jogja. Di sekitar Gunung Kelud juga terdapat banyak lokasi wisata, seperti pemandian air panas, kampung anggrek dan agrowisata.

Kediri juga mempunyai beberapa kuliner legendaris yang sudah menjadi ciri khasnya. Dan beberapa kuliner yang sudah pernah saya coba diantaranya adalah :

1. Pecel Pudakit

Pecel Pudakit Kediri

Disebut Pecel Pudakit karena berjualan di depan toko Pudakit Indah yang berlokasi di Jl Dhoho Kediri.  Pada saat awal berdiri, tidak banyak penjual pecel di area tersebut. Namun sekarang, sepanjang Jl Dhoho bisa kita temukan banyak penjual pecel dan juga berbagai makanan dan minuman lainnya.

Pecel Pudakit hanya buka di malam hari yaitu sekitar pukul 21.00-03.30 WIB. Dan biasanya saat weekend atau hari libur maka pelanggan sudah mengantre meski lapak baru digelar. Cerita lengkap tentang Pecel Pudakit sudah pernah saya tulis pada artikel review Pecel Pudakit

2. Pecel Punten

Pecel Punten  Kediri

Pecel adalah salah satu kuliner khas Kediri, maka tidak heran jika ada beberapa macam jenis pecel di kota ini. Yang membedakan pecel punten dengan pecel lainnya adalah adanya tambahan punten dan juga kerupuk pasir.

Punten ini adalah sebutan untuk lontong gurih, dimana lontong ini terbuat dari nasi yang ditumbuk padat dan dicampur dengan santan. Sehingga akan terasa gurih dan sedikit tekstur kelapa parut saat kita mencobanya. Sedangkan kerupuk pasir adalah jenis kerupuk yang digoreng dengan menggunakan pasir panas. Kerupuk pasir ini juga salah satu jajanan khas Kediri. 

Salah satu pecel punten yang terkenal adalah Pecel Punten Mbenjing Mriki Malih. Pecel punten ini berlokasi di Jl Ketami, Tempurejo, Kec. Pesantren, Kabupaten Kediri. Buka setiap hari dari jam 08.00 - 17.00 WIB.

Disebut Pecel Punten Mbenjing Mriki Malih karena setiap kali pelanggan selesai membayar pasti pelayannya mengucapkan kata-kata tersebut yang berarti "besok kesini lagi ya". Selain pecel, disini juga menyediakan menu nasi dengan berbagi lauk dan sayur yang lengkap.

Untuk satu porsi pecel saya lupa menanyakannya. Tapi waktu itu kami memesan dua pecel punten, dua es teh, dua telur dadar, satu paha ayam serta dua gorengan semua total hanya 37rb. Harga yang cukup murah untuk sarapan berdua bukan??😊

3. Rawon Gragal

Rawon Gragal Kediri
Rawon Gragal Kediri

Rawon adalah salah satu kuliner khas Jawa Timur, tidak terkecuali di Kediri. Di kota ini kita akan menemukan salah satu warung rawon yang sudah sangat terkenal yaitu Rawon Gragal Wawan. 

Warung ini berlokasi di Jl Brawijaya no 27 Kediri atau lebih tepatnya di belakang Bank Mandiri Taspen. Rawon Gragal buka setiap hari dari jam 07.00 WIB - habis. Ada tiga menu rawon yang disajikan yaitu rawon daging, rawon gragal dan rawon iga. 

Saat kami kesana tenti saja kami mememsan rawon gragal yang menjadi menu andalannya. Dan seporsi rawon gragal ini harganya hanya 25rb saja sudah termasuk nasi. Yang dimaksud dengan gragal disini adalah potongan daging muda sapi. Karena tulang muda sehingga gragal ini bisa kita makan karena teksturnya yang empuk.

Rasa rawon gragal ini begitu otentik, citarasa kluwak dan berbagai bumbunya menyatu dengan sempurna. Apalagi ditambah dengan touge dan sambal terasi maka akan terasa semakin nikmat. Sebagai tambahan juga tersedia berbagai gorengan dan telur asin.

4. Soto Mantenan

Soto Mantenan Kediri
Soto Mantenan Kediri

Sesuai namanya, soto ini adalah jenis soto ayam yang banyak dihidangan pada acara mantenan (pernikahan) di wilayah Kediri. Soto ini mempunyai ciri khas kuah kuning yang bening. Berbeda dengan soto lamongan yang biasanya berkuah kental dengan tambahan koya. 

Soto mantenan disajikan lengkap dengan irisan ayam yang disusun rapi pada salah satu sisi, kemudian ditambah irisan kentang goreng, kecambah dan juga seledri. Soto ini semakin nikmat saat ditambah dengan sambal kecap yang tersedia pada setiap meja.

