adjQDGiw9zV3ZrtlDmdv0xUy2YCAW5gNJ7prCidQ

Dari Out of The Boox Berakhir di Malioboro

Perjalanan ke Jogja kali ini mempunyai tujuan utama ke event buku di Mizan Store dan berlanjut hingga ke Malioboro
Out of The Boox 2025

Salah satu event yang saya nanti-nanti akhirnya resmi dibuka lagi. Event tersebut adalah bazar buku yang diadakan oleh Mizan Store yang bertajuk Out Of The Boox (OOTB). Acara OOTB sendiri dimulai pertama kali pada tahun 2018. Namun saya baru mengetahui acara OOTB pada tahun 2024 kemarin. Sehingga ini adalah kali kedua saya mengunjungi event buku besar tersebut. 

Jika tahun kemarin OOTB diadakan di lima kota besar, maka tahun ini diadakan di enam kota yaitu Medas, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Tulungagung dan Surabaya. Saya tentu saja memilih OOTB Jogja sebagai tujuan karena lebih dekat dengan Solo. Event OOTB diadakan dari tanggal 27 November sampai 28 Desember 2025. Cocok dijadikan sebagai wisata literasi mengisi liburan sekolah.

Saya dan Wina bersepakat untuk mengunjungi event OOTB pada hari Kamis 11 Desember 2025. OOTB Jogja juga diadakan di lokasi yang sama seperti tahun kemarin yaitu di Mizan Store Jogja. Karena tahun kemarin saya mendapatkan banyak buku, maka tahun ini saya sangat bersemangat untuk kembali ke OOTB

Perjalanan ke Jogja

Seperti biasa, kami ke Jogja dengan menggunakan transportasi KRL. Kami akan naik KRL pada pukul 09.00 WIB. Sekitar pukul 08.30 WIB kami berangkat dari rumah menuju ke Stasiun Balapan. Di stasiun kami menunggu beberapa saat hingga kereta datang, karena ternyata kereta datang agak mundur beberapa menit dari jadwal seharusnya.

Saat menaiki kereta, kami berharap masih mendapatkan kursi kosong karena hari itu bukan hari libur. Namun ternyata harapan kami tidak bersambut karena semua gerbong sudah penuh dan banyak penumpang berdiri. Akhirnya kami berdua pun harus berdiri selama kurang lebih satu jam hingga sampai di Stasiun Maguwo Yogyakarta. 

Saat turun di Stasiun Maguwo, kami melihat banyak sekali rombongan anak-anak sekolahan yang juga turun di stasiun tersebut. Rombongan anak-anak sekolah tersebut kemudian melanjutkan perjalanan karya wisata ke Jogja dengan bus pariwisata yang telah menunggu di area parkir stasiun. Mungkin karena hal tersebutlah sehingga kereta terasa lebih ramai dari biasanya.

Turun di Stasiun Maguwo, Wina langsung mengajak untuk mengisi amunisi terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan kami. Ia merasa lemas karena belum sarapan dan efek berdiri selama sejam lebih di kereta tadi. 

Bakpia Mutiara Jogja

Wina mengajak untuk makan di Bakso Idola Pak Tino yang terletak tepat di seberang Stasiun Maguwo. Tanpa menunggu lama, kami langsung berjalan ke Bakso Idola. Kami berdua memesan bakso biasa dan es teh sebagai pelepas dahaga di tengah cuaca yang lumayan terik saat itu. 

Dan kebetulan sekali lokasi Bakso Idola bersebelahan dengan Bakpia Mutiara Jogja. Sehingga setelah menyelesaikan makan, kami lanjut untuk membeli bakpia di Bakpia Mutiara ini. Saya sendiri hanya membeli satu box dengan rasa mix sedangkan Wina membeli satu box rasa mix dan satu box rasa kacang hijau. 

Ada banyak merk bakpia di Jogja dan menurut saya bakpia Mutiara ini termasuk salah satu yang saya suka. Bakpia Mutiara mempunyai 5 varian rasa yaitu kacang hijau, keju, coklat, kumbu hitam dan green tea. Kulit bakpianya tipis namun mempunyai isian yang tebal dan melimpah sehingga terasa lebih nikmat. 

Berburu Buku di OOTB

Mizan Store Jogja

Selanjutnya kami meneruskan perjalanan ke tujuan utama kami yaitu OOTB yang berlokasi di gudang Mizan dengan menggunakan gocar. Jaraknya dari Stasiun Maguwo sekitar  9 km atau 20 menit perjalanan. 

