Melengkapi cerita pengalaman keliling Aceh, kali ini saya ingin berbagi beberapa tempat wisata yang berhasil kami singgahi saat menyisir pantai utara Aceh atau lebih tepatnya di kawasan Aceh Besar. Setelah kemarin berhasil menyusuri pantai bagian selatan dan singgah di Puncak Geurutee sambil menikmati hamparan laut Samudera Hindia yang mempesona maka kali ini kali menyusuri tempat-tempat wisata di bagian utara kota Banda Aceh. Ada beberapa tempat wisata yang berhasil kami singgahi di kawasan Aceh Besar, diantaranya adalah :
1. Kampung Persahabatan Indonesia Tiongkok
Seperti yang sudah saya tulis sebelumnya Kampung Persahabatan Indonesia-Tiongkok adalah sebuah kompleks perumahan yang dibangun bagi para korban yang terdampak oleh Tsunami Aceh pada tahun 2004 silam. Kampung Persahabatan ini berlokasi di Neuheun, Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar. Kompleks perumahan ini berjarak sekitar 17km dari kota Banda Aceh atau sekitar 30menit berkendara.
![]() |
| Gapura Selamat Datang di Kampung Persahabatan |
Kampung Persahabatan Indonesia-Tiongkok adalah salah satu bentuk sumbangsih pemerintah China untuk revitalisasi daerah terdampak bencana. Berlokasi di atas bukit, Kampung Persahabatan Indonesia-Tiongkok ternyata juga menawarkan pemandangan laut yang biru dan indah.
Kampung Persahabtan Indonesia-Tiongkok juga dikenal dengan nama Kampung "Jackie Chan" karena dipercaya bahwa artis tersebutlah yang pertama kali menggagas untuk memberikan sumbangan dan membantu rakyat Aceh yang sedang ditimpa bencana. Kampung "Jackie Chan" sekarang sudah dihuni lebih dari 600 kepala keluarga dan dilengkapi berbagai fasilitas umum.
2. Benteng Kerajaan Indraprata
Benteng Indraprata berlokasi di desa Ladong, Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar atau sekitar 19km dari Banda Aceh. Sehingga lokasi Benteng Kerajaan Indra Prata ini juga sangat dekat dengan Kampung Jackie Chan.
![]() |
| Benteng Indraprata |
Benteng Indraprata adalah situs sejarah peninggalan Kerajaan Lamuri pada abad ke 7M. Kerajaan Lamuri adalah kerajaan Hindu pertama di Aceh yang dikemudian hari berubah menjadi kerajaan Islam hingga lahirnya kesultanan Aceh.
Benteng Indraprata berlokasi persis di bibir pantai menghadap ke Selat Malaka. Benteng Indraprata pada saat itu berfungsi sebagai bangunan pertahanan dari serangan musuh yang ingin masuk ke wilayah Aceh. Dari sebuah prasasti disana disebutkan bahwa benteng Indraprata juga pernah digunakan sebagai tempat pertahanan utama untuk membendung serangan dan mengusir musuh yaitu Portugis yang masuk Aceh melalui Selat Malaka.
![]() |
| Langsung menghadap Selat Malaka |
Ada dua benteng yang masih berdiri kokoh hingga saaat ini salah satunya adalah benteng utama yang berukuran 70x70 meter dengan ketinggian 4 meter dan tebal 2 meter. Didalamnya terdapat juga dua buah kubah yang didalamnya adalah sebuah sumur.
3. Pemandian Air Panas Ie Seum
Wisata selanjutnya adalah Pemandian Air Panas Ie Seum yang masih berlokasi di desa Ie Seum Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar dan berjarak sekitar 40km dari kota Banda Aceh. Lokasi Pemandian Air Panas Ie Seum agak jauh dari pemukiman warga sehingga kita harus melewati jalan berkelok-kelok.
![]() |
| Kaki Gunung Seulawah Agam |
Nama "Ie Seum" secara harfiah berarti "air panas". Sumber air panas alami ini berasal dari mata kaki pegunungan Seulawah Agam yang merupakan gunung api tipe A di Aceh. Mata air panas ini keluar ke permukaan melalui jalur lemah realising bend/pelepasan akibat adanya sesar mendatar di Ie Seum.
Masuk menuju area wisata pemandian air panas kita harus membayar biaya masuk hanya @5rb. Terdapat area parkir yang cukup luas baik untuk kendaran roda dua ataupun mobil.
![]() |
| Berteduh sambil menikmati es kelapa muda |
Untuk kolam pemandian air panas, kalau tidak salah ada 3 jenis yaitu untuk anak-anak, wanita dan pria yang masing-masing kolamnya berada pada bangunan terpisah. Saat itu kami tidak hendak berendam di pemandian air panas, kami berjalan ke samping bangunan kolam menuju area kaki gunung yang merupakan area keluarnya sumber air panas. Terdapat aliran-aliran air kecil yang mengelurkan uap panas di sekitar kaki bukit. Di sekitar lokasi tersebut terdapat banyak gazebo dan penjual makanan dan minuman. Kami disana berteduh di gazebo sambil memesan es kelapa muda.
![]() |
| Uap panas yang keluar dari sumber air panas |
Sumber air panas Ie Seum mempunyai suhu berkisar antara 80-85℃ dan mempunyai volume air yang cukup banyak. Karena suhunya yang relatif tinggi tersebutlah banyak yang mengatakan bahwa air panas yang keluar bisa digunakan untuk merebus telur dengan cara meletakkannya di sumber air panas tersebut selama beberapa menit. Karena hal tersebutlah banyak dijual telur mentah yang kemudian bisa digunakan pengunjung untuk bereksperimen.
4. Kebun Kurma Barbate
Kurma yang biasanya tumbuh di habitat subtropis seperti gurun ternyata bisa juga tumbuh di Indonesia. Salah satu lokasi pembibitan kebun kurma terbesar berada di wilayah Aceh tepatnya di Jl Lintas Blangbintang-Kreungraya, Meurandeh Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar. Di lokasi ini terdapat banyak kebun kurma namun kebun kurma terbesar adalah Kebun Kurma Barbate yang mmepunyai luas sekitar 500ha.
![]() |
| Kebun Kurma Barbate |
Untuk masuk ke area wisata kebun kurma Barbate maka kita cukup mambayar 5rb saja sebagai biaya parkir. Disni kita bisa melihat hamparan luas pohon kurma di setiap sudutnya. Terdapat juga sebuah cafe di bagian tengah dimana kita bisa memesan aneka minuman dan makanan. Di cafe tersebut juga dijual berbagai kurma, kurma muda dan buah tin.
Selain melihat hamparan kebun kurma, di Barbate juga dilengkapi berbagai fasilitas bermain seperti ATV, berkuda, memanah dan kereta api mini. Masing-masing area bermain akan dipungut biaya tersendiri
Itulah empat macam destinasi wisata yang berhasil kami kunjungi saat menjelajah daerah Masjid Raya, Aceh Besar. Keempat lokasi wisata tersebut berada di kawasan yang sama yang saling berdekatan.
Terima kasih sudah membaca petualangan kami dan sampai bertemu di cerita selanjutnya💗💗