Untuk tambahan lauk tersedia juga perkedel, ayam goreng dan juga kerupuk. Satu porsi soto mantenan seharga 16rb saja. Soto mantenan berlokasi di Jl Singosari, Dandangan, Kediri dan buka setiap hari dari jam 07.00-20.30 WIB.

Itulah beberapa referensi kuliner Kediri yang sudah pernah kami coba saat berkunjung kesana. Jika teman-teman ada referensi kuliner Kediri lainnya bisa berbagi cerita di kolom komentar ya 😉

Terima kasih sudah membaca dan sampai bertemu di cerita selanjutnya 💗💗

31 komentar

  1. Kediri ini salah satu kota yang ingin saya dan suami singgahi pas mudik nanti, soalnya kalau mudik ke kampung halaman suami di Jember, selalu diusahakan mampir diberbagai kota. Kebetulan Kediri belum, kami sudah ke Malang, Banyuwangi, Ngawi, Gresik, Lumajang, dan Probolinggo. Next mau ke Kediri, Situbondo, dan beberapa kota lainnya. Makasih mbak udah dikasih referensi kuliner di Kediri.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaa seru ya mbaaa mudik sekalian mampir ke kota2 di yang dilewatin jadi bisa skalian wisata atau sekedar kuliner disana...semoga next bisa mampir ke kediri ya mbaa ;)

      Hapus
  2. Waktu ke kediri baru nyoba rawonnya. Yang lain belum nyoba.. Tapi banyak juga ya referensi nya. Jadi ngiler

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaaa mbaa kediri madiun yg banyak di temuin itu pecel biasanya ;)

      Hapus
  3. Aih kenapa itu semua kesukaan saya dan suami ada di Kediri semua?
    Waktu mudif anak ke Gontor 3 di Kediri kami mencicip pecel, rawon dan soto
    Wah ke sana lagi harus coba tiga kuliner di tempat yang direkomendasikan ini nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. yukkkk mbaaa masukin list biar bisa dicoba saat tengok anak di kediri nanti ;)

      Hapus
  4. wih mbak eryka sudah sampai kediri aja, nih. kalau masakan jawa timur ini lumayan cocok sih sama lidahku dan banyak juga ditemui di banjarmasin cuma mungkin kadang yang bikin beda itu nasinya. hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaaa mbaa masakan jawa timur cenderung pedas dan gak manis yaa jadi lebih cocok di lidah...heheh benerrrr nasi nya yang bikin beda wkwk duhh aku jadi inget nie nasi banjar :)

      Hapus
  5. Penasaran dengan pecel punten nih. Kekgimana itu ya rasanya lontong gurih, biasanya kan anyep kayak nasi. Menarik nih rekomendasinya, wajib dicoba klo jalan2 ke sana.

    BalasHapus
    Balasan
    1. rasanya gurih mbaa trus ada tekstur parutan kelapanya gitu mbaaa..cobain deh kapan2 :)

      Hapus
  6. penasaran sama pecel punten, keliatan enak

    BalasHapus
  7. Kak Er, itu sotonya gak pakai nasi? Sebagai penyuka soto daku demennya pakai nasi biar makin nampol hehe.
    Pecelnya asik juga nih beragam jenisnya, bisa happy buat disantap

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pakeee kok mbaaa..itu nasinya di bawah ketutup sama topping2nyaa hehehe...tapi klo minta dipisah bisa juga kok ;)

      Hapus
  8. Ternyata ada rawon dan soto juga yang legend di Kediri. Dulu pas ke sana malah makan bakso, wkwkw. Kudu ke sana lagi deh, makan pecel punten dll yg lezat dan harganya sangat trrjangkau.

    BalasHapus
  9. Saya tahu gunung Kelud itu dari nama salah satu kapal Pelni Mbak. Kebetulan semua nama kapal Pelni dari nama Gunung di Indonesia. Dan kuliner Kediri ini sangat menggugah selera ya. Kalau saya penasaran dengan pecel punten d dengan lontong gurih dan kerupuk pasirnya. Rawon dan sotonya juga menggugah selera. Ehm.. Yummy.

    BalasHapus
  10. Enak-enak sekali kulinerannya. Apalagi pecel dan rawon jarang ada di Jawa Barat. Sotonya juga beda tipe sih kayanya dengan yang biasa dijual di sini.

    Jadi kangen pengen mudik. Saya kayanya belum pernah liburan ke Kediri kota, tapi pernah kalau numpang lewat saja. Kayanya suatu hari harus dicoba liburan ke sana.