Setibanya disana, tampak beberapa pengunjung juga tengah asik memilih buku. Kami berdua pun langsung berkeliling mengecek berbagai buku yang hampir kesemuanya sedang diskon dari 20% hingga 70%.

Di bagian depan terlihat banyak meja display buku yang memajang berbagai jenis genre dari buku anak-anak hingga buku agama. Meja display terlihat lebih rapi dan lebih banyak dibandingkan tahun kemarin. Masuk ke dalam adalah area gudang dengan berbagai jenis buku yang lebih banyak pada rak penyimpanan yang besar. Pengunjung juga diperbolehkan masuk dan memilih buku di area tersebut.

Setelah berkeliling sayang saya tidak bisa menenukan beberapa judul buku yang sudah menjadi incaran saya sebelumnya. Namun hal tersebut tidak masalah karena ada banyak buku lainnya yang juga menarik minat saya.

Setelah melihat-lihat saya memutuskan membeli buku Rapijali 2 dan 3 karya Dee Lestari serta 4 buku nonfiksi yang sedang diskon menjadi 100rb. Saya tidak membeli yang lainnya lagi mengingat buku Rapijali sendiri lumayan tebal sehingga sepertinya bakal butuh waktu buat menyelesaikannya.

Sebenarnya disana saya juga menemukan area hidden gem dimana berisi buku-buku dengan harga yang super miring. Namun sayang buku yang tersisa saat itu hanya beberapa biji, sepertinya sudah habis diborong para pengunjung sebelumnya. 

Menurut mba lala, salah seorang teman blogger, menyarankan kalau bisa datang di saat awal pembukaan agar bisa mendapatkan lebih banyak lagi buku dengan harga super murah. Baiklah, semoga tahun depan saya bisa datang di saat awal sehingga bisa mendapatkan lebih banyak lagi buku dengan harga murah tersebut.

Ngebolang di Jalan Malioboro

Malioboro

Puas menjelajah gudang buku Mizan, kami kemudian menyusun rencana selanjutnya, karena tujuan utama kami memang hanya  ke OOTB saja. Kami berdua akhirnya memutuskan untuk menuju ke Stasiun Tugu, untuk selanjutnya berkeliling sepanjang jalan Malioboro. 

Dengan menggunakan gocar kami kembali ke Stasiun Maguwo terlebih dahulu dan melanjutkan perjalanan ke Stasiun tugu menggunakan KRL pada pukul 14.00 WIB. Saat itu Stasiun Maguwo tidak begitu ramai. Tepat pukul 14.00 WIB KRL datang dan setelah kurang lebih 15 menit perjalanan, kami tiba di Stasiun Tugu Yogyakarta.

Karena perut sudah kembali berbunyi, maka kami memutuskan untuk makan terlebih dahulu. Kami membeli nasi angkringan yang tersedia di ruko sepanjang samping stasiun, Ada banyak penjual angkringan yang bisa kita pilih disana. 

Kami membeli masing-masing satu nasi dan berbagai gorengan sebagai camilan. Kami tidak membeli minuman karena masih membawa tumbler air putih yang tadi sempat saya refill saat di stasiun. Selain itu kami berencana untuk lanjut nongkrong di cafe sambil membeli kopi nantinya. 

Selesai makan, kami lanjut menyusuri jalan Malioboro sembari berfoto-foto sekaligus mencari lokasi coffeshop yang nyaman untuk istirahat sekaligus ngadem ditengah teriknya sinar matahari. Setelah berjalan beberapa ratus meter, kami memutuskan untuk menuju ke Karta Coffee yang terletak di Mall Malioboro. Disana saya memesan caramel machiato dan americano untuk Wina.

Karta Coffee

Sambil bersantai mendinginkan badan, kami mempertimbangkan piliham untuk kembali ke Solo jam berapa dengan naik KRL ataukah menggunakan kereta jarak jauh. Setelah meninbang-nimbang dan melihat jadwal kedua kereta akhirnya kami sepakat untuk kembali ke Solo dengan naik kereta Sancaka pada jam 17.00 WIB dan sampai solo pukul 17.46 WIB.