    BalasHapus
  11. Pecel, rawon, soto, wuaaahh kesukaanku semua itu. Apalagi lidahnya orang Jatim rata2 sama seleranya haha :P
    Aku tu dari dulu penasaran sama Kampung Pare mbak, tapi belum pernah berkunjung juga ke sana. Kyknya menarik nih kalau buat liburan anak di sana ya.
    Rawon gragal itu keknya selain dikasi daging, pembeli juga dikasi balungannya ya mbak. Kalau aku kyknya bakalan aku krokotin sampai puas haha.
    Kalau pecel punten aku baru denger mbak, biasanya aku makan pecel nasi biasa aja haha.
    Semoga aku juga bisa ke Kediri nanti kapan2. Dulu kalau ke Kediri paling makan nasi rames haha :P

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku juga belum pernah mba ke kampung pare...hanya lewat saja seingatku dulu hehe...
      bener mba rawon gragal ini ada tambahan daging mudanya gitu jadi bisa dimakan juga asal gak kebablasan yaa tulang tuanya hehehe

      Hapus
  12. Saya belum pernah ke Kediri Mba, yang saya inget tentang Kediri yaitu kerajaan Singosari dan Gunung Keludnya. Ternyata Kediri punya kuliner khas yang enak-enak. Ada Pecel Pudakit dan Punten, Rawon Gragal sama Soto Mantenan juga. Tertarik makan pecel Punten dan Soto Mantenan kalau saya.

    BalasHapus
  13. Kalau mendengar kata Kediri jadi ingat penyanyi terkenal Atiek CB yang berasal dari kota ini. Eh ternyata kulinerannya juga mantep yaa ada rawon dan soto. Pastinya enak banget nih rasa rawonnya secara makanan khas dari jatim kan. Rasanya otentik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ouww iyakah mbaa hehe aku baru tau malahan klo beliau dari Kediri hihihi

      Hapus
  14. Kediri 💃🫶👍 kota yg ngga jauh dari Surabaya.

    kalo lewat tol, ngga sampe 2 jam dah nyampe. (dgn catatan sopir ngebut dan lalin lancar)😆✌️

    kulineernya enaakkkk, khas, dan harga terjangkauuu.🌼🍘😍

    BalasHapus
  15. Sbg org Kediri jadi malu. Belum pernah mencoba semua kuliner di atas. Ya emg rata2 ke arah Kota sih ya. Aku yang berlokasi di Pare hanya senyum saja meski udh merasakan Pecel Punten dan soto mantenan meski di lokasi berbeda.

    Punten yang biasanya dijadikan kudapan, oleh masyarakat Kediri dijadikan bahan utk pecel. Kalo di lidahku sih ga masuk. Tapi herannya pecel ini selalu rame pengunjung. Emg benar2 unik sih tekstur dan rasanya. Jadi bikin ketagihan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. oalahh ternyata mas didik orang kediri yaaa...brarti nti kalo ke kediri lagi bisa nie minta rekomendasi kulinernya kan biasanya klo warlok makannya di kuliner yg bener2 otentik bukan yg tujuan wisata yaa ;)

      Hapus
  16. Kayanya semua masakan jatim aku suka dari kabupaten mana aja enak. Kediri ini aku cuma pernah sekali kesana, cuma ingat nasgornya enak sampe mau nambah. Nanti kayanya kalo kesempatan kesana lagi harus makin byk masakan yg aku sukai wkwkwk

    BalasHapus
  17. Di Pecel pudakit ada banyak aneka sate ya mbak. Aku justru kalau makan nasi pecel justru suka dengan sate-satenya. Aku malah belum pernah ke Kediri pdhl warga Jawa Timur

    BalasHapus
  18. Ngomong-ngomong tentang soto, saya kalau pergi ke luar Kalimantan Selatan selalu lupa kalau sotonya bukan Soto Banjar. Jadi kalau mesan soto dan pesanannya datang, saya selalu kayak kena surprise, wkwkwk, *tutupmukapakaibantal*

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihihihi gpp mbaa aku sebagai orang jawa waktu pertama lihat soto banjar juga woww takjub kok soalnya kan bener2 beda yaa hihihihi

      Hapus
  19. aku baru ngeh ada menu soto mantenan. Ini termasuk jenis soto bening atau soto surabaya gitu, Mbak? Tapi kalau jawa timur biasanya sotonya yang warna kuning gitu ya sementara soto bening itu daerah Jawa Tengah

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaa bener klo bening itu ciri khas jawa tengah ini soto mantenan warna kuning sie mba tapi encer gak yang kayak soto lamongan ato surabaya,,beda gitu :)

      Hapus
Salam Kenal
erykaditya
Travelling, Kuliner & Lifestyle
Arsip Blog
Komunitas
Emak Blogger Blogger Perempuan
Banner Bloggercrony Female Blogger Banjarmasin
Partner of
Popular Posts