Sancaka adalah kereta jarak jauh dengan jurusan Jogja-Surabaya. Kami membeli tiket secara goshow melalui aplikasi KAI dengan harga 55rb untuk kelas eksekutif. Memang jika dibandingkan KRL yang hanya 8rb tentu selisihnya lumayan. Namun karena menimbang daripada nanti kami harus berdiri lagi di KRL maka kami memutuskan naik Sancaka agar bisa duduk nyaman.

Perjalanan Pulang ke Solo

Stasiun Tugu Yogyakarya

Sekitar pukul 16.15 WIB kami beranjak dari Mall Malioboro menuju ke Stasiun Tugu kembali. Untuk naik kereja jarak jauh, kami harus masuk dari pintu sisi timur Stasiun Tugu. Berbeda jika kita menggunakan KRL maka harus menggunakan pintu sisi selatan.

Pintu timur ini sering diisebut sebagai pintu depan atau pintu utama Stasiun Tugu. Dari pintu timur terlihat Stasiun Tugu yang tertata rapi dan tampak lebih mewah sehingga kami juga sempat berfoto disana yang sedang dihiasi ornamen natal. Berbeda dengan pintu selatan yang tampak sederhana atau bahkan sering tidak terlihat.

Setelah melakukan proses check in, kami kemudian menunggu di peron stasiun. Tak perlu menunggu lama, kereta Sancaka memasuki peron menjelang jam keberangkatan. Kami berdua langsung menuju gerbong dan tempat duduk sesuai yang tertera pada tiket. Hawa dingin gerbong yang menyagarkan dan kursi empuknya terasa nyaman, mengurangi lelah perjalanan kami seharian ini.

Setalah kurang lebih 45menit perjalanan kami telah kembali tiba di Stasiun Balapan Solo. Kami sangat puas dengan acara ngebolang kami hari ini. Kami pun merencanakan untuk kembali lagi ke Jogja, kembali menjelajah tempat lainnya lagi.

Terimakasih sudah membaca dan semoga bermanfaat. Sampai bertemu di cerita jelajah lainnya💗💗

45 komentar
  • Srie Ummu Kayshwa
    Srie Ummu Kayshwa
    Seru banget baca ceritanya Mbak. Sebagai sesama pecinta buku, saya bisa ngerasain excited-nya berburu buku di OOTB Jogja. Apalagi bisa dapet Rapijali 2 dan 3 dengan harga diskon, itu best deal banget sih! Setuju, emang paling bener ke Jogja naik KRL biar praktis, tapi pilihan pulang naik Sancaka Eksekutif itu keputusan yang cerdas buat 'self-reward' setelah lelah berdiri pas berangkat.
    Btw ditunggu review bukunya ya😍
    Balas
  • Ariefpokto
    Ariefpokto
    Asik sekali hari itu bisa dinikmati dengan maksimal dengan menggunakan kereta api sebagai salah satu transportasi untuk perjalanannya. Puas membeli buku dan juga kulineran di sekitar Malioboro, serasa ikutan jalan-jalan jadinya. Sebuah hari yang menyenangkan
    Balas
  • Dee_Arif
    Dee_Arif
    Perjalanan dari Solo ke Jogya nggak lama ya, karena emang jaraknya dekat
    Asik juga bisa jalan jalan gini. Nggak hanya ke pameran buku, tapi bisa menjelajahi malioboro juga
    Balas
  • Rahmah 'Suka Nulis' Chemist
    Rahmah 'Suka Nulis' Chemist
    Sayangnya event ini ada setelah saya harus balik ke Surabaya
    Andai ketika saya masih pelatihan di sana tentu sempatkan mampir
    Next kalau ada lagi bisa segera siapkan waktu
    Ada di Surabaya sih tapi tepatnya di Sidoarjo, lumayan males ke sana karena selalu macet menuju kota ini
    Balas
  • Matius Teguh Nugroho
    Matius Teguh Nugroho
    Kalau mbak ke OOTB, akhir Agustus lalu aku sekeluarga ke Big Bad Wolf (BBW) yang pas running di Bandung.

    Memang seru ya ke bazaar buku sebagai orang yang hobi baca. Ada seabrek bacaan yang nggak biasa kita temukan, dan dijual dengan harga yang lebih terjangkau dari biasanya.
    Balas
  • Garis Senja Dinda
    Garis Senja Dinda
    Ah aku tuh nunggu acara OOTBnya mizan mampir ke Malang lho mbak. Sayangnya belum ada di list waktu itu. 😭

    Serunya bisa datang ke acara sambil ngebolang. Apalagi pas nyampe malioboro tuh kayaknya yang kubayangin sambil jalan kaki di kawasan² pertokoan yang heritage banget. Hahaha.. 😍
    Balas
  • Dawiah
    Dawiah
    Senangnya yang bisa OOTB sekalipun jarak Solo Jogya cukup jauh karena tak bisa ditempuh dengan jalan kaki, eh. Namun, demi buku tak apalah yah... apalagi nyambi ngebakso dan ditutup dengan jalan-jalan. Jadi kangen ke Jogya deh aku tuh.
    • Fenni Bungsu
      Fenni Bungsu
      Setuju Bu Dawiah, dan yang bikin sesuatunya adalah bisa puas mencari bahan bacaan yang menarik terus lanjut pula ke Malioboro halan-halan di sana. Ini sesuatu yang daku pengen. Soalnya waktu Yogya jaman SMA belum sempet full mampir di Malioboro
    Balas
  • MochiPop
    MochiPop
    Halo kak, salam kenal sebelumnya..
    Wahh aku dengar OOTB untuk kesekian kalinya tapi ngak pernah dapat kesempatan buat kesana karena ya bgitu, rumah di Kota mungil yang jarang banget ada akses event begituan.. huhu. Mengsedih

    Dulu pernah mau hampir berhasil ke Jakarta bareng teman. Niatnya juga mau mampir ke OOTB cuma nggak jadi karena nggak dapat izin dari Abang. huft. Ketika Raja dirumah sudah bersabda aku mau nggak mau harus nurut. hihi.

    Btw, itu es kopinya seger banget kak. Beberapa hari ini cuaca lagi gerah banget. pengen deh nyeruput es kopi caramel machiatonya..
    Balas
  • fanny Nila (dcatqueen.com)
    fanny Nila (dcatqueen.com)
    Aku belum pernah ke Jogja naik kereta dari solo. Selalunya mobil. Padahal naik KA lebih murah, dan cepet ya mba. Kapan2 ah mau ngerasain juga. Ga tahu nih kapan bisa mudik 🤣🤣.

    Acara OOTB ini juga blm pernah aku rasain. Selaku kelewat tgl ya.

    Tp kalau mau jujur, aku tuh msh banyaaaak tumpukan buku yg blm dibaca. Jadi kalau maksa beli lagi, kdg kepikiran kok ya mubazir. Makanya 2026 aku bikin reading challenge mba. Itung2 aku mau ngabisin tumpukan buku yg blm kebaca, ada 200an, nambah Mulu soalnya 😂😂😂. At least kalau dah berkurang banyak, baru deh aku beli buku lagi.
    • erykaditya
      erykaditya
      Soalnya sambil sekalian jalan ya mbaa pas jalan mudik atau jalan balik kan lewat jogja klo gak lewat tol hehe...
      waduhhhh mbaaa itu banyak banget 200 buku...duh klo aku kok rasanya gemes yaa klo masih banyak tumpukan buku rasanya pengen segera baca...iyaa mbaa selesein aja dl iitu 200 bukunya sayangg klo sampe gak kebaca kan :)
    Balas
  • Era Wijaya Sapamama
    Era Wijaya Sapamama
    Ngebolang di Jl. Malioboro seru ya mba, apa lagi sekarang makin banyak hotel dan guest house oke di sana. Jadi inget kalau terakhir ngebolang di Jogja udah hampir 2 tahun lalu.
    Balas
  • Dyah Kusuma
    Dyah Kusuma
    Jalan-jalan yang berfaedah ini ceritanya, buku idaman didapat, perut kenyang dengan makanan favorit, pulang dnegan banyak suka cita. Ah nikmatnya.
    Jogja SOlo banyak pilihan transportasinya ya mbak, ga harus bis tapi bisa juga kereta ada beberapa pilihan juga, tinggal pilih jam dan keretanya
    Balas
  • Antung apriana
    Antung apriana
    mbak itu foto yang di depan stasiun sebelah mana, ya? aku kemarin lewat pintu yang ada kereta di depannya soalnya. Duh baca ini jadi pengen bolang ke yogya dan solo juga diriku
    • erykaditya
      erykaditya
      iyaaa pintu yang itu mbaaa pintu utama buat kereta jarak jauh kan...kan ada tulisan jogjakartanya tuu ditemboknyaa hehehe,,,mungkin pas mb antung kmrn gak ada hiasan apa2 jd terasa biasa...
      seruuu mbaa mbolang jogja solo...yukkk deh kalo ke jawa lagi maen :)
    Balas
  • ruangumma@gmail.com
    ruangumma@gmail.com
    Auto pingin banget ngebolang kayak gini. Tapi masih. Mikir mesti bawa pasukan bayi bayi yang belum. Ramah diajak jalan. Next mau ah
    Balas
  • nurayu
    nurayu
    seru banget agenda liburannya mbak...
    dateng ke event buku masih ada di wishlist.
    tapi apapun kegiatannya, jajan bakso itu enak banget, kayak makanan wajib gitu, hehe
    Balas
  • Nik Sukacita
    Nik Sukacita
    Aku jadi inget pas balik kemarin Er, benar katamu kalau dari Solo ke Jogja itu penuh. Sempat berdiri setengah perjalanan. Tetapi gitulah, aku termasuk suka beruntung, ada saja turun jadi sempat bisa duduk juga.

    Hik, aku pengen baca Rapijali juga dan kalau beli harga normal masih mikir, soalnya kalau buku yang katagori novel, aku jarang simpan. Selalu selesai baca kasi orang.
    Lain waktu ikutan berburu buku-buku sale juga aah hehehe.
    Balas
  • Haryadi Yansyah
    Haryadi Yansyah
    Dibandingkan event buku impor yang gaung itu, aku pribadi sebetulnya lebih suka datang ke event buku kayak Out of Box ini, soalnya memang masih sanggupnya baca buku dalam bahasa Indonesia ketimbang bahasa asing. Sayangnya, OOTB ini di Sumatra baru ada di Medan, ya. Siapa tahu, tahun 2026 akan diadakan di Palembang juga.

    Ah menyenangkan, bisa belanja buku, sekalian jajan kulineran lokal. Sekalian healing juga secara nggak langsung. Eh btw, Rapijali juga masih jadi wishlistku. Aku termasuk penggemar buku-bukunya Dee Lestari. Gak sabar nunggu adaptasi Aroma Karsa tahun ini.
    • erykaditya
      erykaditya
      Idem masss kalo baca yg bahasa inggris mesti pake mikir dulu soalnya kalo aku yaa hihihihi...
      Aamiin siapa tau kan yaaa tiba2 hadir di palembang :)
      Seruu mas rapijali ternyata baca bukunya harus sambil dengerin song list nya biar makin kena hehe...aku aroma karsa belum baca nieee
    Balas
  • KenniApril
    KenniApril
    Seru banget jalan-jalan ny mbak, liburan literasi yang bermanfaat. Semoga tahun depan ada lagi dan saya bisa ajak anak ke acara mizan ini. Tahun 2018 malah saya bisa ikut
    • erykaditya
      erykaditya
      semoga ootb tahun ini diadakan lagi ya mba dan mba kenni bisa dateng juga ajak anak2 pasti seru :)
    Balas
  • Ainun
    Ainun
    wishlist aku yang belum tercapai, dateng ke event terbesar buku seperti ini.
    Seru membaca perjalanan mbolang mba Ery ke Jogya, jarak solo ke Jogya juga nggak terlalu jauh.
    Kalau aku dateng ke event serupa kudu ke surabaya dulu, yang mana jaraknya dari kotaku 4 jam.

    kalau dateng ke event buku gini, bawaannya pengen kalap, tapi kadang aku jadi mikir waktu buat membacanya, aku aja 1 buku sekarang ini butuh waktu lama buat namatin
    • erykaditya
      erykaditya
      iyaaa sie mbaaa mesti pinter2 bagi waktu ya klo mo baca2..klo aku butuh ketenangan biar bacanya bisa lebih nyaman...
    Balas
  • Dyah Kusuma
    Dyah Kusuma
    Wah bisa beli Rapijali juga seperti mbak Lala, puas ya mbak bisa belanja banyak buku yang diinginkan saat pameran. Diskonnya banyak banget ya. moga 2026 ada lagi dan saya bisa berburu buku bagus juga, saat ini sepertinya ga bakalan sempat kesana walaupun masih belum selesai eventnya
    • erykaditya
      erykaditya
      iyaa mba semoga 2026 ada lagi secara event ini memang tiap tahun diadakan sejak 2018 mbaaa
    Balas
  • lendyagassi
    lendyagassi
    Meski di Jogja, kalo harganya sangat sangat ramah di kantong mah.. gasss yaah..
    Naik KRL dan bisa cepat ke OOTB Jogja dari Solo ini bisa jadi panduan buat temen-temen Solo yang masih maju-mundur banget mau dateng ke OOTB ini..
    Balas
  • Dewi Rieka
    Dewi Rieka
    Puas banget nih jalan-jalannya kalau dari Solo ke Yogya lumayan ya bisa murmer naik kereta, kalau kami dari Semarang agak lumayan karena naik travel pengen seseruan di OotB juga deh..pengen berburu buku murah juga..
    Balas
  • Heni Hikmayani Fauzia
    Heni Hikmayani Fauzia
    Masya Allah, puas banget ya mba jalan jalan di Jogja nya dari makan baso beli oleh² sampai ubek ubek OOTB Mizan..cari² buku pilihan...seruu pulangnya naik kereta...perjalanan yang menyenangkan banget.
    Balas
  • Didik Purwanto
    Didik Purwanto
    Keren banget nih OOTB udah sampe Jogja. Jd berkesempatan tuh dpt buku bagus dan diskon. Ikutan seneng tuh bs borong koleksi Rapijali karya mbak Dee. Emg buku beliau tebal2. Cocok dibaca sambil diresapi per kata krn narasinya emg unik. Ga bs dibaca sekilas krn maknanya bs tergilas.
    Balas
  • April Hamsa
    April Hamsa
    Pinter banget itu bakso dan bakpianya bisa samping2an tokonya jadi saling kerjasama, abis makan bakso beli bakpia haha :D
    Bakpia mutiara ini termasuk baru nggak sih? Soalnya baru belakangan aku dengernya.
    Owh ternyata event bukunya juga ada di Yogyakarta tooo. Sayangnya kalau di Jabdetabek di Depok aja keknya ya, aku jauh kalau ke sana mayan haha.
    Btw naik KRL sekitar 46 menit itu kek aku naik krl dari rumah ke area Palmerah haha, jadi imho itu sebentar ketimbang aku naik krl ke Depok bisa 2,5 jam hihi :D
    Aku malah sebaliknya penasaran pengen naik krl Solo-Yogya mbak. Eh tapi denger2 jadwalnya masih belum banyak dan nunggu sejam sekali ya? bener nggak sih?
    • erykaditya
      erykaditya
      bakpia mutiara sudah lumayan lama sie mbaaa....wajib coba nanti kalo di jogja secara bakpia jogja banyak yaa merk nya dan masing2 punya fans nya sendiri2 hehe,,,
      wuihhh tenryata jauh yaaa ke depok aku pikir gak sejauh itu mba sampai 2,5 jam hihihi...
      iyaahhh mba jadwalnya memang satu jam sekali kalo krl jogja-solo ini dan jadi salah satu tranportasi andalan klo ke jogja secara murmer dan cepet :)
    • April Hamsa
      April Hamsa
      Ooo gitu. Iya nih mbak aku belum pernah beli.
      Iya soalnya kalau dari rumahku ke Depok melewati 3 kota 3 propinsi dulu haha. Muter jalur KRL-nya, transit 2x. Yang cepet kalau naik tol keknya cuma sejam tapi biaya tol mayan 😂
      Duh baca ini lagi aku jd kepengen deh ke pameran buku. Kyknya Januari ini belum ada. Mungkin wiken mau ke toko buku, dah lama gak ke toko buku hehe.
    Balas
  • Rahmah 'Suka Nulis' Chemist
    Rahmah 'Suka Nulis' Chemist
    Senang pasti mbak bisa main ke gudang buku yang diskonnya alhamdulillah banyak
    Aku tuh mau juga tapi jaraknya dari rumahku sangat jauh
    Makanya aku nunggu aja jika suami mau anter ke sana
    Jalan ke Malioboro memang ngangenin
    Aku sendiri suka dan pengen ke sana lagi bawa anak
    Balas
  • Lala
    Lala
    Perjuangan mba ke OOTB tahun ini patut diacungi jempol, jaraknya nggak dekat. Tetapi jadi perjalanan sekalian kulineran dengan teman ya.

    Alhamdulillah, bisa bawa pulang buku mba Dee Lestari. Aku pun beli Rapijali 2 & 3. Memang butuh waktu buat menyelesaikan buku ini, tebal dan yup betul usahakan datang hari pertama, saat stok buku hidden gems masih berlimpah ruah.

    Rute pulangnya menarik sekali nih, sempat ngopi dulu dan naik kereta dengan harga lumayan tetapi worth it ya.
    Balas
  • Nuylentik
    Nuylentik
    kemarin hari aku baca di blog nya teh lala yang di depok sekarang yang di jogja oleh teh erika mantap , aku pengen juga yang di bandung tpi belum sempet ya Allah apalagi ampe tgll 28 ya hik pengen nangis hehe
    ngebolang judul nnya teh asyik berkunjung ke jogja event ootb, kuliner juga mantap
    • April Hamsa
      April Hamsa
      Ooo ternyata ada juga yang di Bandung ya? Malah baru tahu lho :D
      Keren2 sih kalau ada acara2 kek gini tuh, aku pasti juga kalap apalagi harga bukunya miring2 yaa.
      Semoga dengan acara2 seperti ini literasi membaca masyarakat juga tumbuh dengan baik dan punya dampak baik buat kehidupan :D
    Balas
  • Ire Rosana Ullail
    Ire Rosana Ullail
    Iya Mbak, kalau membidik Hidden Gem, harus hari pertama dan pembukaan banget-banget. Habis kemaren acara belum dibuka aja udah pada ngantri bawa koper, hiks, belinya kaya mau ngisi toko. Luar biasa OOTB ini, nggak bisa melek dikit aja! Kukira cuma aku yang berjuang menuju ke lokasi OOTB Jakarta ternyta Mbak lebih jauh lagi ya, harus naik kereta menuju Jogja, tapi sekalian jalan-jalan sih oke banget!
    • erykaditya
      erykaditya
      iyaaa mbaa kemarin mb lala juga cerita gitu...ternyata memang seantusias itu yakkk...next sptnya memang harus disempetin banget hari pertama biar bisa kalap yaa hehehe
    Balas
  • Asri M Lestari
    Asri M Lestari
    Seru sekali jalan-jalan singkatnya. Makan bakso, berburu buku, makan di angkringan, jalan-jalan di Malioboro, ngopi, sungguh nikmat sekali.

    Ternyata Solo dan Jogja itu dekat ya. Perjalanan naik kereta tidak sampai satu jam. Bisa nih kapan-kapan dari Jogja melipir dulu ke Solo.
    • erykaditya
      erykaditya
      iyaaaahhh deket aja mbaaa...suasana nya pun juga gak jauh beda antara jogja dan solo jadi klo mo komplit dr jogja sekalian mampir ke solo hihihi
    Balas
  • Imawati A. Wardhani
    Imawati A. Wardhani
    Yaampuunn jadi kangen makan bakso Idola. Haha.. Mantap nih abis cuci mata liat-liat buku, jadi turis dulu di Malioboro. Iyaa Jogja Solo nggak jauh dan mudah ditempuh pakai kereta, jadi gampang aja kalau mau ke Jogja dari Solo. Sampai Jogja juga sudah banyak ojek/taksi online jadi makin mudah mau ke mana-mana yaa..
    Balas
  • Bambang Irwanto
    Bambang Irwanto
    Sebelumnya saya membaca Mbak Lala yang OOTB di Gudang Mizan di Depok, Mbak. Dan ternyata diadakan di Yogyakarta juga. Dan enaknya karena Solo-Yogya Dekat, jadi Ery bisa berburu buku di sana ya. Diskonnya banyak pula. Lalu lanjut ngebolang di seputar Malioboro. Jadi seru sekali jalan-jalan kali ini. Apalagi ada drama harus berdiri saat perginya Mbak. Dia pulangnya memutuskan naik kereta Sancaka tiketnya jauh dibandingkan KRL hehehe.
    • erykaditya
      erykaditya
      hihihi iyaaa pak selisihnya mayan sebenrnya antara krl sama sancaka kan tapi karena pengen cari suasana yang lain jadi ya udah ayokk aja hehe
    Balas
  • Fenni Bungsu
    Fenni Bungsu
    Nah ini cara yang asik mbak, makan bakso dulu baru ubek² Buu, sehingga pikiran lebih fokus, gak terganggu sama bunyik keroncongan di perut ya kan hihi

    Daku kepengen ini lihat gudang buku Mizan. Cuma please takut tergoda ngeborong banyak buku hehe. Soalnya lihat potongan harganya bikin happy ya.
    Balas